Liput – 17 April 2026 | Jakarta, 16 April 2026 – Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, menegaskan bahwa peluang Tim Nasional Indonesia untuk menggelar laga uji coba melawan timnas Prancis kini terbuka lebar, baik pada level senior maupun junior. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, menyusul penandatanganan kerja sama antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) yang diberi nama program “Next Goal”.
Program Next Goal difokuskan pada pengembangan sepak bola putri serta pembinaan usia muda. Kedua federasi sepakat untuk saling bertukar pengetahuan teknis, melatih pelatih, serta menyediakan kesempatan pertandingan persahabatan bagi tim-tim usia dini Indonesia. Erick Thohir menambahkan, “Jika ada kesempatan kami dapat menyelenggarakan pertandingan antara Indonesia dan Prancis, kami akan terus mendorongnya, baik di tim senior maupun junior. Ini merupakan bagian penting dari kolaborasi kami dengan FFF.”
Head of International FFF, Ludovic Debru, menanggapi dengan optimisme, meski mengakui jadwal tim senior Prancis padat pada kalender internasional. “Mungkin untuk level senior sulit, karena jeda internasional sangat terbatas. Namun di level junior, peluangnya lebih besar karena pemain muda sangat membutuhkan pengalaman melawan lawan internasional,” ujarnya.
Kolaborasi ini tidak hanya sekadar mengatur satu pertandingan persahabatan. Kedua federasi menargetkan peningkatan kualitas kompetitif sepak bola Indonesia secara menyeluruh, termasuk persiapan menuju Piala Dunia 2030. Erick Thohir menegaskan, “Untuk mencapai ambisi Piala Dunia 2030, kami harus membangun fondasi yang kuat dari akar rumput, melibatkan pemain, pelatih, serta infrastruktur yang terintegrasi. Kerja sama dengan FFF adalah langkah strategis untuk mewujudkan hal itu.”
Selain peluang melawan Prancis, PSSI juga tengah mengatur lawan untuk FIFA Matchday Juni 2026. Erick Thohir mengungkap bahwa satu lawan dari kawasan Asia telah memberikan respons positif, namun detailnya masih dirahasiakan sampai ada konfirmasi resmi. “Kami menunggu surat resmi (black and white) sebelum mengumumkannya,” tegasnya.
- Target jangka pendek: Laga uji coba junior melawan Prancis untuk menambah eksposur internasional.
- Target menengah: Penempatan tim senior dalam laga persahabatan yang mendukung persiapan ASEAN Championship 2026.
- Target jangka panjang: Kualifikasi Piala Dunia 2030 dengan basis pemain yang terbiasa berkompetisi di level global.
Berikut ini rangkaian kegiatan utama yang telah direncanakan dalam kolaborasi Next Goal:
| Waktu | Kegiatan | Tujuan |
|---|---|---|
| 15 April 2026 | Penandatanganan kerja sama PSSI‑FFF | Membuka kanal pertukaran teknis dan kompetisi |
| Juni‑Agustus 2026 | Pelatihan pelatih dan staf medis bersama FFF | Meningkatkan standar pembinaan |
| Sep 2026‑Feb 2027 | Laga uji coba junior Indonesia vs Prancis | Memberikan pengalaman internasional bagi pemain muda |
| 2027‑2029 | Program pengembangan sepak bola putri | Menyiapkan tim putri untuk kualifikasi turnamen besar |
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menyambut baik peluang tersebut. Ia menilai bahwa pertandingan melawan tim berstandar Eropa akan memperkaya taktik dan mental pemain, terutama menjelang kompetisi regional dan turnamen internasional lainnya.
Secara keseluruhan, kolaborasi antara PSSI dan FFF memberikan sinyal positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan dukungan Erick Thohir, peluang uji coba melawan Prancis tidak hanya menjadi agenda persahabatan, melainkan bagian integral dari strategi jangka panjang yang menargetkan peningkatan kompetitif, khususnya bagi generasi muda dan tim putri. Harapan besar kini tertuju pada implementasi program, sehingga Indonesia dapat bersaing lebih kuat di panggung Asia dan dunia dalam beberapa tahun ke depan.


