Liput – 15 April 2026 | Bek kiri andalan Liverpool, Andy Robertson, resmi mengumumkan kepergiannya dari Anfield pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini menandai berakhirnya hampir satu dekade kontribusi konsisten sang Skotlandia di klub yang kini mengakhiri kontraknya pada Juni 2026. Robertson, yang bergabung dari Hull City pada Juli 2017 dengan nilai transfer £8 juta, telah menjadi sosok vital dalam era keemasan Jurgen Klopp, mengukir 373 penampilan, 13 gol, dan 69 assist selama sembilan tahun bersama Merah.
Selama masa baktinya, Robertson membantu Liverpool meraih sembilan trofi utama, termasuk dua gelar Premier League (2019/20, 2024/25), satu UEFA Champions League (2018/19), satu Piala FA, dua Piala Liga Inggris, serta penghargaan internasional seperti FIFA Club World Cup, UEFA Super Cup, dan Community Shield. Kemampuannya dalam mengirimkan umpan silang akurat, etos kerja tinggi, dan konsistensi defensif menjadikannya figur penting di sisi kiri pertahanan, bahkan disebut sebagai salah satu legenda modern klub.
Namun, laporan dari The Guardian mengindikasikan peran Robertson mulai berkurang pada musim ini seiring perubahan komposisi skuad dan strategi regenerasi tim. Situasi ini mendorong pemain berusia 32 tahun untuk mempertimbangkan tantangan baru menjelang akhir kariernya. Dalam sebuah pernyataan singkat, Robertson menegaskan bahwa ia masih merasa mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris, menegaskan tekadnya untuk tetap berkontribusi secara signifikan.
Berita transfer terbaru mengungkap bahwa Robertson telah menjalin kesepakatan verbal dengan Tottenham Hotspur. Kesepakatan ini bergantung pada keberhasilan Tottenham bertahan di Premier League musim ini, namun jika terwujud, Robertson akan bergabung sebagai pemain bebas transfer setelah kontraknya berakhir. Kepindahan ini menjanjikan Tottenham mendapatkan pengalaman dan kualitas tanpa biaya transfer, memperkuat lini belakang mereka yang membutuhkan stabilitas.
Sementara itu, Liverpool tidak tinggal diam. Klub telah menyatakan tidak akan memperpanjang kontrak Robertson dan kini tengah mengejar pengganti di posisi bek kiri. Salah satu nama yang muncul dalam spekulasi adalah David Raum, bek kiri RB Leipzig yang juga menjadi incaran Manchester United. Laporan media Jerman menyebut Liverpool menilai Raum sebagai opsi yang dapat mengisi kekosongan, meski persaingan dengan MU dapat meningkatkan nilai transfer pemain tersebut.
Manchester United sendiri melaporkan bahwa kepergian Robertson memberikan peluang bagi mereka untuk merekrut pemain baru, terutama mengingat kerapuhan posisi bek kiri mereka setelah penurunan performa Luke Shaw akibat cedera. MU menaruh mata pada David Raum, yang telah menunjukkan performa impresif dengan tiga gol dan enam assist dalam 28 penampilan musim ini di Bundesliga.
Berikut rangkuman prestasi Robertson bersama Liverpool:
- 2x Premier League (2019/20, 2024/25)
- 1x UEFA Champions League (2018/19)
- 1x Piala FA
- 2x Piala Liga Inggris
- 1x FIFA Club World Cup
- 1x UEFA Super Cup
- 1x Community Shield
Keputusan Robertson untuk meninggalkan Liverpool tidak hanya memengaruhi dinamika tim, tetapi juga membuka peluang transfer di pasar Premier League. Tottenham, dengan ambisi kembali bersaing di level atas, melihat kehadiran Robertson sebagai tambahan kualitas dan kepemimpinan di lini belakang. Di sisi lain, Liverpool harus menyiapkan strategi perekrutan yang tepat agar tidak kehilangan keseimbangan pertahanan mereka di musim depan.
Secara keseluruhan, perpisahan Andy Robertson dengan Liverpool menandai akhir sebuah era bagi The Reds dan membuka babak baru bagi sang pemain. Baik Tottenham maupun Manchester United dapat memanfaatkan situasi ini untuk memperkuat skuad mereka, sementara Liverpool harus segera menutup celah di posisi bek kiri agar tetap kompetitif di kompetisi domestik dan Eropa. Dengan pengalaman dan profesionalisme yang dimiliki Robertson, ia diprediksi akan tetap menjadi sosok berpengaruh di klub barunya, sekaligus menginspirasi generasi pemain muda yang bercita‑cita mengikuti jejaknya.
