Liput – 19 April 2026 | Jakarta menjadi saksi kemeriahan Festival Songkran 2026 pada Sabtu, 18 April, menandai perayaan tahun baru Thailand dengan nuansa budaya yang kental. Acara yang digelar di kompleks Kedutaan Besar Thailand ini menarik ribuan pengunjung, mulai dari warga lokal hingga turis mancanegara, yang ingin merasakan langsung tradisi air, kebersamaan, dan kehangatan keluarga yang menjadi ciri khas Songkran.
Ritual utama festival ialah memandikan patung Buddha, sebuah prosesi sakral yang dimulai tepat setelah upacara pembukaan. Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, memimpin penyiraman air suci ke patung tersebut, diikuti oleh delegasi kedutaan, perwakilan komunitas Thailand, serta peserta lain yang antusias. Air yang mengalir melambangkan pembersihan diri dari segala kesialan tahun lalu, sekaligus menjadi doa untuk keberkahan di tahun yang baru.
Selain prosesi air, festival menyajikan rangkaian kegiatan lain yang memperkaya pengalaman budaya. Berikut beberapa sorotan utama:
- Pertunjukan tari tradisional Thailand seperti Ramayana dan Likay yang memukau penonton dengan kostum berwarna-warni.
- Workshop membuat “khanom buang wong”, kue khas Songkran yang biasanya dibagikan kepada kerabat.
- Booth interaktif yang memperkenalkan seni melukis batik dengan motif Thailand, memungkinkan peserta menciptakan karya kolaboratif.
- Area kuliner yang menampilkan hidangan khas Thailand—pad thai, tom yum, dan mango sticky rice—bersama kuliner Indonesia seperti soto dan nasi uduk, menegaskan sinergi rasa dua negara.
Dalam sambutannya, Duta Besar Prapan menegaskan harapan agar festival ini menjadi wadah kebahagiaan bersama, “Kami berharap semua dapat merayakan peristiwa penting ini dengan keluarga, sehingga kesejahteraan dan kesehatan menyertai sepanjang tahun 2026.” Kata-katanya mencerminkan tujuan diplomasi budaya: mempererat hubungan bilateral melalui pertukaran seni, kuliner, dan nilai kemanusiaan.
Pengunjung mengungkapkan rasa kagum atas keaslian acara. Seorang mahasiswa asal Bandung menyebut, “Rasanya seperti berada di Bangkok, namun dengan sentuhan hangat khas Indonesia. Air yang kami siram bukan hanya membersihkan, melainkan menyatukan rasa persaudaraan.” Reaksi serupa terdengar dari komunitas Thailand yang tinggal di Indonesia, yang merasa bangga dapat menampilkan warisan budaya mereka di tanah air.
Festival Songkran 2026 di Jakarta tidak hanya sekadar perayaan tahun baru, melainkan platform strategis bagi kedua negara untuk memperdalam dialog budaya. Dengan menggabungkan ritual spiritual, hiburan, dan kuliner, acara ini berhasil menciptakan atmosfer inklusif yang mengundang semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi. Diharapkan momentum ini akan terus berlanjut dan menjadi tradisi tahunan yang menumbuhkan rasa saling menghargai serta memperkuat persahabatan Indonesia‑Thailand.