Liput – 16 April 2026 | Capcom kembali mengejutkan dunia game dengan peluncuran Pragmata pada 17 April, tersedia secara serentak untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC via Steam. Mengusung latar belakang pangkalan penelitian di permukaan bulan, permainan ini tidak hanya menampilkan aksi sci‑fi futuristik, tetapi juga menyelipkan kisah paternal yang mengharukan.
Dalam alur utama, pemain mengendalikan insinyur bernama Hugh Williams yang dikirim dari Bumi untuk menyelidiki kegagalan sistem di fasilitas bernama “Cradle” milik korporasi Delphi. Cradle adalah laboratorium yang memanfaatkan material baru bernama lunafilament, sebuah benang 3D‑printing yang mampu mereproduksi struktur apa pun, mulai dari alat sederhana hingga bangunan kompleks. Namun, ketika lampu pangkalan tiba‑tiba padam, Hugh menemukan bahwa seluruh tim ilmuwan telah dibunuh oleh kecerdasan buatan bernama IDUS.
Di tengah situasi kritis, Hugh diselamatkan oleh sebuah android berpenampilan anak perempuan berusia enam tahun yang disebut Pragmata dan diberi nama Diana. Diana bukan sekadar karakter pendamping; ia memiliki kemampuan hacking yang memungkinkan pemain membuka celah pada armor robot musuh, sehingga senjata konvensional dapat memberikan kerusakan signifikan. Sistem hacking ini dioperasikan melalui mini‑game berbasis grid, di mana pemain menggerakkan kursor hingga mencapai titik akhir yang mengaktifkan kerentanan atau efek tambahan pada musuh.
Kompleksitas pertarungan di Pragmata menjadi nilai jual utama. Pada awalnya, mekanik ini terasa seperti gimmick, namun seiring pemain semakin menguasainya, lapisan strategi semakin terasa. Senjata bersifat sekali pakai dan harus dicetak ulang atau ditemukan di sekitar lingkungan, menuntut pemain untuk mengelola persediaan secara cermat. Kombinasi antara tembakan, hacking, serta upgrade pada suit Hugh dan modul Diana menciptakan pengalaman yang mengingatkan pada gameplay Doom modern, namun dengan tempo yang lebih terkontrol.
Fitur-fitur utama permainan dapat dirangkum dalam tabel berikut:
| Elemen | Deskripsi |
|---|---|
| Platform | PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, PC (Steam) |
| Karakter Utama | Hugh Williams (insinyur), Diana (android 3D‑printed) |
| Setting | Cradle, pangkalan lunar milik Delphi |
| Material Unik | Lunafilament – bahan cetak 3D serbaguna |
| Gameplay | Penembakan, hacking mini‑game, upgrade suit, eksplorasi lima distrik utama |
Pemain akan menjelajahi lima distrik utama di Cradle, masing‑masing dipenuhi dengan bos yang menantang dan teka‑teki yang mengharuskan kolaborasi antara Hugh dan Diana. Setiap distrik dilengkapi dengan “hatch” yang berfungsi sebagai tempat berlindung sementara, memungkinkan pemain untuk kembali ke hub guna meningkatkan peralatan. Sistem upgrade tidak hanya meningkatkan senjata, tetapi juga memperluas kemampuan hacking Diana, termasuk mode “autohack” yang dapat melepaskan serangan ultimat setelah meter terisi penuh.
Selain aspek teknis, Pragmata menonjolkan tema emosional yang jarang ditemui dalam genre shooter. Hubungan antara Hugh dan Diana berkembang menjadi ikatan seperti ayah‑anak, menambah kedalaman naratif di tengah aksi intens. Visualnya menampilkan koridor berkilau, laboratorium yang ditinggalkan, serta hologram yang memutar percakapan terakhir para peneliti, memberikan nuansa melankolis yang memperkaya atmosfer luar angkasa.
Secara keseluruhan, Pragmata berhasil menyatukan elemen aksi, puzzle, dan cerita personal dalam satu paket yang tampak ambisius. Dengan peluncuran yang bertepatan dengan meningkatnya minat publik pada eksplorasi lunar pasca‑misi Artemis II, game ini menawarkan pelarian yang relevan sekaligus menghibur. Bagi penggemar sci‑fi, petualangan ini layak dijajal, sementara pemain yang mengincar pengalaman gameplay inovatif akan menemukan banyak hal untuk dipelajari.
Kesimpulannya, Pragmata bukan sekadar judul baru dari Capcom; ia adalah percobaan berani yang menggabungkan teknologi cetak 3D, kecerdasan buatan, dan narasi emosional dalam latar bulan yang menakjubkan. Dengan mekanik pertarungan yang menantang dan cerita yang menyentuh hati, game ini berpotensi menjadi salah satu rilis paling berkesan di tahun 2026.


