Liput – 10 April 2026 | Southampton menorehkan kemenangan telak 5-1 atas Wrexham pada pertandingan Liga Championship pekan ini, mengukuhkan posisi mereka di zona play‑off dan menambah kepercayaan diri manajer Tonda Eckert menjelang fase akhir musim. Pertandingan yang digelar di Stadion Community di Wrexham menyaksikan serangan cepat sang Saints, sementara Wrexham berjuang melawan cedera dan kehilangan beberapa pemain kunci.
Sejak penunjukan Tonda Eckert pada November lalu, Southampton telah mengumpulkan 54 poin, mencetak 55 gol, dan menjadi tim dengan poin serta gol terbanyak di klasemen sementara. Kemenangan melawan Wrexham menambah deretan kemenangan beruntun mereka, menjadikan total kemenangan beruntun di semua kompetisi menjadi enam pertandingan. Di sisi lain, Wrexham yang dipimpin oleh John Eustace masih berusaha mempertahankan momentum setelah menembus zona play‑off pada minggu sebelumnya.
Gol pertama dicetak oleh Finn Azaz pada menit ke‑12 setelah menerima umpan lepas dari Ross Stewart. Azaz, yang telah terlibat dalam delapan gol dalam 12 pertandingan kandang terakhir Southampton, menambah daftar kontribusinya dengan menambah satu gol lagi. Dua menit kemudian, Ross Stewart menambah keunggulan Saints dengan tembakan jarak jauh yang menembus mistar gawang. Gol ketiga datang dari Shea Charles pada menit ke‑30, memanfaatkan umpan silang yang tepat dari Viktor Gyokeres.
- Finn Azaz – 1 gol
- Ross Stewart – 1 gol
- Shea Charles – 1 gol
- Viktor Gyokeres – 1 gol (penalti)
- James Milner (Wrexham) – gol satu‑satunya untuk Wrexham (penalti)
Gol keempat Southampton datang dari Viktor Gyokeres melalui penalti pada menit ke‑55 setelah wasit menandai pelanggaran di dalam kotak penalti. Wrexham berhasil mengurangi selisih menjadi 4‑1 lewat eksekusi penalti oleh James Milner pada menit ke‑70, namun gol terakhir Southampton, yang dicetak oleh Ross Stewart pada menit ke‑78, menutup skor 5‑1.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi total Southampton: penguasaan bola mencapai 62 %, 18 tembakan ke gawang dibandingkan hanya 5 tembakan Wrexham, serta 8 kali serangan berbahaya. Keberhasilan ofensif ini dipicu oleh taktik agresif Eckert, yang menekankan pressing tinggi dan pergerakan cepat pemain sayap. Di sisi pertahanan, Southampton berhasil menahan serangan Wrexham yang dibantu oleh James, yang sedang berjuang melawan rasa sakit pada otot quadriceps tetapi tetap tampil berani.
Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting bagi Southampton, tetapi juga menempatkan mereka selangkah lebih dekat ke tempat otomatis promosi ke Premier League. Dengan 86 poin, Saints berada di posisi ketiga, hanya terpisah dua poin dari tim pertama. Sementara itu, Wrexham tetap berada di zona play‑off, namun harus memperbaiki pertahanan bila ingin bersaing dengan tim‑tim besar seperti Southampton.
Manajer Southampton, Tonda Eckert, menyatakan kepuasannya setelah pertandingan: “Kami menampilkan permainan yang sangat terorganisir dan agresif. Para pemain menunjukkan mentalitas juara, terutama dalam menghadapi tekanan di lapangan tandang. Kami akan terus memperbaiki diri menjelang akhir musim, terutama untuk memastikan kami kembali ke Premier League.”
John Eustace, pelatih Wrexham, mengakui kekurangan timnya namun menekankan semangat juang: “Meskipun hasilnya menyakitkan, kami masih memiliki potensi. Kami harus mengatasi cedera pemain kunci dan meningkatkan konsistensi defensif. Fokus kami tetap pada play‑off dan kami yakin dapat kembali bersaing.”
Di luar liga, Southampton juga sedang mempersiapkan diri untuk semi‑final FA Cup melawan Manchester City. Klub telah diberikan izin khusus untuk mengenakan kit kuning peringatan tahun 1976, yang menjadi simbol keberhasilan mereka dalam turnamen ini. Kemenangan melawan Wrexham memberikan dorongan moral tambahan sebelum menghadapi tantangan besar di Wembley.
Dengan jadwal yang padat, kedua tim akan melanjutkan perjuangan mereka di kompetisi domestik. Southampton dijadwalkan bertemu Derby County dalam pertandingan berikutnya, sementara Wrexham akan menghadapi Sunderland dalam laga penentu posisi play‑off. Kedua tim akan berupaya memaksimalkan poin demi mencapai tujuan akhir musim masing‑masing.
Kesimpulannya, kemenangan 5‑1 Southampton atas Wrexham menegaskan dominasi mereka di Championship musim ini, sekaligus menambah momentum menjelang fase akhir kompetisi. Bagi Wrexham, pelajaran dari kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki pertahanan dan mengoptimalkan pemain yang sedang dalam proses pemulihan.