Liput – 20 April 2026 | Trabzonspor kembali menatap langit biru dengan harapan baru usai kabar baik mengenai striker asal Nigeria, Paul Onuachu, yang kini hampir siap kembali ke lapangan. Setelah menjalani fase akhir rehabilitasi, pemain setinggi 2,01 meter ini telah memulai sesi latihan individu di rumput hijau di bawah pengawasan tim medis klub. Pelatih kepala Abdullah Avcı mengakui bahwa kehadiran Onuachu menjadi “senjata khusus” yang dapat mengubah dinamika serangan tim pada pertandingan-pertandingan krusial menjelang akhir musim.
Saat ini Onuachu telah mencetak 14 gol dalam kompetisi Süper Lig musim ini, menjadikannya salah satu penyerang paling produktif. Meski belum dijamin bermain penuh 90 menit dalam laga berikutnya, ia diprediksi akan masuk dari bangku cadangan untuk memanfaatkan keunggulan tinggi dan kemampuan aerialnya. Di samping itu, Stefan Šavić yang sempat mengalami masalah kebugaran kini kembali fit, melengkapi lini pertahanan yang selama ini menjadi kekhawatiran manajemen.
Berita positif tersebut muncul bersamaan dengan hasil yang kurang menguntungkan bagi TrabTrabzonspor di ajang liga. Pada 19 April 2026, tim hijau-kuning harus menelan kekalahan tipis 93-90 dalam laga melawan Fenerbahçe Beko. Pertandingan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir, namun gol penentu tercipta lewat aksi Marcquise Reed yang mencetak 31 poin. Fenerbahçe berakhir dengan catatan 23-4, menyamakan poin dengan Besiktas, sedangkan Trabzonspor mencatatkan kekalahan kesepuluh musim ini.
Dalam pertandingan tersebut, kontribusi pemain lain juga signifikan. Joseph Girard menambah 19 poin, Akwasi Yeboah 16 poin, dan Angel Delgado 15 poin. Bagi Trabzonspor, selain kegagalan mencetak gol lebih banyak, kekurangan efektivitas dalam memanfaatkan keunggulan udara menjadi sorotan, terutama setelah absen Onuachu selama beberapa pekan terakhir.
Kerugian tersebut menambah tekanan pada manajemen klub yang kini tengah menyiapkan tawaran kontrak permanen bagi Onuachu. Pemain yang saat ini dipinjamkan oleh Southampton telah menyatakan kebahagiaan tinggal di wilayah Laut Hitam, dan klub berharap dapat mengamankannya secara definitif, asalkan performa tetap konsisten hingga akhir Mei.
Sementara itu, jadwal kompetisi domestik menuntut persiapan ekstra. Setelah melawan Fenerbahçe, Trabzonspor akan menjamu Galatasaray di kandang, sebuah laga yang diprediksi akan menjadi ujian berat bagi tim yang tengah mencari stabilitas. Selain itu, dalam Piala Turki, mereka akan berhadapan dengan Samsunspor pada babak berikutnya. Samsunspor baru saja menunjukkan performa impresif dengan kemenangan 2-1 atas Beşiktaş, berkat gol spektakuler Carlo Holse pada menit ke-50.
Dengan kombinasi kebugaran pemain kunci yang kembali, potensi tawaran permanen untuk Onuachu, serta tekad untuk memperbaiki catatan di liga dan piala, Trabzonspor berada di persimpangan penting. Pelatih Abdullah Avcı menegaskan bahwa fokus utama adalah memaksimalkan potensi skuad, mengintegrasikan Onuachu secara bertahap, dan mengembalikan kepercayaan diri tim dalam menguasai area penalti lawan.
Ke depan, harapan besar menumpuk pada kemampuan tim untuk mengubah hasil buruk menjadi kemenangan, khususnya dalam menghadapi rival tradisional dan melaju di Piala Turki. Jika Onuachu dapat kembali ke performa terbaiknya, kemungkinan besar Trabzonspor akan kembali bersaing di puncak klasemen, menutup musim dengan prestasi yang lebih memuaskan.