Liput – 21 April 2026 | Pengguna BBM bersubsidi di seluruh Indonesia kembali dihadapkan pada masalah QR Code yang tidak dapat dipindai saat transaksi di SPBU. Kendala ini muncul pada awal tahun 2026 dan menimbulkan keluhan luas karena QR Code BBM subsidi tiba‑tiba tidak aktif, menghambat pembelian Pertalite maupun Biosolar bersubsidi.
Pihak Pertamina, melalui unit Pertamina Patra Niaga, mengungkapkan bahwa gangguan tersebut merupakan konsekuensi dari proses pembaruan sistem nasional serta penyesuaian data konsumen. Selama fase sinkronisasi, sebagian data pengguna dapat terhapus atau dinonaktifkan sementara, sehingga QR Code menjadi tidak dapat dipakai. Untuk mengembalikan fungsionalitas, masyarakat diminta melakukan Daftar Ulang QR Code melalui kanal resmi.
Faktor Penyebab QR Code Tidak Aktif
- Pembaruan dan sinkronisasi data pengguna secara nasional
- Validasi ulang penerima subsidi agar tepat sasaran
- Penyesuaian database kendaraan dan identitas pengguna
- Kelengkapan data yang tidak sesuai atau tidak lengkap
Akibatnya, QR Code yang sebelumnya terhubung dengan akun subsidi menjadi tidak valid. Tanpa proses Daftar Ulang QR Code, pengguna tidak dapat melanjutkan transaksi BBM subsidi di SPBU manapun.
Langkah-Langkah Daftar Ulang QR Code di MyPertamina
Pengguna memiliki dua opsi utama untuk melakukan pendaftaran ulang: melalui situs web resmi atau aplikasi MyPertamina.
1. Daftar Ulang via Website Resmi
- Buka portal resmi Subsidi Tepat di https://subsiditepat.mypertamina.id
- Klik tombol “Daftar Sekarang”
- Masukkan data pribadi lengkap: NIK, nama lengkap, email, dan nomor handphone
- Buat kata sandi, lalu aktivasi akun melalui kode yang dikirim ke email atau SMS
- Masuk kembali dengan akun yang baru dibuat
- Unggah foto KTP yang jelas dan isi data diri secara lengkap
- Tambahkan data kendaraan, termasuk nomor STNK dan foto pendukung
- Kirim formulir dan tunggu proses verifikasi oleh tim Pertamina
Verifikasi biasanya memerlukan waktu antara tiga hingga empat belas hari, tergantung beban antrean sistem.
2. Daftar Ulang via Aplikasi MyPertamina
- Unduh atau buka aplikasi MyPertamina pada smartphone
- Login menggunakan nomor handphone yang terdaftar
- Pilih menu “Subsidi Tepat” atau “Daftar dan Transaksi”
- Isi data NIK serta informasi pribadi yang diminta
- Masukkan data kendaraan lengkap beserta foto dokumen
- Kirim data dan tunggu notifikasi hasil verifikasi
Proses verifikasi melalui aplikasi biasanya lebih cepat, berkisar satu hingga tiga hari kerja bila data yang diberikan lengkap dan akurat.
Syarat dan Ketentuan Penting
- Data harus persis sama dengan KTP dan STNK
- Kendaraan harus terdaftar resmi dan masih aktif
- Foto dokumen harus jelas, tidak blur, dan seluruh bagian terlihat
- Pajak kendaraan tidak boleh dalam status mati
Apabila ada ketidaksesuaian, sistem otomatis menolak permohonan dan pengguna harus memperbaiki data sebelum mengajukan kembali.
Tips Mempercepat Proses Verifikasi
- Pastikan semua kolom terisi dengan data yang valid dan konsisten
- Gunakan foto dokumen dengan pencahayaan yang cukup
- Periksa kembali nomor KTP, NIK, dan nomor STNK sebelum mengirim
- Simpan bukti screenshot konfirmasi pengajuan sebagai referensi
Setelah verifikasi berhasil, QR Code BBM subsidi akan kembali aktif dan dapat dipindai di semua SPBU yang bekerja sama dengan Pertamina. Pengguna cukup membuka aplikasi MyPertamina, pilih menu QR Code, lalu tunjukkan kode kepada petugas pompa.
Dengan melaksanakan Daftar Ulang QR Code secara tepat, masyarakat dapat memastikan kelancaran akses subsidi BBM tanpa harus menunggu lama. Langkah ini juga membantu pemerintah mengefisiensikan distribusi subsidi, memastikan bantuan tepat sasaran, dan mengurangi potensi penyalahgunaan.
Jika ada kendala selama proses pendaftaran ulang, pengguna dapat menghubungi layanan pelanggan Pertamina melalui call center 1500400 atau melalui fitur chat di aplikasi MyPertamina.