Liput – 19 April 2026 | Stadion La Cartuja, Sevilla menyaksikan salah satu final paling menegangkan dalam sejarah sepak bola Spanyol ketika Real Sociedad mengangkat trofi Copa del Rey 2025/2026 setelah mengalahkan Atletico Madrid lewat adu penalti 4-3. Kemenangan ini menandai trofi keempat bagi klub asal Basque, sekaligus mengukir kembali kejayaan yang pertama kali diraih pada musim 2019/2020.
Perjalanan Real Sociedad ke final tidak lepas dari kontribusi tiga gol krusial dari kapten mereka, Mikel Oyarzabal. Pemain berusia 28 tahun ini berhasil mencetak gol penting di tiga fase berbeda turnamen, menjadikannya figur penentu dalam setiap momen krusial. Performa Oyarzabal menjadi sorotan utama dalam narasi Copa del Rey 2025/2026.
Di fase 16 besar, Sociedad menghadapi Deportivo Alavés. Pada menit ke-15, Oyarzabal menyeimbangkan kedudukan dengan tembakan keras kaki kiri dari sisi kanan pertahanan lawan setelah menerima umpan terobosan Gonçalo Guedes. Gol itu membuka pertarungan yang berakhir 3-2 untuk Real Sociedad, dengan Guedes dan Orri Oskarsson menambah dua gol penyerang.
Semifinal melawan rival tradisional Athletic Bilbao menambah catatan penting bagi Oyarzabal. Setelah leg pertama berakhir 1-0 untuk Sociedad, leg kedua berlangsung ketat. Pada menit ke-87, Oyarzabal mengeksekusi penalti dengan kaki kiri, mengirim bola ke sudut kanan gawang dan mengelabui kiper lawan. Gol penalti tersebut memastikan Real Sociedad melaju ke final dengan agregat 2-0.
Final melawan Atletico Madrid dimulai dengan serangan cepat. Ander Barrenetxea mencetak gol dalam 14 detik pertama setelah sundulan dari umpan Gonçalo Guedes, mencetak gol tercepat dalam sejarah final Copa del Rey. Atletico merespons melalui Ademola Lookman pada menit ke-19, didorong oleh umpan Antoine Griezmann. Pada menit ke-45+1, Oyarzabal menambah keunggulan Sociedad dengan mencetak penalti setelah Juan Musso menjatuhkan Guedes di dalam kotak penalti. Skor menjadi 2-1 menjelang istirahat.
Babak kedua menyaksikan Julian Alvarez menyamakan kedudukan pada menit ke-83 setelah menerima bola dari Thiago Almada. Kedua tim tetap berjuang hingga 120 menit tanpa tambahan gol, memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti. Pada sesi tersebut, Real Sociedad menampilkan ketenangan yang lebih tinggi. Pablo MarÃn mengeksekusi tendangan penentu, sementara penendang Atletico Alexander Sorloth dan Julian Alvarez gagal menembus gawang Unai Marrero. Dari lima eksekutor Sociedad, empat gol berhasil dicetak, termasuk satu gol yang ditolak oleh kiper Atletico, Juan Musso.
Berikut rangkuman tiga gol penting Mikel Oyarzabal dalam Copa del Rey 2025/2026:
- Gol pembuka melawan Deportivo Alavés (menit 15, babak 16 besar).
- Penalti penentu di leg kedua semifinal melawan Athletic Bilbao (menit 87).
- Penalti pembuka di final melawan Atletico Madrid (menit 45+1).
Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi klub, tetapi juga menegaskan status Oyarzabal sebagai pemain kunci dan pemimpin. Dengan tiga gol penting dan peran taktisnya, ia menambah catatan pribadi dengan total tiga gelar Copa del Rey, menyamai prestasi yang diraihnya pada musim 2019/2020.
Secara historis, final 2025/2026 mengulang drama yang pernah terjadi pada 1987, ketika Real Sociedad juga mengalahkan Atletico Madrid lewat adu penalti. Kesamaan ini menambah nilai sentimental bagi para suporter, yang menyaksikan kembali kejayaan masa lalu dalam era modern.
Dengan trofi di tangan, Real Sociedad kini menatap tantangan baru di La Liga dan kompetisi Eropa. Kepemimpinan Pellegrino Matarazzo bersama kapten Oyarzabal diperkirakan akan menjadi fondasi utama dalam upaya meraih gelar domestik dan internasional di musim mendatang.
Kesimpulannya, Copa del Rey 2025/2026 menjadi saksi kebangkitan Real Sociedad yang dipimpin oleh Mikel Oyarzabal. Dari gol-gol krusial hingga ketenangan di titik penalti, perjalanan mereka mencerminkan kombinasi taktik, keberanian, dan semangat juang yang menjadikan mereka juara yang layak.