James Trafford Jadi Pahlawan Penyelamat City dalam Kemenangan 4-0 atas Liverpool di FA Cup

Liput – 05 April 2026 | Manchester City menorehkan kemenangan telak 4-0 melawan Liverpool pada perempat final FA Cup yang digelar di Etihad Stadium pada 4 April 2026. Di balik empat gol Erling Haaland, penyelamatan krusial James Trafford pada tendangan penalti Mohamed Salah menjadi momen penentu yang menegaskan kedudukan City sebagai calon juara. Penampilan City yang hampir sempurna ini membawa mereka ke semifinal Wembley untuk musim kedelapan berturut-turut.

Haaland membuka skor lewat penalti di menit ke-30, kemudian menambah dua gol lagi, termasuk satu kepala hasil gerakan tim yang terkoordinasi. Sementara itu, Antoine Semenyo menambah gol ketiga dengan tendangan silang yang akurat, dan Rayan Cherki beraksi dengan kreativitasnya, membantu menjaga tekanan pada pertahanan Liverpool.

Namun, sorotan utama tetap pada kiper muda James Trafford, yang berhasil menepis penalti Salah pada menit ke-55. Meskipun tidak melakukan penyelamatan signifikan pada babak pertama, kehadiran Trafford sangat terasa ketika ia menolak tendangan penalti tersebut, memastikan Liverpool tidak kembali ke papan skor. Penyelamatan itu tidak hanya menyelamatkan City, tetapi juga menambah kepercayaan diri tim dalam mempertahankan keunggulan.

Berikut adalah penilaian pemain City berdasarkan penampilan mereka dalam pertandingan tersebut:

  • James Trafford (8/10): Tetap waspada di babak kedua, menolak penalti Salah.
  • Matheus Nunes (6/10): Memulai serangan menuju gol kedua, namun memberikan tendangan bebas yang tidak berbahaya.
  • Abdukodir Khusanov (8/10): Menunjukkan kecepatan luar biasa, mengganggu pergerakan Salah.
  • Marc Guehi (6/10): Kesalahan awal memberi peluang pada Szoboszlai, namun pulih dengan cepat.
  • Nico O’Reilly (7/10): Memenangkan penalti, berperan dalam gol Semenyo, serta memberikan assist pada Haaland.
  • Bernardo Silva (7/10): Menyuguhkan umpan-umpan cantik dalam tur perpisahan yang mengesankan.
  • Rodri (6/10): Penampilan kurang menonjol, memberikan ruang bagi Ekitike.
  • Rayan Cherki (8/10): Menunjukkan kreativitas, berkolaborasi dengan Semenyo.
  • Antoine Semenyo (8/10): Menyumbang gol dan assist, menegaskan kualitasnya di City.
  • Erling Haaland (9/10): Memimpin serangan dengan tiga gol, termasuk satu kepala.
  • Jeremy Doku (6/10): Kurang berpengaruh, kontribusi minimal di sayap.
  • Savinho (5/10): Mengganti Doku namun tidak banyak mengubah alur permainan.
  • Nico Gonzalez (6/10): Menyokong Rodri, memberikan sentuhan taktis.
  • Tijjani Reijnders (6/10): Kalah dalam duel dengan Konate setelah operan Haaland.
  • Phil Foden (6/10): Tidak banyak mengeluarkan aksi setelah menggantikan Cherki.
  • Omar Marmoush (6/10): Masuk sebagai pengganti Haaland, menerima sorakan penonton.
  • Pep Guardiola (9/10): Mengawasi dari tribun, menata tim untuk menampilkan permainan dominan.

Keberhasilan City dalam mengalahkan Liverpool bukan sekadar hasil kerja individu, melainkan cerminan taktik matang yang diterapkan Pep Guardiola. Guardiola menyeimbangkan rotasi pemain, memberikan istirahat bagi beberapa pemain kunci, sekaligus menjaga intensitas serangan. Penampilan terorganisir City menegaskan dominasi mereka di kompetisi domestik dan menambah tekanan pada rival-rival lain.

Selain kemenangan ini, performa James Trafford menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan analis. Kiper muda yang masih dalam proses pengembangan ini menunjukkan ketenangan luar biasa dalam situasi tekanan tinggi. Penyelamatan penalti terhadap Salah tidak hanya menyelamatkan tiga poin, tetapi juga menegaskan potensi Trafford sebagai calon kiper utama City di masa depan.

Dengan melaju ke semifinal, City kini menantikan pertemuan dengan lawan yang belum ditentukan. Jika mereka dapat mempertahankan level permainan yang ditunjukkan pada pertandingan melawan Liverpool, peluang untuk menambah trofi FA Cup ke dalam koleksi mereka semakin besar. Sementara itu, Liverpool harus menilai kembali taktik mereka setelah mengalami kekalahan telak ini, terutama dalam hal pertahanan dan eksekusi tendangan penalti.

Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan kombinasi antara serangan mematikan, pertahanan solid, dan aksi penyelamatan krusial dari kiper muda. James Trafford, dengan penilaiannya 8/10, membuktikan dirinya sebagai salah satu pilar penting dalam lini belakang City, siap menatap tantangan selanjutnya di Wembley.