Inter Milan Final Coppa Italia: Comeback Dramatis 3-2 Mengguncang Como di Meazza

Liput – 22 April 2026 | Inter Milan mengukir sejarah baru dengan menembus final Coppa Italia 2025/26 setelah mengalahkan Como 1907 dalam laga semifinal leg kedua yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan. Pertandingan yang dimulai pada dini hari WIB 21 April 2026 menyajikan drama menegangkan, di mana Il Nerazzurri berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-2 hingga mencetak tiga gol penentu dalam menit-menit akhir.

Sejak peluit pertama, Como menunjukkan intensitas tinggi. Pada menit ke-32, gelandang muda Martin Baturina membuka skor lewat tembakan keras ke sudut kiri bawah gawang Josep Martinez. Tekanan terus berlanjut, dan pada menit ke-48, Lucas Da Cunha menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan tajam dari Nico Paz.

Pelatih Cristian Chivu, yang mengarahkan tim sejak musim 2025/26, tidak menyerah. Inter meningkatkan tempo serangan, memaksa pertahanan Como bekerja ekstra. Usaha pertama membuahkan hasil pada menit ke-69, ketika Hakan Calhanoglu mengeksekusi tembakan jarak jauh yang melesat ke sudut kanan atas gawang Jean Butez.

Tekanan terus berlanjut, dan pada menit ke-86, Calhanoglu kembali menambah keunggulan lewat sundulan dari umpan silang Petar Sucic. Hanya tiga menit kemudian, pada menit ke-89, Sucic menutup aksi dengan gol ketiga yang memastikan kemenangan 3-2 bagi Inter. Skor agregat 3-2 mengantarkan Nerazzurri ke final Coppa Italia, menunggu hasil semifinal lainnya antara Atalanta dan Lazio.

Berikut rangkuman gol dan momen kunci dalam pertandingan:

  • 32′ – Martin Baturina (Como) – Gol pertama, menempatkan Como 1-0.
  • 48′ – Lucas Da Cunha (Como) – Gol kedua, Como unggul 2-0.
  • 69′ – Hakan Calhanoglu (Inter) – Gol ketiga, Inter memotong jarak menjadi 2-1.
  • 86′ – Hakan Calhanoglu (Inter) – Gol keempat, Inter menyamakan kedudukan 2-2.
  • 89′ – Petar Sucic (Inter) – Gol kelima, Inter memenangkan pertandingan 3-2.

Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiket final, tetapi juga menghidupkan harapan bagi Chivu untuk meniru prestasi Jose Mourinho, yang pada musim 2009/10 berhasil meraih double Serie A dan Coppa Italia sekaligus menambahkan trofi Liga Champions. Saat ini, Inter hanya membutuhkan empat poin tambahan untuk mengamankan gelar Serie A 2025/26, yang berarti potensi double gelar sudah di depan mata.

Di sisi lain, Como menunjukkan kualitas dan semangat juang yang patut diapresiasi, meski akhirnya harus menyerah pada serangan balik Inter. Kedua tim akan melanjutkan fokus mereka pada kompetisi domestik masing-masing, sementara Inter menyiapkan strategi untuk menghadapi pemenang semifinal Atalanta vs Lazio di final Coppa Italia.

Dengan dukungan suporter di rumah, Inter Milan bertekad mengangkat trofi Coppa Italia dan melengkapi perjuangan mereka di Serie A. Jika mereka berhasil menambah empat poin lagi, Inter akan menutup musim 2025/26 dengan catatan dobel gelar, sebuah pencapaian yang akan mengukir nama Chivu di antara pelatih-pelatih legendaris Inter.