Liput – 17 April 2026 | Jakarta, 16 April 2026 – Penyanyi muda yang dikenal dengan julukan Onyo, Betrand Peto, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan pencurian parfum milik ibunya, Sarwendah. Netizen di media sosial ramai menuduh Peto mencuri parfum berharga serta uang tunai senilai Rp20.000. Namun, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, secara tegas meluruskan semua tuduhan tersebut dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut pernyataan Minola, tudingan curi parfum tidak memiliki dasar fakta. “Tidak ada bukti bahwa Onyo mencuri parfum. Sebaliknya, kami memiliki struk pembelian yang menunjukkan bahwa Betrand membeli parfum baru dengan merek yang sama karena terinspirasi dari aroma yang biasa dipakai oleh ibunya,” ujar Sebayang. Ia menambahkan bahwa parfum tersebut dibeli sebagai hadiah untuk pacar Peto, bukan sebagai barang curian.

Minola juga menegaskan bahwa bukti fisik masih ada. “Bonnya masih ada, Onyo menyimpan struk dan botol parfum itu. Semua dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. Selanjutnya, mengenai tuduhan uang Rp20.000 yang konon hilang, Sebayang membantah keras. Ia menjelaskan bahwa uang tersebut diambil secara terbuka dan direkam oleh CCTV, sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai pencurian. “Uang diambil dengan jelas, tidak ada niat jahat,” pungkasnya.

Baca juga:

Sementara itu, Rubens Onsu, ayah tiri Betrand, juga memberikan pernyataan dukungan. Ia menilai bahwa fitnah semacam ini hanya menambah beban mental bagi putranya yang sedang meniti karier di dunia musik. “Kami berharap publik tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum terverifikasi,” ujar Ruben dalam wawancara singkat.

Baca juga:

Di luar klarifikasi hukum, Betrand Peto juga membuka sisi emosionalnya dalam sebuah episode podcast bersama Ivan Gunawan. Pada kesempatan itu, ia mengungkapkan alasan mengapa ia memutuskan untuk lebih sering tinggal bersama ayah tirinya, Ruben Onsu. Betrand menyebut bahwa setelah perceraian orang tuanya, ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama Sarwendah dan adik-adiknya, sehingga terasa kurang adil bila tidak memberikan kesempatan yang sama kepada ayahnya.

Baca juga:

“Saya merasa tidak adil bila hanya tinggal bersama ibu dan saudara-saudara, sementara ayah saya juga ingin terlibat dalam hidup saya,” kata Betrand dengan nada haru. Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut bukan sekadar pilihan logistik, melainkan upaya menyeimbangkan kasih sayang antara kedua orang tua. Ivan Gunawan, pembawa acara, tampak terharu hingga meneteskan air mata saat mendengar cerita tersebut.

Baca juga:

Keputusan tersebut juga mendapat dukungan dari pihak keluarga dan proses adopsi yang telah berlangsung sejak 2019. Proses adopsi melibatkan persetujuan orang tua kandung di Manggarai, NTT, serta tes psikologis, menegaskan bahwa ikatan antara Betrand dan Ruben bersifat legal dan emosional.

Baca juga:

Secara keseluruhan, kasus tuduhan pencurian parfum ini tampaknya berawal dari kesalahpahaman dan penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Klarifikasi dari kuasa hukum dan pernyataan langsung dari pihak terkait memperlihatkan bahwa tidak ada unsur kriminalitas yang terlibat. Sementara itu, pengungkapan perasaan Betrand tentang hubungan keluarganya menambah dimensi manusiawi pada tokoh publik ini, memperlihatkan bahwa di balik sorotan industri hiburan, ia tetap berjuang mencari keseimbangan dalam kehidupan pribadi.