Liput – 06 April 2026 | Persib Bandung mengukuhkan dominasinya di puncak klasemen BRI Super League 2025/26 setelah meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026). Gol penentu datang dari penyerang asal Brasil, Ramon Tanque, yang mengeksekusi serangan pada menit ke-32 dan ke-70.
Laga dimulai dengan intensitas tinggi. Semen Padang mengendalikan permainan pada 20-30 menit pertama, memanfaatkan tekanan di zona tengah dan cuaca panas lembap yang menambah kesulitan bagi Persib dalam menguasai bola. Setelah gol pertama, alur pertandingan berbalik; Persib mengambil alih penguasaan dan memperlambat tempo, sementara lawan terpaksa membuka diri untuk mengejar kedudukan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai fase awal sebagai ‘fase paling sulit’ dan menegaskan bahwa prediksi dirinya tentang kesulitan tersebut terbukti. ‘Saya sudah katakan sebelumnya, ini akan menjadi laga yang sulit, dan pada akhirnya memang sulit. 20-30 menit pertama mereka masuk ke permainan dengan lebih baik. Setelah itu, perlahan kami mulai mengontrol,’ ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Selain catatan tentang awal laga, Hodak menyoroti beberapa area yang masih perlu perbaikan. Ia mengungkapkan bahwa meskipun tim mampu menambah satu gol lagi, peluang untuk memperbesar selisih belum dimanfaatkan secara optimal. Berikut beberapa poin penting yang disampaikan pelatih:
- Eksekusi akhir tembakan masih kurang tajam, sehingga peluang di babak pertama tidak berbuah gol tambahan.
- Permainan tim belum berada pada level terbaik pada pertandingan pertama setelah jeda kompetisi.
- Peningkatan konsistensi kontrol bola di daerah tengah lapangan diperlukan untuk mengurangi tekanan lawan.
- Perlu penyesuaian taktik menghadapi kondisi cuaca ekstrim, terutama hujan lebat yang muncul pada babak kedua.
Di babak kedua, Persib menunjukkan dominasi dengan mengontrol alur permainan dan menciptakan beberapa kesempatan berbahaya. Namun, cuaca berubah menjadi hujan lebat, membuat permukaan lapangan licin dan menambah tantangan bagi semua pemain. Beckham Putra Nugraha, gelandang Persib, mengakui kesulitan mengendalikan bola di kondisi tersebut namun tetap berkontribusi pada tiga poin yang diraih.
Kemenangan ini meningkatkan poin Persib menjadi 61, menempatkan mereka empat poin di atas Borneo FC yang berada di posisi kedua. Dengan selisih tersebut, Persib berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan gelar juara, asalkan mampu menjaga konsistensi performa di sisa jadwal liga.
Hodak menutup konferensi dengan harapan tim dapat meningkatkan performa pada laga berikutnya. ‘Entah kenapa, setiap pertandingan pertama setelah break, kami belum berada di level terbaik. Jadi saya harap untuk laga berikutnya kami akan menjadi lebih baik,’ tegasnya. Fokus ke depan mencakup peningkatan disiplin taktik, pemanfaatan peluang serangan balik, serta kesiapan mental menghadapi tekanan dari pesaing terdekat.
Dengan catatan positif dan kritik konstruktif, Persib Bandung menunjukkan bahwa kemenangan di lapangan tandang tidak hanya membawa tiga poin, tetapi juga menjadi peluang evaluasi bagi pelatih dan pemain untuk menyempurnakan strategi menjelang fase penutup kompetisi.