Liput – 21 April 2026 | Chery, produsen mobil asal Tiongkok, semakin mengukir jejaknya di pasar otomotif internasional dengan serangkaian langkah strategis yang mencakup teknologi energi baru, robotika cerdas, serta ekspansi produksi dan penjualan di wilayah Asia Tenggara dan Afrika Barat.
Pada International Business Summit 2026, Chery mengumumkan strategi teknologi energi baru yang menitikberatkan pada pengembangan kendaraan listrik (NEV) serta ekosistem berkelanjutan. Pengumuman tersebut menegaskan komitmen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi karbon, dan memperkuat jaringan kolaborasi global. Strategi baru ini diharapkan akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar-pasar berkembang sekaligus memperluas pangsa pasar Chery di segmen premium.
Peluncuran AiMOGA: Robot Humanoid untuk Mobilitas Cerdas
Langkah inovatif berikutnya datang dari peluncuran AiMOGA, robot humanoid yang dirancang untuk menjadi bagian integral dari ekosistem mobilitas cerdas Chery. AiMOGA dibangun dengan pendekatan scenario‑driven, memungkinkan robot beroperasi secara praktis dalam berbagai skenario, mulai dari layanan publik, manajemen lalu lintas, hingga pusat pemerintahan. Hingga kini, robot tersebut telah diimplementasikan di lebih dari 30 negara dengan lebih dari 100 unit aktif, termasuk peran sebagai petugas lalu lintas di kota Wuhu, China.
Integrasi AiMOGA dengan kendaraan pintar Chery akan ditampilkan dalam Beijing International Auto Show 2026, menandai sinergi antara robotika dan otomotif. Perusahaan juga mengungkapkan rencana pengembangan generasi selanjutnya, termasuk robot humanoid generasi baru dan robotic dog, yang akan memperluas layanan di stasiun kereta cepat, perpustakaan, dan area publik lainnya.
Investasi Pabrik NEV di Provinsi Rayong, Thailand
Langkah signifikan lain terjadi pada 20 April 2024, ketika Chery bersama anak perusahaan OMODA & JAECOO resmi membuka fasilitas produksi NEV di Rayong, Thailand. Pabrik ini dilengkapi dengan lini produksi bodi aluminium, fasilitas perakitan baterai, serta teknologi autopilot dan sistem parkir valet. Target produksi mencapai 80.000 unit per tahun pada 2030, menegaskan posisi Thailand sebagai pusat regional bagi kendaraan nol emisi.
Pemerintah Thailand menyambut investasi ini sebagai bagian dari upaya mencapai 30% produksi kendaraan nol emisi pada 2030. Selain transfer teknologi, pabrik diharapkan menciptakan lapangan kerja lokal dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja melalui kerja sama dengan perguruan tinggi teknik di Chonburi dan Rayong.
Ekspansi ke Pasar Komersial Nigeria
Di sisi lain, Chery menatap pasar Afrika Barat dengan rencana masuk ke segmen kendaraan komersial Nigeria. Kim Luo, country director passenger cars Chery International, mengungkapkan bahwa keberhasilan penjualan kendaraan penumpang di Nigeria membuka peluang bagi pengenalan truk dan van komersial yang dapat melayani kebutuhan logistik, konstruksi, dan operasi perusahaan di negara tersebut.
Distribusi lokal, Carloha Nigeria, sudah mengoperasikan jaringan penjualan sedan, SUV, dan pickup dengan varian mesin internal combustion, hybrid, serta listrik penuh. Dukungan purna jual melalui program CarlohaCare 6‑6‑7 (garansi 6 tahun, layanan gratis 6 tahun, dan janji perbaikan 7 hari) memperkuat kepercayaan konsumen dan menjadi dasar bagi rencana ekspansi ke segmen komersial.
Para analis industri menilai bahwa masuknya Chery ke pasar Nigeria dapat meningkatkan kompetisi, menciptakan lapangan kerja, serta mempercepat modernisasi armada transportasi di wilayah tersebut, seiring pemerintah Nigeria berupaya menarik investasi otomotif asing.
Strategi Hybrid dan Rencana Globalisasi
Selain inisiatif di atas, Chery juga memperkenalkan terobosan hybrid terbaru yang menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik berdaya tinggi, menawarkan efisiensi bahan bakar sekaligus performa yang kompetitif. Teknologi hybrid ini menjadi bagian dari paket produk global yang akan dipasarkan di Asia, Eropa, dan Amerika Latin, menyesuaikan dengan regulasi emisi yang semakin ketat.
Secara keseluruhan, rangkaian langkah strategis Chery—dari peluncuran AiMOGA, pembukaan pabrik NEV di Thailand, hingga rencana ekspansi ke pasar komersial Nigeria—menunjukkan visi perusahaan untuk menjadi pemain utama dalam ekosistem mobilitas terintegrasi. Dengan menggabungkan inovasi robotika, teknologi energi bersih, dan jaringan distribusi global, Chery berupaya tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi konsumen, pemerintah, dan mitra bisnis di seluruh dunia.
Ke depan, keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada kemampuan Chery dalam menyesuaikan produk dengan kebutuhan lokal, memperkuat rantai pasok, serta menjaga standar kualitas tinggi yang diharapkan pasar global.