UTBK UNJ 2026 Ganda Lokasi: 11 Tempat di Universitas Negeri Jakarta dan 6 SMK Jakarta

Liput – 20 April 2026 | Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menjadi sorotan nasional dengan penyelenggaraan UTBK UNJ 2026. Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun ini dilaksanakan di 11 lokasi strategis, termasuk enam Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

Di lingkungan kampus UNJ, lima gedung utama dijadikan ruang ujian: Gedung Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom), Gedung Dewi Sartika, Gedung Saudi Fund for Development (SFD) Tower A, Gedung SFD Tower B, serta Gedung L Fakultas Teknik. Lokasi tambahan berupa ruang auditoria di Fakultas Teknik menambah kapasitas total menjadi 75 ruang ujian.

Enam SMK mitra yang turut menyambut UTBK UNJ 2026 meliputi:

  • SMKN 1 Jakarta – Jl. Budi Utomo No.7, Pasar Baru, Jakarta Pusat
  • SMKN 10 Jakarta – Jl. Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur
  • SMKN 40 Jakarta – Jl. Nanas II No.9, Utan Kayu Utara, Jakarta Timur
  • SMKN 44 Jakarta – Jl. Harapan Jaya 9 No.5A‑8, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat
  • SMKN 48 Jakarta – Jl. Radin Inten II No.3, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur
  • SMKN 50 Jakarta – Jl. Cipinang Muara I No.4, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur

Jadwal UTBK UNJ 2026 berlangsung selama sepuluh hari, dari 21 hingga 30 April 2026, dengan tambahan sesi khusus di kampus hingga 2 Mei 2026. Sebanyak 35.191 peserta akan mengikuti ujian dalam dua sesi harian: sesi pagi mulai pukul 06.45 WIB dan sesi siang pukul 12.30 WIB. Total terdapat 22 sesi di kampus UNJ dan 20 sesi di SMK mitra, memastikan pemerataan peserta dan meminimalkan potensi kecurangan.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, UNJ menyiapkan 1.680 unit komputer utama serta 249 unit cadangan yang tersebar merata di 75 ruang ujian. Semua perangkat dilengkapi dengan perangkat lunak anti‑cheat terbaru dan jaringan berkecepatan tinggi. Selain itu, kampus menyediakan ruang khusus yang ramah disabilitas, lengkap dengan fasilitas pendukung bagi peserta berkebutuhan khusus.

Keamanan menjadi prioritas utama. Setiap peserta wajib hadir minimal 30 menit sebelum ujian, melewati proses verifikasi identitas, pemeriksaan dokumen kelulusan, dan pemeriksaan keamanan dengan metal detector. Pihak penyelenggara juga menyiapkan sistem drop‑off untuk mengurangi kepadatan area parkir, serta mengimbau peserta menggunakan transportasi umum.

Informasi penting seperti denah lokasi, ketentuan pakaian, serta daftar barang yang diperbolehkan disediakan dalam bentuk fisik dan digital di setiap titik ujian. Koordinasi intensif dengan Panitia Pusat SNPMB memastikan standar operasional yang seragam, dari prosedur keamanan hingga penanganan darurat.

Dengan persiapan matang, fasilitas inklusif, serta dukungan teknologi terkini, UNJ optimis UTBK UNJ 2026 akan berlangsung lancar, tertib, dan adil bagi seluruh peserta. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat reputasi UNJ sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi terdepan di Indonesia.