Liput – 14 April 2026 | Wuling Motors terus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Asia Tenggara dengan meluncurkan beragam model yang menargetkan segmen niaga dan konsumen perkotaan. Dari blind van listrik yang bersaing ketat di Indonesia hingga penyewaan hatchback listrik TQ Wuling Bingo di Malaysia, strategi perusahaan mencerminkan ambisi ekspansi yang didukung oleh kerja sama teknologi strategis dan peningkatan penjualan yang signifikan pada kuartal pertama 2026.
Di pasar niaga Indonesia, dua model blind van listrik menjadi sorotan utama: Wuling Mitra EV dan Farizon V8EL. Kedua kendaraan menawarkan solusi logistik ramah lingkungan, namun memiliki perbedaan mendasar dalam dimensi, kapasitas muatan, dan performa motor listrik.
| Fitur | Wuling Mitra EV | Farizon V8EL |
|---|---|---|
| Panjang (mm) | 5.010 | 5.395 |
| Kapasitas Kargo (m³) | 6,5 | 7,9 |
| Motor (kW) | — (varian 41,9 kWh & 56,2 kWh baterai) | 110 kW |
| Torsi (Nm) | — | 220 |
| Kapasitas Baterai | 41,9 kWh (Long Range) / 56,2 kWh (Premium) | 65 kWh |
| Jarak Tempuh (CLTC) | — / 400 km | 310 km |
| Pintu Geser | Dual sliding door | Tidak |
Farizon V8EL menonjolkan tenaga dan kapasitas muatan yang lebih besar, cocok untuk rute jarak jauh dan beban berat. Sebaliknya, Mitra EV menawarkan dimensi yang lebih kompak serta akses pintu geser ganda yang memudahkan proses bongkar muat di area terbatas, serta varian baterai yang memungkinkan jarak tempuh hingga 400 km untuk model premium.
Sementara itu, di Malaysia, Wuling memperkenalkan TQ Wuling Bingo melalui layanan berbagi kendaraan GoEV milik GoCar. Bingo, yang merupakan salah satu EV terjangkau di pasar lokal, dapat disewa mulai dari RM17,90 per jam dengan minimum tiga jam pemesanan. Versi yang tersedia adalah varian paling dasar, diperkirakan Bingo Pro, dilengkapi motor listrik 50 kW (67 hp) dengan torsi 150 Nm, serta top speed sekitar 130 km/jam.
- Baterai LFP berkapasitas 31,9 kWh (Pro) atau 37,9 kWh (Max) memberikan jarak tempuh yang bervariasi, namun keduanya mendukung pengisian cepat DC 50 kW—mengisi dari 30 % ke 80 % dalam kurang dari 35 menit.
- Ruang bagasi 395 L (dapat diperluas hingga 1.240 L) serta interior dengan dua layar 10,25 inch, sistem infotainment yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, dan enam airbag menambah nilai keselamatan.
- Fitur bantuan mengemudi meliputi Blind Spot Warning, Low Speed Pedestrian Alarm, Lane Change Assist, Rear Cross Traffic Alert, dan lain-lain.
Keberadaan Bingo di wilayah Klang Valley menandai langkah Wuling dalam mengukir pangsa pasar EV perkotaan, terutama di segmen mobilitas berbagi yang tengah berkembang pesat di Asia Tenggara.
Di balik pengembangan produk, Wuling Motors mengukuhkan rantai pasokannya lewat kerja sama strategis dengan CATL, produsen baterai terkemuka asal China. Kesepakatan yang ditandatangani di Ningde, Fujian, mencakup pasokan sel baterai berkapasitas tinggi untuk lini kendaraan listrik Wuling, termasuk model-model komersial dan konsumen. Kolaborasi ini diharapkan dapat menurunkan biaya produksi serta meningkatkan kepadatan energi baterai, memperkuat keunggulan kompetitif Wuling di pasar yang semakin mengutamakan efisiensi dan keberlanjutan.
Data penjualan kuartal I 2026 memperlihatkan hasil positif bagi Wuling. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Wuling mencatat penjualan 3.594 unit, menempati peringkat ketiga di antara merek China setelah BYD dan Jaecoo. Kontribusi terbesar berasal dari varian listrik seperti Air EV, Binguo EV, Cloud EV, dan Darion EV yang diproduksi secara lokal di pabrik Cikarang. Meskipun total penjualan mobil di Indonesia meningkat 1,7 % menjadi 209.021 unit, pangsa pasar kendaraan listrik masih berada di kisaran 17,6 % untuk seluruh merek China, memberi ruang bagi Wuling untuk memperluas jejaknya.
Keseluruhan, strategi Wuling Motors menyeimbangkan inovasi produk, kemitraan teknologi, dan penetrasi pasar yang tersegmentasi. Dari blind van yang menargetkan logistik kota di Indonesia, hingga hatchback listrik yang mengisi kebutuhan mobilitas berbagi di Malaysia, perusahaan menunjukkan adaptabilitas tinggi. Dukungan baterai dari CATL serta pencapaian penjualan yang terus naik menegaskan bahwa Wuling berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik Asia Tenggara.
Ke depan, peningkatan jaringan distribusi, penambahan model baru, serta perluasan layanan berbagi kendaraan di negara-negara ASEAN diprediksi akan memperkuat posisi Wuling Motors sebagai pionir EV yang menggabungkan kepraktisan, teknologi, dan keberlanjutan.