Liput – 06 April 2026 | Persiba Balikpapan kembali menelan kekalahan di pekan ke-23 Grup Timur BRI Super League 2025/2026 setelah dijegal 1-0 oleh Persipura Jayapura di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (4 April 2026). Gol penentu pertandingan dicetak oleh legenda Mutiara Hitam, Boaz Solossa, pada menit ke-86 babak kedua.
Sejak peluit awal, Persiba tampak bersemangat menyerang, namun sejumlah pemain inti mengalami kram otot pada babak pertama. Pelatih Persiba, yang tidak disebutkan namanya dalam konferensi pers, mengakui bahwa kondisi fisik tim terganggu: “Kami mulai merasakan kram pada pemain sayap kiri dan gelandang tengah sekitar menit ke-30, sehingga ritme permainan kami terhenti.”
Kondisi ini memperparah tekanan di lini belakang. Persipura, dipimpin oleh pelatih Rahmad Darmawan (RD), memanfaatkan celah tersebut dengan menekan terus-menerus. “Kami mengontrol pertandingan sejak menit awal, namun sayangnya peluang kami belum berbuah gol,” ujar RD setelah laga, menambahkan bahwa kemenangan ini penting untuk menjaga posisi kedua klasemen sementara dengan 43 poin.
Boaz Solossa, yang kini berada di usia 38 tahun, menunjukkan kelasnya dengan menyelesaikan serangan balik cepat. Pada menit ke-86, ia menerima umpan silang dari pemain sayap kanan Persipura, lalu menanduk bola ke sudut gawang, memastikan tiga poin bagi Mutiara Hitam.
Berita buruk bagi Persiba tidak hanya berakhir pada hasil akhir. Kram yang melanda pemain seperti striker utama dan gelandang sayap kiri mengindikasikan masalah kebugaran yang lebih dalam. Manajer tim mengonfirmasi bahwa tiga pemain inti harus diganti pada babak kedua karena kejang otot, sehingga kualitas serangan Persiba menurun drastis.
Berikut adalah situasi klasemen sementara Grup Timur setelah pertandingan tersebut:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persija Jakarta | 45 |
| 2 | Persipura Jayapura | 43 |
| 3 | Persib Bandung | 41 |
| … | … | … |
| 14 | Persiba Balikpapan | 28 |
Dengan 28 poin, Persiba berada di zona merah, hanya tiga poin di atas posisi terendah yang mengharuskan masuk play‑off degradasi. Jika tidak memperbaiki kondisi kebugaran dan mengamankan poin pada lima laga tersisa, tim ini berisiko turun ke divisi berikutnya.
RD juga memberikan apresiasi kepada Persiba yang “bisa bermain dengan semangat walau menghadapi kondisi fisik yang tidak ideal”. Namun ia menegaskan bahwa “kemenangan ini memberi kami peluang besar untuk promosi ke Super League musim depan”.
Pelatih Persiba berjanji akan melakukan evaluasi medis menyeluruh dan menyesuaikan program kebugaran pemain. “Kami tidak akan menyerah pada degradasi. Tim medis sudah menyiapkan program pemulihan intensif, dan kami akan memanggil pemain cadangan yang fit untuk mengembalikan daya serang,” kata sang pelatih.
Kondisi ini menambah tekanan pada manajemen klub untuk segera memperkuat skuad pada bursa transfer akhir musim. Penggemar Persiba di Balikpapan menanti aksi perbaikan, sementara pendukung Persipura bersuka cita atas kemenangan dramatis yang semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen.
Dengan sisa lima pertandingan, Persiba harus mengatasi masalah kram, meningkatkan konsistensi, dan meraih poin penting untuk menghindari degradasi. Sementara itu, Persipura menatap peluang promosi ke Super League, berbekal kemenangan terakhir yang didapatkan berkat gol penentu Boaz Solossa.