Madura United Pecah Rekor, Siap Guncang Derbi Suramadu Meski Persebaya Bergelut Cedera

Liput – 14 April 2026 | Madura United FC mengakhiri rentetan 11 laga tanpa kemenangan di Liga Super 2025/2026 dengan mengukir kemenangan 2-1 atas Persik Kediri pada 11 April 2026. Kemenangan yang diraih di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) menjadi titik balik bagi skuad yang dijuluki “Macan Putih” ini, sekaligus menambah kepercayaan diri menjelang derbi Suramadu melawan Persebaya Surabaya.

Gol pembuka datang dari aksi spektakuler Fransiskus Alesandro, yang memanfaatkan ruang di dalam kotak penalti setelah umpan terobosan. Gol kedua dikerjakan oleh Requelme Sousa, memperkuat keunggulan tim. Persik Kediri berhasil merespon dengan satu gol, namun Madura United tetap menahan tekanan berkat pertahanan yang disiplin dan serangan balik cepat yang dikoordinasikan oleh pelatih caretaker Rakhmad Basuki.

Basuki, yang akrab dipanggil RB, mengakui bahwa pertandingan tidak berjalan sempurna, namun menekankan pentingnya tiga poin yang diraih. “Kami tidak tampil cukup bagus hari ini, tetapi tiga poin tetap menjadi prioritas utama,” ujar Basuki dalam konferensi pers pasca laga. Ia juga memuji lawan, Persik Kediri, yang bermain agresif dan menunjukkan kualitas tendangan yang baik.

Pemain asing Ruxi, mantan PSIS Semarang, mengekspresikan kebahagiaannya atas kemenangan ini. “Terakhir kami menang pada akhir Desember lalu, jadi tiga poin ini sangat berarti bagi kami,” katanya. Sementara itu, Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha serta rekan-rekan setimnya berhasil menahan serangan lawan dan memanfaatkan peluang transisi positif untuk mencetak gol.

Keberhasilan ini datang pada saat Persebaya Surabaya menghadapi krisis cedera menjelang pertemuan keduanya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 17 April 2026. Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, mengaku bahwa beberapa pemain inti masih belum pulih sepenuhnya, menimbulkan keraguan akan performa timnya. “Kondisi tim belum sepenuhnya ideal, ada beberapa pemain yang masih cedera,” ujar Tavares.

Derbi Suramadu diperkirakan akan menjadi ujian besar bagi Madura United. Dengan momentum positif setelah mengalahkan Persik Kediri, tim Rakhmad Basuki dapat memanfaatkan celah defensif Persebaya yang belum optimal. Taktik yang diprediksi akan diusung Madura United mencakup serangan balik cepat, penggunaan sayap oleh Rendy Sanjaya, serta pemanfaatan bola mati yang telah terbukti efektif dalam pertandingan terakhir.

Berikut beberapa statistik kunci Madura United menjelang derby:

  • Poin total: 22 (setelah 14 pertandingan)
  • Gol yang dicetak: 18
  • Pertandingan berikutnya: Derbi Suramadu vs Persebaya Surabaya (17 April 2026)

Para suporter Madura United menantikan laga ini dengan antusiasme tinggi. Atmosfer di Stadion Gelora Bangkalan pada pertandingan sebelumnya menunjukkan dukungan massal, dan harapan serupa diharapkan tercipta di Suramadu. Kemenangan ini tidak hanya mengangkat moral tim, tetapi juga menurunkan risiko terjerat zona degradasi.

Secara keseluruhan, Madura United kini berada pada posisi yang lebih kuat dalam perburuan tempat aman di klasemen. Dengan kepemimpinan Basuki yang stabil, kontribusi pemain asing yang konsisten, serta strategi serangan balik yang tajam, tim berpotensi memperkuat posisinya dan menantang Persebaya yang tengah bergulat dengan masalah kebugaran. Jika Madura United dapat mempertahankan performa ini, derbi Suramadu dapat menjadi babak penting yang menandai kebangkitan Laskar Sape Kerrab di sisa musim.