Liput – 21 April 2026 | JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memberikan arahan strategis kepada seluruh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Ketua DPRD) di Indonesia. Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sebuah agenda nasional yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045.
Acara inti dibuka oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, yang menuturkan bahwa Presiden menekankan pentingnya kekompakan para pimpinan legislatif daerah meski berasal dari partai politik yang beragam. “Berbeda latar belakang politik tidak boleh menjadi penghalang bagi para pimpinan daerah untuk bekerja sama demi kepentingan masyarakat,” ujar Ace di Gedung DPP Partai Golkar, Selasa (21/4/2026).
Presiden Prabowo menekankan tiga pilar utama dalam arahan tersebut: persatuan, sinergi kebijakan, dan aksi nyata dalam penyelesaian masalah mendasar. Pertama, persatuan dimaknai sebagai kolaborasi lintas partai, termasuk Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, PAN, dan partai-partai lain yang memimpin di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota. Kedua, sinergi kebijakan menuntut penyelarasan antara kebijakan nasional dan kebijakan pemerintah daerah, agar program-program strategis seperti agenda “Asta Cita” dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh wilayah.
Selanjutnya, Presiden menyoroti beberapa isu prioritas yang harus menjadi fokus Ketua DPRD, antara lain pengelolaan sampah, program makan bergizi gratis, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. “Pengelolaan sampah yang baik berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” kata Prabowo, menambahkan bahwa program makan bergizi gratis tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga mendorong daya beli dan penciptaan lapangan kerja.
Dalam suasana yang penuh semangat, para Ketua DPRD mendengarkan arahan tersebut selama lima hari retret Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang dilaksanakan di Akademi Militer. Retret ini mempertemukan pimpinan legislatif dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota, memberikan mereka ruang untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyusun rencana aksi konkret yang selaras dengan visi nasional.
- Persatuan lintas partai: Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, PAN, dan lainnya.
- Sinergi kebijakan nasional dan daerah: penyelarasan agenda Asta Cita.
- Isu prioritas: pengelolaan sampah, program makan bergizi gratis, infrastruktur.
Tak hanya menekankan aspek kebijakan, Presiden juga menekankan pentingnya komitmen pribadi para Ketua DPRD dalam menyelesaikan persoalan mendasar. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia Emas 2045 tidak dapat dicapai tanpa peran aktif pemimpin daerah yang mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan politik sempit.
Selama sesi tanya jawab, sejumlah Ketua DPRD menanyakan tentang dukungan anggaran bagi program-program prioritas. Menanggapi, Mendagri menegaskan bahwa alokasi dana akan diprioritaskan bagi daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam pelaksanaan program nasional. “Kami akan memastikan setiap daerah memiliki sumber daya yang cukup untuk mengimplementasikan kebijakan yang telah disepakati,” jelas Menteri Dalam Negeri.
Di samping itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa arahan ini tidak menyentuh isu sensitif seperti sistem pemilu 2029. Menurut Ace Hasan Syadzily, pernyataan Presiden bersifat umum dan ditujukan kepada seluruh Ketua DPRD tanpa menyinggung daerah atau isu khusus.
Penutup pertemuan ditandai dengan seruan bersama untuk menjaga semangat persatuan dan kolaborasi. “Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan penghalang, untuk membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan makmur,” tutup Presiden Prabowo, mengajak seluruh pimpinan daerah untuk bekerja bahu-membahu menuju target emas 2045.
Dengan arahan yang tegas ini, diharapkan para Ketua DPRD dapat menjadi agen perubahan yang efektif, menggerakkan kebijakan di tingkat daerah selaras dengan aspirasi nasional, serta memastikan bahwa setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi yang terjalin antara Presiden, Mendagri, dan Ketua DPRD menjadi fondasi penting dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.