Liput – 11 April 2026 | Deportiva Cuenca berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Santos pada pertandingan pembukaan fase grup Copa Sudamericana yang digelar pada 9 April 2026. Gol tunggal yang menjadi penentu hasil datang melalui sebuah gol bunuh diri (own goal) pada babak pertama, menambah beban tekanan bagi Santos yang sedang berjuang menstabilkan performanya di kompetisi domestik Brasil.
Sebagai tim tamu, Deportivo Cuenca menampilkan disiplin taktis yang tinggi, memanfaatkan ruang-ruang sempit di lini pertahanan Santos. Serangan balik cepat dan penekanan agresif menjadi ciri utama strategi mereka, sementara lini pertahanan Santos tampak kebingungan dalam mengantisipasi pergerakan lawan. Pada menit ke-27, bek kanan Santos mengalami kesalahan penempatan, mengakibatkan bola meluncur ke dalam gawang tanpa sengaja, menciptakan gol bunuh diri yang langsung menegaskan keunggulan Cuenca.
Sebagai respons, Santos berusaha bangkit lewat serangan yang dipimpin oleh Neymar, yang kembali tersedia setelah absen pada pertandingan sebelumnya melawan Cuenca karena sanksi suspensi. Meskipun Neymar tampil penuh semangat, peluangnya masih terbatas karena pertahanan Cuenca yang terorganisir. Upaya serangan Santos belum berhasil mengubah skor hingga peluit akhir, menandai catatan pertama yang kurang menguntungkan bagi tim asal São Paulo dalam kompetisi internasional tahun ini.
Berikut rangkuman statistik penting dari pertandingan tersebut:
| Aspek | Deportivo Cuenca | Santos FC |
|---|---|---|
| Gol | 1 (OG) | 0 |
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Tembakan ke Gawang | 4 | 6 |
| Serangan Berbahaya | 3 | 5 |
| Kartu Kuning | 2 | 3 |
Hasil ini menambah catatan buruk Santos dalam fase awal kompetisi, terutama setelah kekalahan 1-0 melawan Deportivo Cuenca di kandang lawan pada pekan sebelumnya dalam liga domestik. Kombinasi hasil tersebut menempatkan Santos pada posisi yang kurang menguntungkan di grup Copa Sudamericana, sementara tekanan terhadap pelatih Alexi Stival semakin meningkat.
Sebagai tambahan, kekalahan ini memperparah situasi Santos di Campeonato Brasileiro, di mana mereka berada di posisi 15 dengan hanya 10 poin dari 10 pertandingan. Performanya yang tidak konsisten, dengan hanya dua kemenangan dalam sepuluh laga, menimbulkan pertanyaan besar tentang kemampuan tim untuk kembali ke jalur kemenangan. Keberadaan Neymar, yang menjadi harapan utama dalam menyalurkan serangan, belum dapat mengubah nasib tim pada laga penting ini.
- Deportiva Cuenca menegaskan keunggulan mereka lewat pertahanan solid dan eksekusi peluang yang efisien.
- Santos harus segera menemukan solusi taktis untuk mengatasi masalah defensif, terutama dalam menghindari gol bunuh diri.
- Kembalinya Neymar ke skuad tidak langsung menghasilkan perubahan positif, menandakan perlunya dukungan lebih luas dari pemain lain.
Ke depan, Santos akan berusaha memperbaiki performa pada pertandingan liga berikutnya melawan Flamengo, sementara Deportivo Cuenca menargetkan poin maksimal pada laga selanjutnya melawan tim lain di grup. Kedua tim kini berada di persimpangan penting: Cuenca berupaya memperkuat posisi grup, sedangkan Santos harus menghentikan kemerosotan dan mencari cara kembali ke jalur kemenangan.
Dalam konteks yang lebih luas, hasil ini mencerminkan tantangan yang dihadapi klub Brasil dalam kompetisi internasional, di mana konsistensi taktis dan kedisiplinan mental menjadi faktor penentu. Bagi Santos, langkah selanjutnya adalah merestrukturisasi strategi permainan, meningkatkan koordinasi lini belakang, dan memaksimalkan kontribusi pemain bintang seperti Neymar demi menghindari zona degradasi di kompetisi domestik.