D4vd Ditangkap: Misteri Jenazah Remaja di Bagasi Mobilnya Mengguncang Dunia Hiburan

Liput – 17 April 2026 | Los Angeles – Penyanyi muda berusia 21 tahun yang dikenal dengan nama panggung D4vd, atau David Anthony Burke, ditangkap oleh Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) atas dugaan keterlibatan dalam kematian Celeste Rivas Hernandez, remaja berusia 14 tahun yang tubuhnya ditemukan teronggok di dalam bagasi depan mobil Tesla yang terdaftar atas nama Burke. Penangkapan ini menandai satu babak baru dalam penyelidikan yang telah berlangsung sejak September 2025 dan memicu sorotan luas baik di kalangan penggemar musik maupun masyarakat umum.

Kasus dimulai pada 8 September 2025, ketika petugas kepolisian menerima laporan bau tak sedap yang berasal dari sebuah kendaraan yang dititipkan di tempat penampungan derek di kawasan Hollywood Hills. Pemeriksaan lanjutan mengungkapkan jenazah seorang gadis remaja yang berada dalam kondisi terdekomposisi tinggi, disimpan dalam tas plastik di bagasi depan. Identifikasi forensik mengonfirmasi korban sebagai Celeste Rivas Hernandez, yang sebelumnya dilaporkan menghilang pada April 2024 dari Lake Elsinore, California.

Setelah menemukan keterkaitan kendaraan dengan D4vd – kendaraan tersebut terdaftar atas nama David Anthony Burke – tim penyidik segera mengamankan sang penyanyi. Ia ditahan tanpa jaminan dan dijadwalkan untuk dipresentasikan kepada Kejaksaan Distrik Los Angeles pada 20 April 2026 untuk evaluasi kemungkinan dakwaan. Hingga saat ini, belum ada tuntutan resmi yang diajukan, namun pihak kepolisian menyatakan bahwa bukti yang ada cukup kuat untuk menjadikan D4vd tersangka utama.

Pengacara D4vd, yang diwakili oleh Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter, menegaskan bahwa klien mereka tidak bersalah dan bahwa penahanan semata‑mata bersifat investigatif. Mereka berpendapat bahwa bukti forensik belum cukup untuk menunjukkan keterlibatan langsung D4vd dalam kematian Celeste, serta menyoroti bahwa tidak ada dakwaan formal yang pernah dikeluarkan oleh dewan juri.

Berikut rangkaian kronologis utama yang dirangkum dalam format daftar untuk memudahkan pemahaman pembaca:

  • 2024 April: Celeste Rivas Hernandez dilaporkan menghilang di Lake Elsinore.
  • 2025 September 8: Polisi menemukan jenazah Celeste di bagasi mobil Tesla milik D4vd setelah laporan bau busuk.
  • 2025 September–Desember: Penyidikan awal mengaitkan kendaraan dengan D4vd; mobil ditemukan ditinggalkan selama dua hari sebelum dipindahkan ke tempat penampungan.
  • 2026 April 16: LAPD mengumumkan penangkapan D4vd melalui akun resmi X (Twitter) dan menyatakan penahanan tanpa jaminan.
  • 2026 April 20: Kasus dijadwalkan dibawa ke Kejaksaan Distrik Los Angeles untuk pertimbangan dakwaan.

Kasus ini tidak hanya menjerat D4vd dalam proses hukum, tetapi juga berdampak signifikan pada karier musiknya. Tur dunia “Withered” yang sedang dijalankan D4vd terpaksa dibatalkan pada beberapa kota besar, termasuk San Francisco, Los Angeles, dan beberapa destinasi di Eropa. Promosi album debut “Romantic Homicide” yang dijadwalkan rilis pada 19 September 2025 juga ditunda, menimbulkan kerugian finansial dan reputasi yang belum dapat diperkirakan.

Reaksi publik terbagi antara simpati terhadap keluarga Celeste dan kecemasan atas dugaan kejahatan yang melibatkan seorang artis muda yang sebelumnya dikenal lewat lagu “Romantic Homicide” dan “Here With Me”. Media sosial dipenuhi spekulasi, terutama setelah terungkap adanya tato serupa pada korban yang mengingatkan pada tato milik D4vd. Namun, penyelidikan resmi belum mengonfirmasi adanya hubungan fisik atau motivasi personal antara keduanya.

Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa penyelidikan masih membuka kemungkinan keterlibatan pihak lain. Laporan medis menunjukkan bahwa korban telah meninggal beberapa minggu sebelum tubuhnya ditemukan, menandakan adanya jeda waktu yang signifikan antara kematian dan penemuan. Selanjutnya, tim forensik masih mengumpulkan bukti DNA, jejak sidik jari, serta analisis digital dari kendaraan dan perangkat elektronik D4vd untuk mengungkap alur peristiwa secara lebih jelas.

Dalam pernyataan resmi, Kejaksaan Distrik Los Angeles menegaskan bahwa mereka akan meninjau seluruh bukti sebelum memutuskan apakah cukup dasar hukum untuk mengajukan dakwaan. Sementara itu, tim kuasa hukum D4vd berjanji akan membela klien mereka hingga akhir, menyatakan keyakinan bahwa proses hukum akan membuktikan ketidakbersalahan sang penyanyi.

Kasus ini mencerminkan tantangan hukum yang dihadapi selebritas ketika terlibat dalam penyelidikan kriminal, serta menyoroti pentingnya prosedur forensik yang transparan dalam mengungkap kebenaran. Dengan tekanan media dan opini publik yang terus meningkat, proses peradilan diharapkan dapat berlangsung secara adil dan berlandaskan fakta.

Sejauh ini, belum ada keputusan akhir yang dikeluarkan. Semua pihak menunggu keputusan jaksa pada pekan depan, yang akan menentukan apakah D4vd akan diadili atau dibebaskan dari tuduhan. Sementara itu, keluarga Celeste Rivas Hernandez terus menuntut keadilan dan berharap proses hukum dapat mengungkap seluruh kebenaran di balik tragedi yang menimpa putri mereka.