Rockets Gigit Kemenangan Tipis 117-116 atas Warriors, Stephen Curry Gagal Membuka Laga Kembalinya

Liput – 07 April 2026 | Houston, Texas – Pada Minggu malam yang penuh ketegangan, Houston Rockets berhasil menumpangi kemenangan dramatis melawan Golden State Warriors dengan skor tipis 117-116. Pertandingan yang berlangsung di arena Toyota Center itu menjadi sorotan utama karena menandai kembalinya bintang Warriors, Stephen Curry, setelah absen dua bulan akibat cedera kaki.

Stephen Curry, yang biasanya menjadi motor penggerak serangan Warriors, menorehkan 27 poin, 5 rebound, dan 4 assist dalam debutnya kembali. Meskipun performanya cukup mengesankan, kontribusi tim tidak cukup untuk menyalip Rockets yang bermain dengan tekad tinggi. Dari sisi Rockets, Jalen Green memimpin dengan 28 poin, sedangkan Alperen Şengül menambahkan 22 poin dan 9 rebound. Kedua tim menampilkan pertarungan serba cepat yang membuat penonton terpaku hingga detik terakhir.

Kejutan terbesar terjadi pada kuarter keempat, ketika Rockets berhasil menumpuk poin beruntun setelah serangkaian turnover dan tembakan tiga angka yang akurat. Tim asuhan head coach Ime Udoka menekan pertahanan Warriors dengan full-court press, memaksa Curry dan rekan-rekannya melakukan kesalahan. Pada menit 2:15 kuarter keempat, Rockets memimpin 108-103, namun Warriors membalas cepat dengan tiga kali tembakan tiga angka berurutan, menyempitkan jarak menjadi 110-112.

Pertandingan memuncak pada detik-detik akhir. Dengan selisih satu poin, Rockets mengandalkan tembakan bebas dari Jae’Sean Tate yang berhasil menambah satu poin, membawa keunggulan menjadi dua poin. Warriors mencoba menyamakan kedudukan lewat tembakan tiga angka dari Curry, namun tembakan tersebut memantul dari papan. Akhirnya, Rockets berhasil mengunci kemenangan dengan pertahanan yang solid, memaksa Warriors melakukan turnover pada possession terakhir.

  • Statistik utama:
  • Houston Rockets: 117 poin, 45 tembakan (22-45), 12 tembakan tiga angka (5-14), 28 rebound, 21 assist.
  • Golden State Warriors: 116 poin, 48 tembakan (21-48), 14 tembakan tiga angka (6-19), 32 rebound, 24 assist.

Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Rockets yang tengah berjuang memperbaiki posisi klasemen di Western Conference. Dengan hasil ini, Rockets naik satu peringkat menjadi peringkat ke-8, sementara Warriors tetap berada di peringkat ke-11. Kemenangan tipis ini juga menambah kepercayaan diri tim, khususnya dalam menghadapi tim-tim kuat di sisa musim reguler.

Di sisi lain, performa Curry dalam kembali ke lapangan menjadi topik perbincangan. Meski ia mencetak hampir 30 poin, beberapa analis menilai bahwa ia masih perlu menyesuaikan ritme permainan setelah lama tidak berkompetisi. “Curry masih menemukan ritmenya, terutama dalam hal pertahanan dan kecepatan transisi,” ujar komentator NBA veteran, Mark Jackson. “Namun, kemampuan menembaknya tetap menjadi ancaman utama bagi lawan.”

Pelatih Warriors, Steve Kerr, menyampaikan rasa optimisme meski hasil akhir tidak menguntungkan. “Kami akan belajar dari kekalahan ini. Stephen kembali ke lapangan, dan kami melihat potensi besar di tim ini. Kami masih memiliki banyak pertandingan untuk memperbaiki chemistry dan strategi,” kata Kerr dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Rivalitas antara Rockets dan Warriors memang selalu menarik perhatian, mengingat kedua tim pernah berbagi panggung penting di masa lalu. Pertemuan kali ini menambah sejarah persaingan dengan drama yang tak kalah sengit. Dengan sisa musim yang masih panjang, keduanya diperkirakan akan terus bersaing ketat untuk posisi playoff.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan bahwa dalam dunia NBA, setiap detik bisa menjadi penentu. Rockets memanfaatkan momentum secara optimal, sementara Warriors harus kembali memperkuat pertahanan dan konsistensi tembakan tiga angka untuk mengatasi tantangan ke depan.