Liput – 17 April 2026 | Meghan Markle dan Pangeran Harry tiba di Australia pada Selasa pagi, 14 April 2026, menandai kunjungan pertama mereka dalam tujuh tahun setelah tur kerajaan pada 2018. Berbeda dari tradisi anggota keluarga kerajaan yang biasanya menggunakan jet pribadi, pasangan Sussex memilih menumpang pesawat komersil Qannis Airways dengan kelas bisnis, menempati kursi 3E dan 3F. Pesawat mendarat di Bandara Tullamarine, Melbourne pukul 06.30, dan keduanya langsung dipindahkan ke kendaraan penjemput pribadi tanpa menunggu lama.
Menurut saksi di dalam kabin, para penumpang lain tidak menyadari bahwa mereka berada di satu penerbangan dengan duo kerajaan. Penanganan pribadi di bandara mencakup jalur eksklusif, penunjukan sopir, serta tim keamanan yang tidak mengganggu penumpang lain. Keputusan menggunakan penerbangan komersil dipandang sebagai upaya menurunkan jarak dengan publik serta menekankan karakter pribadi mereka yang kini tidak lagi mewakili institusi monarki.
Hari pertama tur resmi dimulai dengan kunjungan ke Royal Children’s Hospital. Meghan berkeliling ruang perawatan, berinteraksi dengan pasien remaja, staf medis, dan bahkan berjalan bersama anjing kelpie di taman rumah sakit. Ia juga meluangkan waktu di McAuley Community Services for Women, sebuah rumah aman bagi perempuan tunawisma dan korban kekerasan dalam rumah tangga, dimana ia membantu menyiapkan makan siang bagi para penghuni. Pada kesempatan ini, Meghan tampil dalam gaun biru navy berkerah crew‑neck yang dirancang oleh desainer lokal Karen Gee, dipadukan dengan ikat pinggang besar berwarna emas dan sepatu heels Dior Dioressence.
Pagi kedua, pasangan mengunjungi Australian National Veterans Arts Museum (ANVAM) di Southbank. Meghan memilih penampilan yang lebih berani: setelan bomber khaki berbahan suede dari St. Agni, rok maxi yang mengalir, serta atasan turtleneck tanpa lengan berwarna taupe karya P. Johnson. Sementara itu, Pangeran Harry menjadi pembicara utama pada InterEdge Psychosocial Safety Summit, sebuah konferensi tentang kesehatan mental di tempat kerja yang digelar di Melbourne. Penampilannya menyoroti pentingnya membuka dialog seputar kesehatan mental pria, sebuah isu yang telah lama menjadi fokus kampanye Movember yang didukungnya.
Acara resmi tidak lepas dari momen tak terduga. Pada Rabu, 15 April, saat menghadiri acara Movember di markas Western Bulldogs, Harry tiba‑tiba berdiri di panggung, menyapa hadirin dengan “G’day, everyone!” dan kemudian memulai tarian serta menyanyikan lagu “Do the Propeller” dari grup anak Australia, The Wiggles. Gerakan memutar jari dan langkah santai mengundang tawa, tepuk tangan, serta hadiah dua jersey kecil berlabel “Archie” dan “Lilibet” yang diserahkan oleh klub sebagai penghormatan kepada kedua anaknya.
Sementara Harry menari, Meghan menyelipkan kejutan lain di sela‑sela jadwal resmi. Pada Rabu, 15 April, ia terlihat di belakang layar set MasterChef Australia musim ke‑18, berperan sebagai bintang tamu istimewa yang diperkenalkan sebagai “bangsawan”. Meski tidak lagi menggunakan sapaan “Her Royal Highness”, gelar kerajaan tetap melekat pada publikasi resmi. Penampilannya yang elegan dalam busana hitam, berdiri bersama juri Jean‑Christophe Novelli, Poh Ling Yeow, dan Sofia Levin, menegaskan kecintaannya pada dunia kuliner—sebuah minat yang sebelumnya ia tonjolkan dalam serial Netflix “With Love, Meghan” serta lini produk gaya hidup As Ever.
Kombinasi agenda resmi, aksi spontan, dan keterlibatan media menegaskan bahwa kunjungan ini lebih bersifat pribadi dan filantropis dibanding tur kerajaan tradisional. Fokus utama terletak pada kesehatan mental, seni veteran, pemberdayaan perempuan, serta promosi budaya lokal melalui kolaborasi dengan desainer Australia. Penekanan pada moda transportasi komersil, serta interaksi langsung dengan warga dan komunitas, menjadi sinyal kuat bahwa pasangan Sussex kini beroperasi sebagai aktivis global yang mengedepankan nilai‑nilai inklusif dan aksesibilitas.
Secara keseluruhan, empat hari di Australia menampilkan transformasi peran Pangeran Harry dan Meghan Markle dari anggota resmi monarki menjadi figur publik yang memanfaatkan platform pribadi untuk mendukung isu‑isu sosial. Dari penerbangan komersil hingga tarian The Wiggles, dari kunjungan rumah sakit hingga set MasterChef, setiap langkah menggambarkan pendekatan baru yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat citra mereka sebagai advokat kesehatan mental, seni, dan keberlanjutan.


