United Tractors Rombak Bisnis dengan Dividen Jumbo, Liminite Menggiurkan, dan Kepemimpinan Baru Iwan Hadiantoro

Liput – 17 April 2026 | PT United Tractors Tbk (UNTR), anak perusahaan Astra International yang bergerak di bidang alat berat, pertambangan, dan infrastruktur, kembali menjadi sorotan pasar setelah mengumumkan serangkaian langkah strategis pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Di antara agenda utama, perusahaan membagikan dividen tunai senilai Rp5,92 triliun, mengangkat Iwan Hadiantoro sebagai Presiden Direktur baru, serta menegaskan fokus pada proyek pertambangan limonite dan emas Martabe yang dijadwalkan beroperasi kembali pada Mei 2026.

Dividen yang diumumkan mencapai Rp1.663 per lembar saham, terdiri dari dividen interim Rp567 per saham yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2025, dan dividen final Rp1.096 per saham yang akan cair pada 18 Mei 2026. Dengan asumsi harga penutupan saham UNTR pada Rp31.500, dividend yield tercatat sebesar 3,48 persen. Total laba bersih konsolidasi tahun 2025 tercatat Rp14,81 triliun, menurun 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp19,5 triliun, dipengaruhi oleh penurunan kontribusi segmen kontraktor penambangan, curah hujan tinggi, serta penurunan harga batu bara termal dan metalurgi.

Keputusan pembagian dividen tersebut juga dipengaruhi oleh program buyback saham yang sedang berjalan, sehingga jumlah total dividen dapat berubah seiring penyesuaian jumlah saham beredar. Manajemen menegaskan komitmen untuk tetap memberikan imbal hasil yang kompetitif kepada pemegang saham meski menghadapi tekanan pasar.

Sementara itu, RUPST juga mengesahkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi untuk periode 2026‑2027. Iwan Hadiantoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi, diangkat menjadi Presiden Direktur menggantikan posisi sebelumnya. Frans Kesuma dipilih sebagai Presiden Komisaris. Profil Iwan menonjolkan pengalaman luas dalam pengelolaan proyek infrastruktur dan pertambangan, menjadikannya figur kunci dalam menghadapi tantangan bisnis UNTR yang kini berada di persimpangan antara diversifikasi sumber pendapatan dan penyesuaian operasional.

Di sisi lain, UNTR juga menargetkan laba signifikan dari eksploitasi limonite setelah revisi Harga Pokok Mineral (HPM) nikel. Limonite, mineral besi dengan kandungan nikel yang tinggi, diperkirakan akan menjadi kontributor utama profitabilitas perusahaan di tengah penurunan margin pada produk nikel tradisional. Analisis internal menunjukkan potensi peningkatan margin sebesar 12‑15 persen jika harga jual limonite tetap stabil.

Proyek pertambangan emas Martabe di Sumatera Utara juga menjadi sorotan. Setelah mengalami penutupan sementara karena kendala teknis dan regulasi, operasi kembali dijadwalkan pada Mei 2026. Martabe diproyeksikan menghasilkan produksi emas sebesar 180 ribu ons per tahun, menambah diversifikasi portofolio UNTR dalam sektor pertambangan logam mulia. Manajemen mengindikasikan bahwa integrasi antara unit alat berat dan layanan kontraktor pertambangan akan memperkuat efisiensi operasional di lapangan.

Berikut rangkuman data keuangan dan kebijakan strategis UNTR yang diumumkan pada RUPST 2026:

Item Nilai
Laba Bersih 2025 Rp14,81 triliun
Dividen Tunai Total Rp5,92 triliun
Dividen per Saham Rp1.663
Yield Dividen 3,48 %
Dividen Interim Rp567 per saham (Rp2,06 triliun)
Dividen Final Rp1.096 per saham (Rp3,86 triliun)
Program Buyback Berjalan, dapat memengaruhi total dividen

Strategi diversifikasi yang meliputi limonite, emas Martabe, dan peningkatan layanan kontraktor pertambangan diperkirakan akan menstabilkan pendapatan UNTR dalam jangka menengah. Namun, tantangan eksternal seperti fluktuasi harga komoditas, regulasi lingkungan, dan kondisi cuaca tetap menjadi faktor risiko utama.

Keputusan mengangkat Iwan Hadiantoro sebagai pemimpin tertinggi menandai era baru bagi United Tractors. Iwan, yang memiliki rekam jejak sukses dalam mengelola proyek berskala besar, diharapkan dapat mengoptimalkan sinergi antara divisi alat berat dan pertambangan, serta memperkuat posisi UNTR di pasar domestik dan regional.

Dengan kebijakan dividen yang menarik, fokus pada proyek limonite yang menguntungkan, serta rencana operasional kembali di tambang emas Martabe, United Tractors menyiapkan diri untuk menghadapi siklus pasar yang menantang sambil tetap memberikan nilai bagi pemegang saham.

Secara keseluruhan, langkah-langkah strategis ini menunjukkan komitmen UNTR untuk mempertahankan profitabilitas, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat kepemimpinan di industri alat berat dan pertambangan Indonesia.