Liput – 17 April 2026 | Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan perubahan tanggal pelaksanaan undian grup Piala Asia 2027. Acara penting ini kini dijadwalkan pada 9 Mei 2026 dan akan diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi, tepatnya di kawasan bersejarah At‑Turaif District, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO. Penyesuaian jadwal ini dilakukan untuk memastikan seluruh delegasi anggota dapat hadir secara optimal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Turnamen utama sepak bola benua Asia ini akan digelar antara 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di tiga kota besar Arab Saudi: Riyadh, Jeddah, dan Al Khobar. Sebanyak 24 tim nasional akan dibagi ke dalam enam grup, masing‑masing berisi empat tim. Dari 24 tim, 23 sudah pasti lolos ke putaran final, sementara satu slot terakhir akan diperebutkan pada 4 Juni 2026 antara Lebanon dan Yaman.

Timnas Indonesia masuk ke dalam Pot 4, posisi yang menempatkannya pada kelompok terendah dalam proses undian. Berdasarkan peringkat FIFA April 2026, susunan pot sementara adalah sebagai berikut:

Baca juga:
Pot Tim
Pot 1 Arab Saudi (tuan rumah), Jepang, Iran, Korea Selatan, Australia, Uzbekistan
Pot 2 Qatar, Irak, Yordania, Uni Emirat Arab, Oman, Suriah
Pot 3 Bahrain, Thailand, China, Palestina, Vietnam, Tajikistan
Pot 4 Kirgistan, Korea Utara, Indonesia, Kuwait, Singapura, pemenang play‑off Lebanon/Yaman

Posisi Indonesia di Pot 4 membuka peluang untuk berhadapan dengan tim‑tim kuat dari pot‑pot di atasnya. Berikut beberapa skenario lawan yang paling mengkhawatirkan:

Baca juga:
  • Jika digabung dengan tim dari Pot 1, Indonesia dapat bertemu Jepang atau Iran, dua tim yang secara konsisten menempati peringkat atas Asia.
  • Dari Pot 3, kemungkinan muncul Thailand atau Vietnam, kedua tim yang menunjukkan performa impresif dalam kualifikasi terakhir.
  • Selain itu, pertandingan melawan tim-tim seperti Kirgistan, Korea Utara, atau Kuwait dari Pot 4 juga tidak dapat dianggap remeh mengingat sifat kompetitif turnamen.

Dengan peringkat FIFA saat ini berada di posisi 122 dunia, Timnas Garuda dipandang sebagai tim non‑unggulan. Namun, manajer tim menekankan pentingnya persiapan mental dan taktik yang matang untuk mengatasi grup yang berpotensi “neraka”. “Kami akan memanfaatkan setiap momen latihan dan pertandingan persahabatan untuk meningkatkan kualitas permainan. Tantangan grup kuat justru menjadi motivasi bagi pemain muda kami,” ujar sang pelatih dalam konferensi pers pra‑drawing.

Baca juga:

Penjadwalan ulang drawing dari 11 April ke 9 Mei 2026 juga memberi ruang lebih bagi federasi nasional untuk menyusun strategi scouting lawan. Tim analis PSSI telah menyiapkan laporan detail mengenai taktik Jepang, pola serangan Iran, serta kecepatan permainan Thailand dan Vietnam. Diharapkan data ini akan membantu pelatih dalam menentukan formasi yang paling efektif pada fase grup.

Baca juga:

Secara keseluruhan, agenda drawing ini bukan sekadar ritual administratif, melainkan titik tolak strategis bagi semua tim yang berambisi menembus babak selanjutnya. Bagi Indonesia, peluang untuk mengukir kejutan masih terbuka, asalkan persiapan teknis, kebugaran, dan mental berada pada puncak. Turnamen di tanah Arab Saudi akan menjadi panggung bagi Timnas Garuda untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan raksasa Asia.

Baca juga:

Dengan jadwal resmi yang kini telah ditetapkan, para penggemar sepak bola Indonesia dapat menantikan aksi tim kebanggaan mereka pada awal 2027. Semua mata akan tertuju pada Riyadh, tempat di mana nasib grup akan terungkap dan harapan akan terbangun kembali.