Nino RAN Mimpi Dimarahi Vidi Aldiano, Tara Basro Ungkap Rasa Cemburu di Tengah Ramainya Ziarah ke Makam Vidi

Liput – 13 April 2026 | Sejak satu bulan lalu, makam Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, menjadi magnet kunjungan kerabat, sahabat, dan pecinta musik. Ayah Vidi, Harry Kriss, secara rutin menerima laporan harian dari penjaga makam, Pak Haji Ebong, yang mengirimkan foto serta video para peziarah yang datang. “Setiap hari ada yang datang, ada yang bawa kambing,” ujar Harry sambil tertawa, menegaskan betapa hidupnya kenangan almarhum tetap berdenyut di hati banyak orang.

Di tengah kehangatan tersebut, aktor dan musisi muda Nino RAN mengungkapkan sebuah pengalaman yang unik dalam sebuah wawancara eksklusif. Nino mengaku semalam ia bermimpi Vidi Aldiano muncul di dalam mimpinya, menegur dengan nada tegas karena Nino belum pernah menyempatkan diri mengunjungi makam sang idolanya. “Dia bilang, ‘Nino, kenapa lama tidak ke sini? Saya di sini menunggu kamu,'” kata Nino dengan nada setengah bercanda, setengah serius. Meskipun hanya mimpi, Nino mengaku perasaan itu menggerakkan hatinya untuk segera menambah daftar kunjungan ke TPU Tanah Kusir.

Sementara itu, aktris Tara Basro, yang juga dikenal sebagai sahabat baik Vidi, mengomentari mimpi Nino dengan rasa cemburu yang jenaka. “Gue cemburu, deh. Kalau Vidi masih hidup, pasti dia bakal ajak gue makan bakso di dekat situ,” ucap Tara sambil tersenyum. Tara menambahkan, ia pun berencana mengunjungi makam Vidi dalam waktu dekat, mengingat pentingnya menghormati kenangan sang musisi yang masih hidup dalam ingatan publik.

Keberadaan laporan harian dari Pak Haji Ebong memberikan gambaran jelas tentang profil pengunjung. Berikut ringkasan data yang disampaikan Harry Kriss selama dua minggu terakhir:

  • Rata-rata 15-20 orang per hari, termasuk keluarga dekat dan sahabat.
  • Kunjungan tertinggi tercatat pada hari Jumat, dengan 32 orang, mayoritas pemuda berusia 20-30 tahun.
  • Beberapa pengunjung membawa sesajen atau bunga mawar putih sebagai simbol penghormatan.
  • Kejadian unik: ada dua kali pengunjung membawa kambing sebagai bentuk persembahan tradisional.

Harry menekankan bahwa laporan tersebut sangat membantu keluarga dalam memantau situasi makam, serta memberi rasa lega bahwa Vidi masih dirindukan secara luas. “Kita tidak hanya menunggu doa, tapi juga melihat wujud nyata kepedulian mereka,” tuturnya.

Reaksi publik di media sosial pun beragam. Banyak yang mengapresiasi Nino RAN karena menyuarakan pentingnya mengunjungi makam orang yang kita cintai, meski hanya dalam bentuk mimpi. Di sisi lain, beberapa netizen menilai komentar Tara Basro sebagai candaan yang menghibur sekaligus menambah kehangatan suasana duka.

Dengan semakin banyaknya kunjungan, pihak pengelola TPU Tanah Kusir melaporkan tidak ada masalah keamanan atau kebersihan yang signifikan. Penjaga makam tetap melakukan pemeliharaan rutin, termasuk pembersihan batu nisan, penataan bunga, serta penyediaan area parkir yang memadai.

Kesimpulannya, satu bulan setelah kepergian Vidi Aldiano, makamnya tetap menjadi titik fokus emosional bagi keluarga, sahabat, serta para penggemar. Mimpi Nino RAN yang menyinggung Vidi, serta canda Tara Basro yang mengungkap rasa cemburu, menambah dimensi baru dalam penghormatan kolektif yang terus berkembang. Kunjungan yang terus berlanjut menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara seniman dan publik, serta menegaskan bahwa kenangan Vidi Aldiano akan tetap hidup selamanya di hati mereka yang mencintainya.