Liput – 15 April 2026 | Striker asal Inggris, Ollie Watkins, kembali menjadi sorotan utama setelah aksi impresifnya dalam leg pertama perempat final UEFA Europa League melawan Bologna. Pada pertandingan yang digelar di Italia, Villa mengamankan kemenangan 3-1 berkat gol penentu Watkins pada menit-menit akhir laga, yang menegaskan keunggulan dua gol menjelang leg kedua di Villa Park.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Watkins, yang kini menjabat sebagai kapten tim, menambah catatan golnya menjadi tiga dalam 11 penampilan Europa League musim ini. Penampilannya yang konsisten tidak hanya meningkatkan peluang Villa untuk melaju ke semifinal, tetapi juga menegaskan peran krusialnya dalam skema serangan yang dipimpin pelatih Unai Emery. Dalam pertandingan pertama, setelah Jon Rowe mencetak gol balasan bagi Bologna pada menit-menit akhir babak pertama, Watkins melesat ke dalam kotak penalti lawan dan menutup skor pada tambahan waktu pertama, memastikan kemenangan 3-1.

Penampilan Watkins juga mencerminkan kebangkitan performa pribadi setelah mengalami masa sulit pada awal musim. Sebelumnya, ia sempat mengalami penurunan produksi gol, namun dalam lima pertandingan terakhir, ia berhasil mencetak empat gol, termasuk dua gol pada leg pertama Europa League. Statistik ini membuat taruhan “anytime goal scorer” pada Watkins menjadi pilihan menarik dengan odds 4/1 menurut beberapa bandar taruhan.

Baca juga:

Di tingkat domestik, kontribusi Watkins juga terasa. Pada laga Premier League terakhir, Aston Villa hanya mampu menahan imbang 1-1 melawan Nottingham Forest, namun kehadiran Watkins di lini depan tetap menjadi ancaman bagi lawan. Meskipun tidak mencetak gol pada pertandingan tersebut, gerakannya yang dinamis dan kemampuannya menarik bek lawan menjadi faktor penting dalam serangan balik Villa.

Baca juga:

Unai Emery, yang mengembalikan beberapa pemain kunci seperti John McGinn dari cedera, tampak puas dengan kebijakan rotasi pemain. Meskipun ada spekulasi bahwa Watkins mungkin akan diistirahatkan pada leg kedua demi menjaga kebugarannya, pelatih mengindikasikan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada kondisi fisik dan kebutuhan taktis. Keputusan untuk menurunkan Tammy Abraham sebagai penyerang utama pada leg pertama menambah dinamika kompetisi internal di dalam skuad.

Baca juga:

Sementara itu, Bologna berusaha bangkit dari kekalahan pertama. Jon Rowe, yang mencetak gol tunggal bagi tim Italia pada leg pertama, akan menjadi fokus utama mereka untuk mencoba menutup defisit. Tim Italia tersebut mengalami penurunan performa pada laga Serie A terakhir melawan Lecce, namun kemenangan 2-0 melawan tim tersebut memberi sedikit kepercayaan diri sebelum menghadapi Villa di Inggris.

Baca juga:

Analisis taktik menunjukkan bahwa Aston Villa kemungkinan akan memanfaatkan kecepatan sayap kanan serta kemampuan penyerang tengahnya untuk menekan pertahanan Bologna. Kombinasi antara Jadon Sancho yang kembali fit, serta dukungan kreatif dari John McGinn di lini tengah, diharapkan dapat menciptakan peluang berbahaya bagi Watkins untuk menambah gol. Di sisi lain, Bologna harus memperbaiki pertahanan lini belakang, terutama dengan absennya kiper Lukasz Skorupski dan beberapa pemain kunci lainnya karena cedera.

Baca juga:

Jadwal leg kedua telah ditetapkan pada Kamis, 16 April 2026, pukul 19.00 GMT di Villa Park. Siaran langsung pertandingan akan disiarkan melalui SonyLIV di India, TNT Sports di Inggris, serta Paramount+ di Amerika Serikat, memastikan jutaan penggemar dapat menyaksikan aksi selanjutnya.

Secara keseluruhan, penampilan Ollie Watkins dalam laga Europa League menegaskan perannya sebagai pemimpin serangan Aston Villa. Keberhasilan mencetak gol di momen krusial tidak hanya memperkuat posisi tim dalam kompetisi Eropa, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi skuad dalam menghadapi tantangan Liga Premier. Jika Watkins dapat mempertahankan performa ini, Villa memiliki peluang besar untuk melaju ke semifinal dan mungkin menambah koleksi trofi internasional mereka.