Liput – 14 April 2026 | Levski Sofia kembali menorehkan catatan penting dalam kompetisi UEFA Conference League setelah menumpas tim asal Malaysia, Sabah FC, dalam laga kualifikasi putaran ketiga. Pertandingan yang digelar di Stadion Vasil Levski pada tanggal 12 September 2024 itu menyuguhkan aksi cepat, taktik cerdik, dan atmosfer yang memuncak di antara para suporter Bulgaria.
Sejak peluit pertama, Levski Sofia menunjukkan dominasi dengan menguasai bola lebih dari 60% waktu permainan. Formasi 4-2-3-1 yang dipilih pelatih utama, Dimitar Dimitrov, menekankan penetrasi sayap melalui pemain sayap kiri, Borislav Georgiev, dan sayap kanan, Ivan Petrov. Kedua pemain tersebut berhasil menciptakan tiga peluang berbahaya pada babak pertama, namun kiper Sabah, Ahmad Zainal, tampil gemilang dengan dua penyelamatan krusial.
Pada menit ke-27, Levski berhasil membuka keunggulan lewat gol tunggal dari striker andalan mereka, Martin Stoyanov. Serangan dimulai dari umpan pendek tengah yang diolah oleh gelandang serang, Nikolay Ivanov, lalu dilanjutkan dengan tendangan terarah ke dalam kotak penalti. Stoyanov, yang berada di posisi tepat, menyundul bola ke sudut atas gawang, menjadikan skor 1-0 untuk tuan rumah.
Sabah tidak tinggal diam. Pada menit ke-38, mereka menyeimbangkan kedudukan lewat gol balasan yang dipimpin oleh striker utama, Faisal Amir. Serangan dimulai dari tendangan sudut yang dikirim oleh gelandang tengah, Mohamad Zaki, yang kemudian ditangkap oleh bek Levski, Georgi Markov, namun bola meluncur ke dada Faisal yang menaklukkan gawang dengan tembakan rendah ke sudut jauh.
Skor menjadi 1-1 menjelang jeda istirahat, menambah ketegangan pada babak kedua. Kedua tim melakukan pergantian pemain, dengan Levski menambah kecepatan melalui masuknya pemain muda, Petar Nikolov, sementara Sabah memperkuat lini tengah dengan kehadiran veteran, Abdul Rahim.
Pada menit ke-62, Levski kembali memimpin setelah serangan balik cepat yang dimotori oleh bek kanan, Simeon Hristov. Bola diteruskan ke Georgiev yang meluncur melewati bek lawan, kemudian mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Stoyanov kembali menancapkan kepalanya, kali ini ke arah sudut kiri gawang, menjadikan skor 2-1 untuk Levski.
Sabah berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, namun pertahanan Levski yang terorganisir dengan baik berhasil menahan serangan berulang. Pada menit ke-78, Levski menambah keunggulan lewat gol penalti setelah pemain Sabah melakukan handball di dalam kotak penalti. Stoyanov, yang telah mencetak dua gol sebelumnya, mengeksekusi tendangan penalti dengan tenang, mengamankan skor akhir 3-1.
Berikut ringkasan statistik pertandingan:
| Statistik | Levski Sofia | Sabah FC |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 62% | 38% |
| Shots (On Target) | 14 (9) | 7 (3) |
| Corner Kicks | 8 | 3 |
| Fouls | 11 | 14 |
| Kartu Kuning | 2 | 3 |
Dengan kemenangan 3-1 ini, Levski Sofia melaju ke babak selanjutnya UEFA Conference League dengan kepercayaan diri yang tinggi. Tim kini menantikan lawan berikutnya di fase grup, di mana mereka akan bersaing melawan klub-klub dari negara-negara Eropa Barat.
Sementara itu, Sabah FC kembali ke Malaysia dengan pelajaran berharga tentang taktik bermain di kompetisi Eropa. Manajer mereka, Ahmad Faizal, menyatakan bahwa pengalaman melawan tim dengan kualitas teknik tinggi seperti Levski akan membantu meningkatkan standar permainan tim di Liga Malaysia.
Secara keseluruhan, laga ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi Levski Sofia, tetapi juga menunjukkan betapa kompetitifnya turnamen UEFA Conference League, di mana klub-klub dari berbagai benua beradu strategi dan keberanian di panggung internasional.
