Liput – 07 April 2026 | Hari Senin, 6 April 2026, menjadi agenda penting bagi pecinta futsal di Indonesia. Pada pukul 12.30 WIB, Timnas Futsal Indonesia akan menjejakkan kaki pertama di Piala AFF Futsal 2026 melawan Brunei Darussalam. Pertandingan dibuka secara langsung oleh MNTV, sekaligus tersedia melalui layanan streaming Vision+ dan RCTI+. Lokasi laga berada di Nonthaburi Stadium, Nonthaburi, Thailand, yang dipilih sebagai tuan rumah turnamen futsal paling prestisius di kawasan Asia Tenggara.
Garuda Merah Putih memasuki turnamen sebagai juara bertahan setelah mengalahkan Vietnam 2-0 pada final edisi 2024. Dua gol kemenangan itu dicetak oleh Muhammad Syaifullah dan Rizki Xavier, memberikan motivasi kuat bagi skuad untuk mempertahankan gelar. Di sisi lain, Brunei Darussalam menempati posisi yang lebih rendah dalam peringkat regional, namun selalu menjadi lawan yang tangguh dalam laga singkat.
Pelatih asal Spanyol, Héctor Souto, mengungkapkan strategi utama tim menjelang turnamen. “Kami ingin menjadi tim yang kompetitif di setiap pertandingan. Fokus utama adalah mengembangkan kedalaman skuad sehingga kami memiliki pemain siap pakai kapan saja,” ujar Souto dalam konferensi pers pra-turnamen. Ia menambahkan bahwa target realistis Garuda adalah lolos ke semifinal melalui tiga pertandingan grup, dengan harapan dapat melaju ke final pada 12 April 2026.
Berikut jadwal lengkap fase grup Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026:
| Tanggal | Waktu (WIB) | Lawan | Lokasi |
|---|---|---|---|
| 6 April 2026 | 12.30 | Brunei Darussalam | Nonthaburi Stadium, Thailand |
| 7 April 2026 | 15.00 | Malaysia | Nonthaburi Stadium, Thailand |
| 8 April 2026 | 12.30 | Australia | Nonthaburi Stadium, Thailand |
Jika Indonesia berhasil mengumpulkan minimal dua kemenangan, mereka akan melaju ke semifinal pada Jumat, 10 April 2026. Kemenangan ketiga akan memastikan posisi sebagai juara grup, memperkuat moral sebelum menghadapi lawan-lawan kuat di fase lanjutan.
Daftar pemain yang dipilih untuk turnamen ini mencakup kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda yang baru bersinar di kompetisi domestik:
- Kiper: Muhammad Albagir (Blacksteel FC Papua), Angga Ariansyah (Unggul FC Malang)
- Anchor: Dewa Rizki (Cosmo JNE FC Jakarta), Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar), Peter Junior (Blacksteel FC Papua)
- Flank: Guntur Sulostyo (Bintang Timur Surabaya), Yogi Saputra (Pangsuma FC Kalbar), Rizky Fauzan (Fafage Banua), Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar), Andarias Kareth (Fafage Banua), Adityas Priambudi (Blacksteel FC Papua)
- Pivot: Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC), Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang), Daniel Yeimo (Blacksteel FC Papua)
Pemain kunci seperti Dewa Rizki dan Yogi Saputra diharapkan menjadi penggerak serangan, sementara Muhammad Sanjaya akan menjadi otak di lini tengah. Kombinasi pengalaman dari kiper Angga Ariansyah dan kecepatan flank menambah variasi taktik yang dapat diimplementasikan oleh Souto.
Penyiaran langsung di MNTV diperkirakan akan menampilkan analisis pra-pertandingan, sorotan pemain, serta komentar dari pakar futsal. Bagi penonton yang tidak dapat menyaksikan lewat televisi, layanan streaming Vision+ dan RCTI+ menyediakan akses tanpa jeda, memastikan fans di seluruh Indonesia dapat mengikuti setiap momen penting.
Sejak keberhasilan Indonesia menjadi runner-up pada Piala Asia Futsal 2025, ekspektasi publik semakin tinggi. Souto menegaskan bahwa tim tidak hanya menargetkan kemenangan grup, namun juga berambisi menembus final kembali. “Kami belajar banyak dari perjalanan di Piala Asia, dan kini fokus pada konsistensi serta mental juara,” tegasnya.
Dalam pertandingan sebelumnya melawan Brunei pada AFF Futsal 2022, Indonesia mencatat kemenangan telak 12-0. Rekor tersebut menjadi bahan motivasi tambahan bagi Garuda untuk menampilkan dominasi serupa di turnamen kali ini. Namun, pelatih tidak menurunkan harapan, mengingat peningkatan kualitas tim Brunei dalam dua tahun terakhir.
Dengan dukungan penonton, media, dan sponsor, MNTV berjanji menyajikan siaran berkualitas tinggi, lengkap dengan replay, statistik pemain, dan insight taktik. Penonton diharapkan dapat merasakan atmosfer stadion secara virtual, seolah berada di Nonthaburi bersama para pemain.
Kesimpulannya, pertandingan pembuka antara Timnas Futsal Indonesia dan Brunei Darussalam tidak sekadar laga pembuka grup, melainkan panggung untuk menguji strategi baru, menilai performa pemain muda, dan menegaskan niat Indonesia mempertahankan gelar juara AFF Futsal. Semua mata kini tertuju pada MNTV, yang akan menyiarkan aksi Garuda secara langsung, memberi kesempatan bagi seluruh bangsa untuk menyaksikan sejarah futsal Indonesia kembali ditulis.