Liput – 08 April 2026 | Eks pemain bintang Spanyol Xabi Alonso kembali menjadi sorotan utama dunia sepak bola setelah menegaskan minatnya kembali ke bangku kepelatihan. Berbagai laporan mengindikasikan bahwa Alonso kini menjadi kandidat utama untuk menggantikan Pep Guardiola di Manchester City sekaligus menjadi pilihan utama Liverpool yang tengah mencari pengganti Arne Slot.
Manchester City, yang telah menorehkan kesuksesan berkelanjutan di bawah asuhan Guardiola, kini menghadapi spekulasi tentang masa depan sang manajer. Sumber internal klub mengungkapkan bahwa mereka telah mengidentifikasi Alonso sebagai “kontender kuat” untuk mengisi posisi tersebut, mengingat filosofi permainan yang serupa dan pengalaman Alonso sebagai asisten pelatih di Bayern München serta rekam jejaknya di Real Madrid.
Di sisi lain, Liverpool sedang berada dalam krisis manajerial setelah penurunan performa tim di bawah Arne Slot. Setelah kekalahan 4-0 melawan Manchester City di Etihad, tekanan terhadap Slot semakin memuncak. Beberapa pemain senior, termasuk Mohamed Salah, Virgil van Dijk, dan Ibrahima Konaté, dikritik karena tidak memenuhi standar yang diharapkan, menambah beban pada sang manajer.
Dalam konteks ini, manajer baru menjadi prioritas utama bagi FSG, pemilik Liverpool. Nama Xabi Alonso muncul secara konsisten dalam daftar pendek calon pengganti Slot. Laporan mengindikasikan bahwa Alonso memiliki dukungan kuat dari manajemen klub, terutama mengingat prestasinya sebagai pemain di Anfield pada era 2014-2017, di mana ia berperan penting dalam meraih gelar Liga Champions.
Berikut rangkuman status terkini mengenai peluang Alonso di dua klub besar Inggris:
- Manchester City: Klub mengincar Alonso sebagai penerus Guardiola, menilai kesamaan taktik dan kemampuan adaptasi dalam mengelola skuad elit.
- Liverpool: Alonso dipandang sebagai “pilihan jelas” untuk menstabilkan tim setelah kegagalan Slot, dengan harapan mengembalikan semangat kompetitif dan mengoptimalkan potensi pemain seperti Salah dan Van Dijk.
Selain dua klub tersebut, ada pula spekulasi mengenai potensi kepindahan Alonso ke Chelsea, terutama jika klub tersebut memutuskan untuk memisahkan diri dengan Liam Rosenior. Namun, prioritas utama tetap pada klub-klub Premier League yang sedang mengalami transisi manajerial.
Pengalaman Alonso sebagai asisten pelatih di Bayern München di bawah Julian Nagelsmann, serta peran pentingnya dalam mengimplementasikan gaya permainan menekan tinggi, menjadi nilai tambah yang signifikan. Selain itu, kepiawaiannya dalam mengelola pemain muda dan mengoptimalkan taktik menyerang dianggap cocok untuk tantangan di Liga Premier.
Di luar spekulasi, Alonso sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai niatnya kembali ke dunia kepelatihan. Namun, dalam beberapa wawancara pribadi, ia menekankan keinginannya untuk kembali berkontribusi di level tertinggi, dengan menekankan pentingnya lingkungan yang mendukung perkembangan tim dan pemain.
Jika Alonso terpilih menjadi manajer Manchester City, hal ini akan menandai perubahan signifikan dalam strategi klub, sekaligus menantang ekspektasi tinggi yang dibawa oleh Guardiola. Sementara itu, kehadirannya di Liverpool dapat menjadi katalisator bagi kebangkitan kembali tim setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.
Dengan tekanan yang terus meningkat pada Arne Slot serta kebutuhan Liverpool untuk segera menstabilkan performa, keputusan akhir mengenai kepemimpinan tim diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa minggu ke depan. Apapun keputusan yang diambil, nama Xabi Alonso telah menjadi pusat perhatian dalam dinamika manajerial dua raksasa Premier League.
Kesimpulannya, Xabi Alonso berada pada persimpangan karier penting, dengan peluang untuk memimpin Manchester City atau mengembalikan kejayaan Liverpool. Pilihan akhir akan bergantung pada keputusan manajemen masing-masing klub serta kesiapan Alonso untuk menghadapi tantangan baru di liga paling kompetitif dunia.