Borneo FC Gila Gol 5-1, Peralta Bersinar dan Pesut Etam Kembali Dekat Puncak BRI Super League

Liput – 12 April 2026 | Sabtu sore, 11 April 2026, Stadion Segiri di Samarinda menjadi saksi pertarungan sengit pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 antara tuan rumah Borneo FC dan tamu PSBS Biak. Dengan skor akhir 5-1, Borneo FC menunjukkan dominasi total, memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen Persib Bandung menjadi hanya satu poin. Penampilan gemilang datang berkat brace Mariano Peralta, yang sekaligus mengukir namanya dalam catatan pertandingan penting.

Babak pertama dimulai dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-29, Juan Villa mengirimkan umpan terobosan kepada Peralta, yang berhasil menaklukkan kiper Dimas Galih Pratama dengan satu sentuhan halus. Gol pertama itu menandai keunggulan Borneo 1-0. Tak lama kemudian, PSBS Biak menanggapi dengan gol cepat lewat Mohcine Hassan Nader pada menit ke-34, memanfaatkan tendangan jarak jauh yang tidak dapat dijangkau penjaga gawang lawan.

Namun keunggulan Borneo kembali ditegakkan dua menit kemudian. Peralta, yang sempat menjadi sorotan setelah gol pertamanya, kembali menemukan ruang di kotak penalti dan mengeksekusi tembakan ke arah sudut kanan bawah gawang, menjadikan skor 2-1. Brace Peralta menjadi titik balik yang menegaskan kontrol Pesut Etam atas jalannya pertandingan.

Setelah jeda istirahat, Borneo FC meningkatkan laju serangan. Pada menit ke-65, Juan Villa menambah keunggulan dengan tembakan keras yang menembus jaringan pertahanan PSBS. Tak lama setelahnya, pada menit ke-68, Marcos Astina memanfaatkan peluang bola mati, melepaskan tendangan bebas yang meluncur tepat ke sudut gawang, menjadikan skor 4-1. Penyerangan terus mengalir, dan pada menit ke-88, pengganti Komang Teguh menutup pesta gol dengan memanfaatkan kebingungan di area penalti PSBS, mencetak gol kelima untuk Borneo.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Borneo FC dalam setiap aspek. Tim tuan rumah menguasai 62% penguasaan bola, menciptakan 18 tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran. Di sisi lain, PSBS Biak hanya berhasil menembakkan 6 tembakan, dengan satu gol yang berhasil.

Berikut ringkasan poin klasemen setelah laga ini:

Posisi Tim Poin
1 Persib Bandung 61
2 Borneo FC 60
18 PSBS Biak 18

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyampaikan apresiasi kepada para pemainnya atas kerja keras dan konsistensi tak tergoyahkan. “Kami tetap fokus pada tujuan akhir, yaitu mengangkat trofi juara. Penampilan hari ini menunjukkan bahwa kami mampu bermain dengan kualitas tinggi meski harus menghadapi cedera di lini belakang,” ungkapnya sesudah pertandingan.

Sementara itu, pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengakui bahwa timnya belum mampu menahan tekanan serangan Borneo. “Kami melihat momen-momen bagus, terutama gol pertama, namun kurang konsentrasi di babak kedua. Kami harus memperbaiki mental dan taktik untuk menghindari zona degradasi,” kata Mihail.

Para pemain muda PSBS Biak, seperti winger Raja Siregar, juga menambah komentar. “Kami kehilangan fokus setelah dua gol cepat Borneo di babak kedua. Itu memengaruhi semangat tim, tetapi kami tetap menghargai perjuangan semua rekan,” ujarnya.

Kemenangan ini menegaskan Borneo FC sebagai salah satu tim paling konsisten di liga, sekaligus menambah tekanan pada Persib Bandung yang harus mempertahankan keunggulan satu poin. Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu apakah Borneo dapat menyalip sang juara atau tetap berada di posisi runner-up.

Di luar lapangan, sorotan media menyoroti peran penting pemain asing seperti Peralta, Villa, dan Astina dalam memperkuat lini serang Borneo. Sementara itu, PSBS Biak harus berjuang keras untuk keluar dari zona merah, mengingat hanya dua poin yang berhasil mereka kumpulkan dari 10 pertandingan terakhir.

Dengan sisa musim yang masih panjang, Borneo FC kini menatap peluang besar untuk mengamankan gelar, sedangkan PSBS Biak harus mencari strategi baru demi menghindari degradasi.