Rennes Buktikan Kekuatan Taktik: Kemenangan Mengejutkan Atas PSG dan Implikasinya untuk Liverpool

Liput – 14 April 2026 | Rennes kembali mencuri perhatian dunia sepak bola setelah mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga kembali ke Stade Roazhon pada awal tahun 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi, tim asuhan sementara, Sebastien Tambouret, berhasil menumpangkan tiga gol, mengalahkan tim peraih gelar Eropa yang sedang memimpin klasemen Ligue 1. Kemenangan 3-0 ini tidak hanya meningkatkan posisi Rennes di tabel, tetapi juga menjadi bahan diskusi bagi pelatih Liverpool, Arne Slot, yang sedang berjuang mengatasi defisit 2-0 melawan PSG di fase gugur Liga Champions.

Strategi utama Rennes melibatkan formasi 4-2-3-1 yang menekankan penekanan ganda pada gelandang kreatif PSG, Vitinha. Pemain bertahan tengah, Sebastian Szymanski, ditugaskan secara khusus untuk mengawasi pergerakan Vitinha, memaksa gelandang Prancis tersebut kehilangan ritme permainan. Tekanan ini berhasil memaksa Vitinha melakukan dua kali kehilangan bola, yang kemudian dimanfaatkan oleh serangan balik Rennes.

Berikut adalah beberapa elemen taktis yang menjadi kunci kemenangan Rennes:

  • Shadowing Vitinha: Penugasan khusus pada gelandang PSG mengurangi kreativitas mereka di lini tengah.
  • Tekanan Tinggi: Sejumlah pemain depan dan gelandang melakukan pressing agresif, memaksa PSG melakukan kesalahan di zona pertahanan mereka.
  • Set Piece yang Efektif: Gol kedua datang dari tendangan sudut, menyoroti keunggulan Rennes dalam situasi bola mati.
  • Serangan Balik Cepat: Gol ketiga dicetak oleh Breel Embolo melalui serangan balik cepat di menit-menit akhir pertandingan.

Sementara itu, di papan klasemen Ligue 1, PSG tetap berada di puncak dengan 63 poin setelah 27 laga, meskipun tidak bermain pada pekan ke-29 karena pertandingan Champions League yang tertunda. Di belakang mereka, Lens menempati posisi kedua dengan 59 poin, diikuti Lille yang berada di posisi ketiga dengan 53 poin berkat kemenangan 4-0 atas Toulouse. Kemenangan Rennes menambah tekanan pada PSG untuk mempertahankan dominasi mereka di liga domestik.

Berita ini juga menarik perhatian Arne Slot, manajer Liverpool, yang tengah merumuskan strategi untuk mengubah keadaan di Anfield. Liverpool harus menjuarai dua gol untuk menyamakan kedudukan, dan mereka dapat belajar dari pendekatan Rennes dalam menahan PSG. Pendekatan hybrid pressing yang diterapkan Chelsea melawan PSG pada putaran sebelumnya juga menjadi contoh. Namun, perbedaan utama terletak pada fleksibilitas dan kecepatan transisi yang ditunjukkan Rennes.

Slot diperkirakan akan mengadaptasi beberapa taktik berikut:

  1. Meningkatkan Pressing Gelandang: Mirip dengan bagaimana Szymanski menutup Vitinha, Liverpool dapat menugaskan gelandang seperti Dominik Szoboszlai untuk menekan pemain kunci PSG.
  2. Memanfaatkan Set Piece: Mengingat keberhasilan Rennes, Liverpool harus menambah ancaman dari tendangan sudut dan tendangan bebas.
  3. Serangan Balik Cepat: Menggunakan kecepatan pemain sayap untuk mengeksploitasi ruang di belakang bek PSG yang sering tertinggal ketika menekan.

Selain taktik, mentalitas juga menjadi faktor penentu. Rennes menunjukkan keberanian untuk menantang tim yang secara finansial lebih kuat, sementara Liverpool harus mengatasi rasa frustrasi setelah kekalahan di babak pertama. Kedua tim memiliki satu kesamaan: kebutuhan akan konsistensi dalam mengeksekusi tekanan dan transisi cepat.

Kombinasi faktor taktis dan mental ini dapat menjadi katalisator bagi Liverpool untuk kembali ke jalur kemenangan di Anfield. Jika mereka mampu meniru tekanan ganda pada pemain kunci PSG serta memanfaatkan peluang dari situasi bola mati, peluang untuk menutup defisit menjadi lebih realistis.

Secara keseluruhan, kemenangan Rennes melawan PSG tidak hanya menambah poin penting dalam perebutan gelar Ligue 1, tetapi juga menjadi studi kasus taktik bagi tim-tim Eropa lainnya yang menghadapi raksasa finansial. Bagi Liverpool, pelajaran ini dapat menjadi senjata tambahan dalam upaya mereka mengekang dominasi PSG dan melaju ke semifinal Liga Champions.