Pascal Struijk Gempur Leeds United ke Semifinal FA Cup: Sejarah Baru dan Harapan Besar

Liput – 06 April 2026 | Leeds United kembali menjadi sorotan utama sepakbola Inggris setelah mengukir prestasi bersejarah dalam FA Cup 2025/2026. Pada laga menegangkan melawan West Ham United di London Stadium, tim asuhan Jürgen Klopp berhasil menembus semifinal berkat gol penentu dari bek tengah Pascal Struijk. Keberhasilan ini menandai kembalinya Leeds ke babak semifinal pertama sejak 1987, sekaligus menambah semangat juang klub untuk menantang raksasa- raksasa lainnya seperti Chelsea, Manchester City, dan Southampton.

Pertandingan berakhir dengan skor 2-2 setelah perpanjangan waktu, dan kemudian berlanjut ke adu penalti. Struijk, yang hanya bermain selama kurang dari setengah jam, mengambil tanggung jawab pada tendangan terakhir dan mengeksekusi penalti kemenangan dengan tenang. Golnya mengantarkan Leeds United mengalahkan West Ham United dengan hasil akhir 4-3 dalam seri tembak penalti, memastikan tempat di semifinal FA Cup.

Berikut rangkaian peristiwa kunci dalam pertandingan tersebut:

  • Pembukaan Skor: Noah Okafor menemukan celah di pertahanan West Ham dan mengirimkan bola kepada Ao Tanaka, yang menembus pertahanan lawan dan mengirimkan tembakan ke gawang, menciptakan keunggulan awal 1-0 untuk Leeds.
  • Dominasi West Ham: Dominic Calvert‑Lewin mengkonversi penalti pada menit ke‑92, memimpin West Ham unggul 2-0 dan menimbulkan harapan bagi tim tuan rumah.
  • Kebangkitan Leeds: Pada menit ke‑93, Jarrod Bowen menabrak tiang, tetapi Matheus Fernandes berhasil menyambar rebound dan mencetak gol penyamakan menjadi 2-2. Tak lama setelah itu, Adama Traoré memberikan assist sempurna kepada Axel Disasi yang menambah gol penyamakan.
  • Perpanjangan Waktu: Gol tambahan dari Taty Castellanos dibatalkan karena offside, sementara kiper West Ham Alphonse Areola digantikan oleh debutan Finley Herrick karena cedera.
  • Adu Penalti: Herrick menyelamatkan tendangan pertama Leeds (Joël Piroe). Bowen kemudian gagal mengeksekusi penalti West Ham. Lima penalti berikutnya berhasil masuk, hingga Pablo gagal mencetak untuk West Ham. Struijk menutup dengan penalti kemenangan.

Keberhasilan Struijk tidak hanya sekadar menambah satu gol pada catatan pribadinya, melainkan menjadi simbol ketangguhan mental tim. Sebagai pemain yang biasanya berperan di lini pertahanan, ia menunjukkan keberanian ekstra dengan mengambil peran krusial pada momen paling menentukan. Setelah mengeksekusi penalti, Struijk mengungkapkan rasa terima kasih kepada rekan setim dan pendukung, menekankan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama.

Reaksi pelatih dan manajemen Leeds United pun positif. Dalam konferensi pers pasca pertandingan, pelatih mengapresiasi kedisiplinan tim dalam mengelola tekanan, terutama di fase adu penalti yang biasanya menjadi ujian mental. Ia menambahkan bahwa fokus kini beralih pada persiapan menghadapi Chelsea di semifinal, sebuah lawan yang memiliki catatan kuat dalam kompetisi ini.

Sejarah mencatat bahwa ini adalah penampilan semifinal pertama Leeds United dalam FA Cup sejak 1987, mengakhiri penantian hampir empat dekade. Kembalinya klub ke level tertinggi kompetisi ini memberikan dorongan moral bagi para pendukung yang telah lama menunggu momen kebangkitan.

Selain prestasi di atas lapangan, keberhasilan Leeds United juga memberi dampak positif bagi ekonomi klub. Pendapatan dari penjualan tiket, merchandise, serta hak siar televisi diproyeksikan meningkat signifikan menjelang semifinal. Hal ini memungkinkan klub untuk memperkuat skuad pada bursa transfer mendatang.

Menjelang pertandingan semifinal melawan Chelsea, Leeds United akan mengandalkan strategi defensif yang kokoh serta serangan balik cepat. Struijk diperkirakan akan tetap menjadi pilihan utama di lini pertahanan, sekaligus menjadi ancaman tambahan dalam situasi bola mati, mengingat kemampuannya mengeksekusi tendangan penalti.

Dengan semangat baru dan dukungan massal dari basis suporter setia, Leeds United siap menantang ekspektasi dan menorehkan babak baru dalam sejarah klub. Apabila mereka berhasil menembus final, itu akan menandai kembali era kejayaan Leeds United di panggung nasional.