Harga Terbaru Polytron Fox 350 2026: Standar Harga, Spesifikasi, dan Performa Nyata

Liput – 16 April 2026 | Polytron kembali mengumumkan harga resmi untuk varian standar Fox 350 pada tahun 2026. Dengan subsidi resmi sebesar Rp6,5 juta per unit, harga eceran kini berada di kisaran Rp16 juta, menjadikan motor listrik menengah ini lebih kompetitif di pasar Indonesia.

Fox 350 mengusung motor listrik hub-drive dengan daya puncak 3.000 W pada spesifikasi katalog, namun pengujian lapangan mengungkapkan kemampuan puncak hingga 6.409 W dan torsi instan 187 Nm. Baterai berkapasitas 3,75 kWh (72 V×52 Ah) berbasis teknologi LifePO4 dapat terisi penuh dalam waktu sekitar empat jam menggunakan charger standar.

Spesifikasi Detail
Dimensi (P×L×T) 1970 mm×90 mm×1245 mm
Roda Depan 13 inci / Belakang 13 inci
Daya Motor 3 000 W (katalog) – 6 409 W (puncak)
Torsi 187 Nm
Kapasitas Baterai 3,75 kWh (LifePO4)
Waktu Pengisian ≈ 4 jam
Kecepatan Maksimum 90 km/jam (Mode S) / 60 km/jam (Mode D)
Jarak Tempuh Klaim 130 km per charge

Pengujian lintas jalur JakartaBogor selama 54 km menunjukkan konsumsi energi sebesar 30,6 Wh/km, menghasilkan estimasi jarak tempuh 122 km. Pada skenario perkotaan yang lebih berat, dengan kombinasi mode D dan S serta sering berhenti-menyetir, konsumsi naik menjadi 33,8 Wh/km dan jarak maksimal turun menjadi 111 km. Namun, ketika pengendara mengadopsi teknik eco-riding—kecepatan konstan, pengereman regeneratif aktif—konsumsi dapat ditekan hingga 25,6 Wh/km, memungkinkan jarak tempuh hingga 146 km, melampaui klaim pabrikan.

Dari sisi kenyamanan, Fox 350 memperbaiki posisi kaki dengan dek yang lebih rendah, sehingga pengendara berpostur tinggi (misalnya 178 cm) tidak lagi merasa “jongkok”. Setang yang lebih tinggi memberikan pegangan yang lebih ergonomis, mengurangi kelelahan pada perjalanan jauh. Namun, jok yang empuk namun kurang mendukung bagian pinggang menjadi catatan penting bagi mereka yang menghabiskan waktu lama di atas motor.

Suspensi Fox 350 terasa keras, terutama saat melewati polisi tidur berderet atau jalan berlubang. Getaran sampai ke tangan pengendara masih terasa, meski jok memberikan peredaman tambahan. Pada pengereman, motor menunjukkan karakteristik rem belakang yang lebih pakem dibanding depan, dan tingkat kepakeman tidak selalu konsisten, memaksa pengendara menyesuaikan tekanan tuas secara manual.

Dalam konteks pasar, harga sekitar Rp16 juta menempatkan Fox 350 di antara kompetitor motor listrik menengah, seperti Yamaha e-Max dan Honda PCX Electric, yang masing-masing menawarkan harga mulai Rp15-17 juta setelah subsidi. Daya puncak yang lebih tinggi, torsi besar, serta kemampuan mencapai kecepatan 90 km/jam memberi keunggulan performa, sementara efisiensi energi tetap bergantung pada gaya berkendara.

Kesimpulannya, Polytron Fox 350 2026 menawarkan paket menarik: harga terjangkau, spesifikasi yang kompetitif, dan potensi jarak tempuh yang dapat melebihi klaim resmi bila dipakai secara optimal. Pembeli yang mengutamakan kenyamanan jangka panjang mungkin perlu mempertimbangkan tambahan aksesori seperti sandaran pinggang atau suspensi aftermarket. Dengan jaringan dealer yang terus meluas dan dukungan subsidi pemerintah, Fox 350 berpotensi meningkatkan pangsa pasar motor listrik di Indonesia.