Liput – 15 April 2026 | Setelah melewati laga menegangkan melawan Bayern Munich di perempat final Liga Champions, Real Madrid kembali memusatkan perhatian pada pertandingan domestik melawan Girona pada pekan ini. Pelatih Alvaro Arbeloa dihadapkan pada tantangan besar: mengelola skuad yang masih dipengaruhi cedera sekaligus menjaga performa pemain kunci dalam persiapan menjelang fase penting kompetisi.
Masalah cedera menjadi sorotan utama. Beberapa pemain inti seperti Luka Modrić, Eden Hazard, dan Rodrygo masih berada di bangku rehabilitasi. Menurut laporan medis klub, Modrić diperkirakan kembali dalam dua minggu, sementara Hazard membutuhkan waktu lebih lama karena masalah otot yang berulang. Rodrygo diperkirakan kembali pada akhir bulan setelah menjalani terapi intensif. Sementara itu, Viní Jr. dan Jude Bellingham, yang baru-baru ini menonjolkan kontribusi penting dalam laga melawan Bayern, dipastikan dalam kondisi fit dan siap memberikan dampak bagi tim.
Arbeloa memiliki tiga poin krusial yang harus dipenuhi pada laga melawan Girona. Pertama, ia harus menyeimbangkan rotasi pemain untuk mengurangi beban fisik, terutama bagi mereka yang terlibat dalam perjalanan ke Munich. Kedua, strategi ofensif harus dimodifikasi mengingat Girona menampilkan pertahanan yang disiplin dan menekan tinggi. Ketiga, pemulihan mental pemain menjadi prioritas mengingat tekanan tinggi dari pertandingan Eropa yang baru saja dilalui.
Dalam hal taktik, Arbeloa diprediksi akan menurunkan formasi 4-3-3 dengan fokus pada penguasaan bola di lini tengah. Kedua gelandang tengah, Federico Valverde dan Luka Modrić (jika tersedia), akan berperan sebagai penghubung antara pertahanan dan serangan. Di sisi depan, kombinasi antara Viní Jr., Karim Benzema, dan Jude Bellingham diharapkan mampu menciptakan peluang berbahaya melalui gerakan diagonal dan penetrasi cepat. Bellingham menegaskan kesiapan dirinya untuk “bermain all or nothing” melawan Bayern, dan semangat yang sama diharapkan dibawa ke pertandingan melawan Girona.
Selain aspek teknis, pelatih juga memperhatikan aspek psikologis. Setelah menahan tekanan di turnamen Eropa, tim membutuhkan jeda mental untuk kembali fokus pada LaLiga. Arbeloa dilaporkan mengadakan pertemuan tim singkat sebelum latihan, menekankan pentingnya konsistensi dan kerjasama kolektif. Ia juga menekankan bahwa setiap pemain harus mengingat peran mereka, baik sebagai starter maupun sebagai pengganti, untuk memastikan kestabilan performa tim.
Statistik pertemuan sebelumnya antara Real Madrid dan Girona menunjukkan dominasi Madrid dengan rata-rata kepemilikan bola 62% dan rata-rata tembakan ke gawang 8, dibandingkan dengan 3 tembakan Girona. Namun, Girona telah memperbaiki pertahanan mereka musim ini, mencatatkan 10 clean sheet dalam 20 pertandingan terakhir. Ini menandakan bahwa Real Madrid tidak dapat mengandalkan hanya pada keunggulan statistik, melainkan harus mengeksekusi rencana taktis secara disiplin.
Prediksi susunan pemain yang mungkin dilontarkan oleh Arbeloa meliputi: Thibaut Courtois di bawah mistar, bersama bek kanan Dani Carvajal, bek tengah Éder Militão, bek kiri David Alaba, serta gelandang pertahanan Nacho. Di lini tengah, Valverde, Modrić (jika fit) dan Bellingham akan mengendalikan tempo permainan. Di lini depan, Viní Jr., Benzema, dan Marco Asensio akan menjadi pilihan utama. Jika ada kebutuhan taktis, Federico Valverde dapat beralih menjadi penyerang sekunder untuk menambah variasi serangan.
Penonton di Stadion Montilivi diprediksi akan menyaksikan pertandingan yang penuh intensitas. Girona, yang berada di zona tengah klasemen, berambisi mengumpulkan poin penting melawan salah satu raksasa Spanyol. Mereka akan mengandalkan kecepatan sayap dan kemampuan pressing tinggi untuk mengganggu alur permainan Madrid. Sementara itu, Real Madrid harus memanfaatkan keunggulan teknis dan pengalaman di kompetisi internasional untuk mengendalikan tempo pertandingan.
Dengan segala faktor yang terlibat, pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian fisik bagi Real Madrid, tetapi juga menjadi panggung untuk menilai kesiapan tim menjelang sisa fase grup Liga Champions dan persaingan domestik yang ketat. Jika Madrid mampu mengeksekusi rencana Arbeloa dengan baik, kemenangan melawan Girona dapat menjadi katalisator momentum positif menjelang pekan-pekannya yang akan datang.
Kesimpulannya, Real Madrid berada pada persimpangan penting menjelang laga Girona. Manajemen cedera, rotasi pemain, dan strategi taktis yang tepat menjadi kunci utama untuk memastikan kemenangan. Dengan pemain kunci dalam kondisi fit dan semangat juang yang tinggi, harapan besar tetap menyertai sang raksasa Spanyol untuk melanjutkan dominasi mereka di LaLiga.