Liput – 19 April 2026 | Seorang warga negara (WNA) Australia berusia paruh baya ditemukan dalam kondisi lemah di sebuah bangunan kosong di Jalan Sunset Road, Legian, Kuta, Kabupaten Badung. Pria tersebut tampak terlunta‑lunta, dengan luka infeksi pada kakinya yang membuatnya kesulitan berjalan.
Penemuan itu terjadi setelah Konsulat Australia menghubungi Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta, I Wayan Suantara, pada Selasa 14 April 2026. Tim Satpol PP segera menelusuri lokasi dan menemukan WNA tersebut. Saat pertama kali datang, petugas menawarkan bantuan medis dan mengusulkan evakuasi ke rumah sakit, namun pria itu menolak dengan tegas.
“Kami berusaha membujuk tamu itu untuk diajak ke rumah sakit, kemudian tamu itu tidak mau,” ujar Suantara pada Jumat 17 April. Penolakan tersebut diduga berakar pada trauma dan ketidakpercayaan. Pria itu mengaku pernah mengalami pencurian sepeda motor oleh seorang teman warga lokal, sehingga menimbulkan rasa curiga terhadap bantuan pihak luar.
Setelah proses pendekatan lebih lanjut, WNA Australia meminta agar komunikasi dilakukan langsung dengan perwakilan Konsulat. Satpol PP kemudian mengkoordinasikan kembali dengan Konsulat untuk menanggapi permintaan tersebut.
Pada Rabu 15 April, delegasi Konsulat Australia tiba di lokasi dan melakukan dialog intensif dengan pria tersebut. Setelah memperoleh kepercayaan, WNA akhirnya menyetujui rujukan ke rumah sakit untuk penanganan luka di kakinya.
Pria itu kini dirawat di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Badung, dengan perawatan intensif. Konsulat Australia mengawasi seluruh proses medis dan memastikan kebutuhan kesehatan serta keselamatan WNA terpenuhi.
Kasus ini menyoroti tantangan penanganan WNA yang mengalami trauma psikologis serta pentingnya koordinasi antara aparat keamanan lokal dan perwakilan diplomatik dalam memberikan bantuan kemanusiaan.
Berikut rangkaian kronologis singkat terkait insiden tersebut:
- 14/04/2026 – Konsulat Australia menghubungi Satpol PP Badung mengenai keberadaan WNA yang hilang.
- 14/04/2026 – Tim Satpol PP menemukan pria di bangunan kosong Sunset Road, Kuta.
- 14/04/2026 – Tawaran evakuasi medis ditolak oleh WNA.
- 15/04/2026 – Delegasi Konsulat Australia tiba, melakukan pendekatan, dan memperoleh persetujuan evakuasi.
- 15/04/2026 – Pria dirujuk ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk perawatan luka kaki.
Dengan dukungan konsular dan penegakan hukum setempat, diharapkan kasus serupa dapat diselesaikan lebih cepat, mengurangi risiko komplikasi kesehatan bagi WNA yang berada dalam situasi rentan.
Penanganan ini juga menjadi pelajaran bagi pihak berwenang dalam meningkatkan prosedur penanganan WNA, termasuk aspek psikologis serta perlindungan hak asasi manusia.