Liput – 17 April 2026 | Leapmotor resmi meluncurkan D19 di pasar China pada 16 April 2026, menandai debut dunia sebuah SUV full‑size yang mengusung teknologi Extended‑Range Electric Vehicle (EREV) dengan kapasitas baterai terbesar di dunia, yaitu 80,3 kWh. Kendaraan ini diposisikan sebagai flagship keluarga berukuran 5,2 meter, menargetkan konsumen premium yang mengutamakan jarak tempuh listrik murni, kenyamanan interior, dan fitur otonom tingkat lanjut.
Dimensi D19 mencakup panjang 5.252 mm, lebar 1.995 mm, tinggi 1.780 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm, menjadikannya sedikit lebih panjang dibandingkan kompetitor kelasnya seperti BMW X7. Semua varian dilengkapi velg standar berukuran 21 inci, serta desain eksterior yang menampilkan lampu depan terpisah (split headlamp), bodi halus, dan gagang pintu retractable.
Interior D19 menawarkan fleksibilitas tempat duduk enam atau tujuh penumpang. Versi enam kursi menampilkan dua captain seat dengan fitur zero‑gravity, lorong tengah selebar 195 mm, dan kursi kanan yang dapat digeser secara elektrik. Versi tujuh kursi menambahkan baris ketiga yang dapat direbahkan hingga 145 derajat serta electric sunshade pada baris kedua dan ketiga.
Kabinnya diperkaya dengan layar sentuh utama berukuran 17,3 inci, panel instrumen digital 10,25 inci, serta layar augmented reality berukuran 60 inci. Penumpang baris kedua dapat menikmati layar plafon 21,4 inci dan layar kontrol 6 inci. Sistem audio terintegrasi terdiri dari 23 speaker, dilengkapi sistem penghasil oksigen dan kulkas berkapasitas 8,1 liter untuk menambah kenyamanan selama perjalanan jauh.
Dari segi keamanan dan bantuan berkendara, Leapmotor D19 dilengkapi 28 sensor termasuk LiDAR yang terpasang di atap. Sistem ini mendukung fungsi Navigate On Autopilot (NOA) untuk penggunaan di jalan perkotaan maupun tol, serta pengereman darurat otomatis pada kecepatan 4–150 km/jam dan kemampuan menghindari rintangan pada rentang 80–130 km/jam. Suspensi mengandalkan continuous damping system dan dual‑chamber air suspension yang dapat menyesuaikan ketinggian kendaraan hingga 55 mm.
Powertrain D19 hadir dalam dua varian utama:
- EREV: Menggunakan mesin 1,5 liter turbocharged sebagai range extender yang mengalirkan energi ke motor listrik dual‑motor AWD. Tenaga gabungan mencapai 402 hp (300 kW). Tersedia pilihan baterai 63,7 kWh dan 80,3 kWh dengan jangkauan listrik 400–500 km (siklus CLTC). Sistem 800 V memungkinkan pengisian dari 30 % ke 80 % dalam 15 menit.
- BEV: Mengusung arsitektur 1.000 V dengan dua motor listrik bertotal 550 hp (410 kW). Pilihan baterai 99,6 kWh dan 115 kWh memberikan jarak tempuh 620–720 km (CLTC). Versi tiga motor menambahkan motor ketiga untuk total tenaga 724 hp (540 kW) dan akselerasi 0‑100 km/jam dalam 3,94 detik.
Harga D19 bervariasi sesuai varian dan kapasitas baterai. Versi EREV 400 km dibanderol mulai 219.800 yuan (sekitar Rp 552 juta), sementara varian EREV 500 km dan BEV 620 km masing-masing berharga 239.800 yuan (≈ Rp 602 juta). Versi BEV 720 km dipasarkan seharga 249.800 yuan (≈ Rp 627 juta), dan model tiga motor dengan jangkauan 680 km dibanderol 269.800 yuan (≈ Rp 677 juta). Harga tersebut mencerminkan nilai kompetitif yang ditawarkan Leapmotor, terutama mengingat dukungan teknis dan keuangan dari grup otomotif global Stellantis.
Peluncuran D19 menandai langkah strategis Leapmotor dalam memperluas portofolio SUV listrik premium, sekaligus menegaskan ambisinya untuk bersaing dengan merek‑merek internasional di pasar China yang kini didominasi oleh produsen seperti BYD, Nio, dan Xpeng. Dengan kapasitas baterai tertinggi, rangkaian fitur interior mewah, serta sistem bantuan mengemudi yang canggih, D19 diharapkan menjadi pilihan utama bagi keluarga modern yang mengutamakan efisiensi energi dan kenyamanan tinggi.
Keberhasilan D19 akan menjadi indikator penting bagi strategi ekspansi Leapmotor ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang diperkirakan akan membuka peluang kerjasama dengan distributor lokal dan adaptasi regulasi kendaraan listrik. Jika permintaan pasar tetap kuat, D19 dapat menjadi tonggak bagi Leapmotor untuk memperluas jaringan penjualan dan layanan purna jual di luar negeri.
Secara keseluruhan, Leapmotor D19 memperkenalkan standar baru dalam hal kapasitas baterai, fleksibilitas interior, dan teknologi otonom pada segmen SUV full‑size listrik. Keberadaannya tidak hanya menambah kompetisi di pasar mobil listrik China, tetapi juga memperkuat posisi Leapmotor sebagai pemain inovatif yang mampu bersaing dengan produsen otomotif global.