Garuda Muda Gagal ke Semifinal: Imbang 0-0 vs Vietnam di Piala AFF U-17 2026

Liput – 20 April 2026 | Timnas Indonesia U-17 menutup kampanye mereka di Piala AFF U-17 2026 dengan hasil imbang 0-0 melawan Vietnam U-17 pada laga penentu di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (19/04/2026). Pertandingan yang berlangsung dalam suasana tegang ini menandai berakhirnya harapan Garuda Muda untuk melaju ke semifinal, setelah mereka hanya mengumpulkan empat poin dari tiga laga.

Sejak awal laga, pelatih Cristiano Roland dari Vietnam menurunkan formasi 4-3-3 yang menampilkan tekanan tinggi dan penguasaan bola yang lebih baik. Indonesia, di bawah asuhan Kurniawan Dwi Yulianto, mengadopsi taktik bertahan counter‑attack, namun peluang yang diciptakan tetap minim. Pada menit ke‑5, Vietnam sudah mengancam dengan serangan cepat, namun tembakan mereka masih melambung di atas mistar. Dua menit kemudian, kiper Indonesia Abdilah Ishak melakukan penyelamatan penting dari tendangan keras Vietnam.

Indonesia sempat mencoba menyerang pada menit ke‑10 melalui alur sayap kiri yang dibawa oleh Dava Yunna Adi Putra, namun bola kembali dihentikan oleh lini belakang Vietnam. Kesempatan pertama yang signifikan datang pada menit ke‑62 ketika Girly Andrade melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola melambung tipis di atas mistar. Di babak kedua, kedua tim terus berusaha menciptakan ruang di area pertahanan lawan, namun pertahanan Vietnam tetap kokoh, sementara Indonesia kesulitan menembus lini pertahanan yang disiplin.

Berakhirnya laga tanpa gol menegaskan bahwa Indonesia harus puas menempati posisi ketiga grup A, dengan empat poin (satu kemenangan 4-0 melawan Timor Leste, satu kekalahan 0-1 melawan Malaysia, dan satu imbang 0-0 melawan Vietnam). Hasil ini tidak cukup untuk melaju ke fase semifinal, mengingat hanya tiga juara grup dan satu runner‑up terbaik yang berhak melaju.

Berikut ringkasan statistik pertandingan:

Tim Gol Shots Possession Yellow Cards
Indonesia U-17 0 8 44% 2
Vietnam U-17 0 12 56% 1

Setelah hasil tersebut, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto mengadakan konferensi pers dan secara terbuka mengakui bahwa ia menanggung penuh tanggung jawab atas kegagalan tim. “Kami hanya dapat menghasilkan hasil imbang dan gagal melaju ke semifinal. Secara pribadi, saya yang bertanggung jawab atas hasil ini,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya memperbaiki aspek akhir serangan dan memanfaatkan peluang yang ada, mengingat turnamen Piala Asia U-17 2026 akan datang pada Mei mendatang.

Para pemain sekaligus menutup pertandingan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menandakan semangat sportivitas meski hasil akhir tidak memuaskan. Meski tersingkir, Kurniawan tetap memberikan pujian kepada pemainnya, menilai mereka telah menunjukkan perkembangan taktik yang baik dan siap beradaptasi dengan tantangan selanjutnya.

Ke depan, fokus utama tim adalah persiapan mental dan taktis menjelang Piala Asia U-17 2026. Kurniawan berjanji akan memperkuat proses latihan, terutama dalam meningkatkan efektivitas serangan balik dan menambah variasi dalam pola permainan.

Dengan hasil ini, Vietnam melaju ke semifinal sebagai juara grup A, sementara Indonesia harus kembali ke panggung domestik untuk memperbaiki fondasi tim muda mereka.