Liput – 04 April 2026 | Paris Saint-Germain (PSG) menorehkan kemenangan penting atas Toulouse dengan skor 3-1 pada laga Ligue 1 yang berlangsung pada Jumat, 3 April 2026. Pertandingan yang digelar di Parc des Princes ini tidak hanya menambah tiga poin bagi sang juara, tetapi juga menegaskan kembali dominasi PSG di puncak klasemen, selisih satu poin dari Lens. Sementara itu, Toulouse yang menempati posisi kesembilan kini harus berjuang lebih keras untuk kembali menancapkan diri di zona kualifikasi Eropa.
Tim asuhannya, Lionel Scaloni, menyiapkan skuad yang cukup lengkap meski harus menanggapi beberapa absensi karena cedera. Fabian Ruiz harus absen karena cedera lutut, Bradley Barcola karena pergelangan kaki, serta Quentin Ndjantou yang juga tidak dapat bermain. Namun, Achraf Hakimi kembali masuk setelah menjalani sanksi larangan, menambah kekuatan lini pertahanan dan serangan PSG.
Berikut susunan pemain awal yang memulai pertandingan:
| PSG (Starting XI) | Toulouse (Starting XI) |
|---|---|
| Matvei Safonov (GK) | Guillaume Restes (GK) |
| Achraf Hakimi (RB) | Rasmus Nicolaisen (CB) |
| Lucas Beraldo (CB) | Mark McKenzie (CB) |
| Illia Zabarnyi (LB) | Djibril Sidibe (LB) |
| Lucas Hernandez (CM) | Dayann Methalie (CM) |
| Willian Pacho (CM) | Seny Koumbassa (CM) |
| Lee Kang‑in (RM) | Pape Diop (RM) |
| Warren Zaire‑Emery (CAM) | Cristian Yepez (CAM) |
| Khvicha Kvaratskhelia (LM) | Yann Gnantin (LM) |
| Ousmane Dembélé (FW) | Aron Donnum (FW) |
| Desire Doué (FW) | Emersonn Silva (FW) |
Daftar pengganti PSG mencakup Lucas Chevalier, Renato Marin, Marquinhos, Nuno Mendes, Vitinha, Dro Fernandez, Gonçalo Ramos, Ibrahim Mbaye, dan João Neves. Sementara Toulouse memiliki opsi seperti Christian Haug, Naime Mchindra, Waren Kamanzi, Gaetan Piernas, Mario Sauer, Julian Vignolo, Jacen Rowe, Ilyas Azizi, dan Alexis Vossah di bangku cadangan.
Penonton dapat menyaksikan laga ini melalui layanan Amazon Prime PPV dengan tarif £2.49 per pertandingan, atau melalui Ligue 1 Pass seharga £9.99 per bulan atau £39.99 per musim. Kick‑off dijadwalkan pukul 19:45 BST (14:45 ET / 11:45 PT).
Secara taktis, PSG mengandalkan kecepatan sayap dari Lee Kang‑in dan Khvicha Kvaratskhelia, dipadukan dengan kreativitas Warren Zaire‑Emery di tengah. Keberadaan Hakimi di sisi kanan memberikan dukungan defensif sekaligus peluang menyerang tambahan. Di lini depan, Dembélé menjadi ancaman utama berkat kemampuan dribbling dan penyelesaian yang tajam.
Toulouse, di sisi lain, mengandalkan ketangguhan lini belakang dengan Rasmus Nicolaisen dan Mark McKenzie, sementara Djibril Sidibe kembali memperkuat sisi kiri setelah ragu karena cedera. Pape Diop dan Cristian Yepez diharapkan menjadi penggerak serangan, namun absennya beberapa pemain kunci seperti Abu Francis dan Charlie Creswell menjadi beban tambahan bagi pelatih.
Jalannya pertandingan memperlihatkan dominasi penguasaan bola oleh PSG. Pada menit ke‑12, Dembélé membuka skor setelah menerima umpan terobosan dari Zaire‑Emery. Gol kedua tercipta pada menit ke‑28 ketika Kvaratskhelia memanfaatkan umpan silang Hakimi, menambah keunggulan menjadi 2‑0. Toulouse berhasil memotong jarak pada menit ke‑41 lewat gol balasan yang dihasilkan oleh Aron Donnum setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan PSG.
Setelah jeda istirahat, PSG kembali menegaskan keunggulannya. Pada menit ke‑58, Dembélé mencetak gol keduanya setelah menggiring bola melewati tiga bek Toulouse, memperbesar jarak menjadi 3‑1. Gol ketiga tersebut menjadi penutup skor akhir, meski Toulouse terus menekan pada menit‑menit akhir namun tidak berhasil menambah poin.
Kemenangan ini menegaskan posisi PSG di puncak klasemen dengan selisih satu poin dari Lens, sekaligus memperkuat moral tim menjelang pertandingan penting selanjutnya. Sementara itu, Toulouse harus merumuskan strategi pemulihan untuk mengejar posisi Eropa, mengingat masih ada tujuh pertandingan tersisa.
Secara keseluruhan, penampilan Ousmane Dembélé menjadi sorotan utama, dengan dua gol dan satu assist yang mengukir kemenangan bagi PSG. Hakimi juga menunjukkan performa solid setelah kembali dari sanksi, membantu tim dalam transisi cepat. Di sisi lain, Toulouse harus mengevaluasi pertahanan yang masih rentan dan mencari cara mengoptimalkan peluang serangan di pertandingan berikutnya.