Liput – 20 April 2026 | Pada Minggu, 19 April 2026, arena ikonik Maracanã menjadi saksi laga seru antara Flamengo dan Bahia dalam 12 golongan Campeonato Brasileiro 2026. Pertandingan yang dihadiri lebih dari 64 ribu pendukung itu berakhir dengan kemenangan meyakinkan Flamengo 2-0, berkat gol-gol dari Arrascaeta dan Lucas Paquetá. Hasil ini menegaskan kembali posisi tim rubro‑negro di papan atas klasemen, kini berada di urutan kedua hanya terpaut tiga poin dari pemimpin Palmeiras.
Gol pertama tercipta pada menit ke‑15 ketika Arrascaeta, yang mengenakan nomor punggung 14 sebagai penghormatan kepada legenda basket Brasil, Oscar Schmidt, menuntaskan operan cerdas dari Pedro. Tendangan terkontrolnya menembus gawang Léo Vieira, menambah keunggulan awal Flamengo. Selebrasi Arrascaeta yang menampilkan gerakan menyerupai tembakan basket memicu sorakan gemuruh, namun sekaligus menimbulkan kontroversi: wasit langsung menunjukkan kartu kuning karena tindakan mengangkat jersey, sesuai dengan regulasi FIFA yang melarang pelepasan pakaian di atas lapangan.
PC Oliveira, mantan wasit internasional, memberi penjelasan resmi melalui kolomnya. Ia menegaskan bahwa aturan memang tegas dan tidak memberi ruang interpretasi, meski memahami nilai emosional dari penghormatan tersebut. “Tidak dapat,” ujar Oliveira, “aturan teks harus diterapkan, walaupun ada alasan yang mulia.”
Gol kedua muncul pada menit ke‑80. Saúl memberikan umpan silang dari sisi kanan, lalu Lucas Paquetá mengeksekusi penyelesaian cepat di dalam kotak penalti. Gol ini mempertegas dominasi Flamengo di babak kedua dan mengamankan tiga poin penting.
Selain dua gol, pertandingan menampilkan sejumlah momen penting. Bahia sempat menekan pada menit ke‑28 melalui kombinasi Jean Lucas, David Duarte, dan Erick Pulga, yang hampir menimbulkan ancaman lewat tembakan voli. Penjaga gawang Léo Vieira berhasil melakukan penyelamatan krusial, namun pertahanan Flamengo tetap kokoh sepanjang laga.
Statistik tim menunjukkan penguasaan bola Flamengo lebih tinggi, dengan rata‑rata 58% penguasaan dan 16 tembakan ke arah gawang lawan, dibandingkan hanya 5 tembakan Bahia. Tim asal Rio de Janeiro juga mencatat 12 operan berbahaya, menandakan efektivitas taktik ofensif yang diterapkan pelatih.
Dengan tiga poin tambahan, Flamengo kini mengumpulkan 23 poin, menempati posisi kedua klasemen dan berada dalam jarak enam poin dari Palmeiras. Sementara Bahia, yang menelan kekalahan ini, tetap berada di urutan kelima dengan 20 poin. Kedua tim memiliki satu pertandingan yang ditunda, sehingga posisi mereka masih dapat berubah dalam beberapa pekan mendatang.
Ke depan, fokus Flamengo beralih ke Copa do Brasil, dengan pertandingan selanjutnya melawan Vitória pada Rabu, 22 April, kembali di Maracanã. Sementara Bahia akan menerima tamu dari Santos pada Sabtu, 25 April, di Arena Fonte Nova.
Kontroversi kartu kuning terhadap Arrascaeta menambah bahan diskusi di antara penggemar dan analis. Beberapa mengkritik keputusan wasit yang dianggap kurang sensitif, sementara yang lain menekankan pentingnya konsistensi regulasi untuk menjaga integritas kompetisi.
Secara keseluruhan, kemenangan 2-0 Flamengo atas Bahia tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga menegaskan kembali kualitas kolektif tim serta kemampuan individu pemain kunci. Dengan atmosfer Maracanã yang mendukung, tim tampak siap melanjutkan penampilan impresifnya di kompetisi domestik dan internasional.