Liput – 14 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah serta Hari Kosmonautika kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan seluruh rakyat Rusia dalam pertemuan bilateral yang digelar di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Ucapan tersebut menandai momentum simbolis yang menegaskan hubungan erat antara kedua negara di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Prabowo membuka sambutannya dengan menyoroti pentingnya Hari Paskah sebagai perayaan keagamaan yang dihormati oleh umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk di Rusia. “Saya ucapkan selamat bahwa baru saja Yang Mulia dan seluruh bangsa Rusia memperingati hari penting, yaitu Hari Paskah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa perayaan tersebut memiliki makna khusus mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbanyak, sehingga ucapan selamat dari pemimpin Indonesia dianggap istimewa oleh pihak Rusia.
Tak lama setelah itu, Prabowo mengingatkan kembali peringatan Hari Kosmonautika yang jatuh pada 12 April, hari di mana Yuri Gagarin menembus batas luar angkasa pada 1961. “Saya tahu bahwa kemarin, 12 April, adalah Hari Kosmonautika bagi Rusia,” katanya, sambil menekankan dampak budaya kosmonautik Rusia yang meluas hingga ke Indonesia. “Banyak orang Indonesia memberi nama anak mereka dengan nama-nama besar Rusia seperti Gagarin atau Yuri,” tambahnya, menggarisbawahi pengaruh sejarah antariksa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Respons Presiden Putin terhadap ucapan Prabowo sangat positif. Ia menyatakan kegembiraan menerima salam Paskah dari pemimpin negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia. “Kami sangat senang mendengar ucapan selamat Hari Suci Paskah, terutama dari kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia,” ujar Putin. Lebih jauh, ia menegaskan komitmen Rusia sebagai negara multikonfesional yang menghormati keberagaman agama, menambahkan bahwa semua kelompok keagamaan di Rusia turut merayakan hari‑hari besar keagamaan masing‑masing.
Pertemuan tersebut tidak hanya berfokus pada ucapan selamat, melainkan juga membahas agenda strategis bilateral. Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas‑aktif dan non‑blok, serta menekankan pentingnya kerja sama di bidang energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi. Putin menyoroti peningkatan perdagangan bilateral pada tahun sebelumnya yang tumbuh 12,5 persen, serta menekankan potensi kerja sama energi dan program antariksa yang dapat memperkuat posisi kedua negara di panggung internasional.
Dalam suasana persahabatan, tim delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, turut hadir. Mereka membahas langkah konkrit untuk mempercepat proyek bersama, termasuk partisipasi Indonesia dalam program luar angkasa Rusia dan kolaborasi riset energi terbarukan.
Penghormatan Prabowo terhadap tradisi keagamaan Rusia sekaligus penekanan pada nilai kebersamaan lintas keyakinan mencerminkan upaya diplomasi budaya yang semakin penting dalam hubungan internasional. Dengan menyoroti Hari Paskah dan Hari Kosmonautika secara bersamaan, pertemuan ini menegaskan bahwa perbedaan agama tidak menjadi penghalang, melainkan jembatan untuk memperkuat persahabatan antarbangsa.
Secara keseluruhan, ucapan selamat Paskah dan Hari Kosmonautika yang disampaikan Prabowo kepada Putin tidak hanya menjadi simbol salam hangat, melainkan juga menandai titik penting dalam hubungan Indonesia‑Rusia. Kedepannya, kedua negara diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperluas kerja sama ekonomi, teknologi, dan kebudayaan, serta bersama‑sama menjaga stabilitas serta perdamaian di kawasan dan dunia.