Liput – 14 April 2026 | Kereta Rel Listrik (KRL) jalur Jogja‑Solo kembali mengoperasikan layanan penuh pada Selasa, 14 April 2026. Layanan ini tetap melayani penumpang dari pagi hingga malam, menjadikan KRL pilihan utama bagi pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang bepergian antara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Solo Raya.
Rute Jogja‑Solo memiliki total 13 stasiun pemberhentian, dimulai dari Stasiun Tugu (Yogyakarta) dan berakhir di Stasiun Palur (Solo). Selang waktu antar kereta berada pada rentang 60‑90 menit, sehingga penumpang dapat menyesuaikan jadwal perjalanan dengan fleksibel. Meskipun jadwal tetap stabil, penumpang disarankan datang lebih awal ke stasiun dan mengecek kembali jam keberangkatan pada hari keberangkatan.
Tarif standar untuk satu kali perjalanan tetap Rp8.000. Pembayaran dapat dilakukan melalui Kartu Multi‑Trip (KMT), kartu uang elektronik, atau QR code pada aplikasi dompet digital. Tidak ada perubahan tarif dibandingkan hari‑hari sebelumnya.
Berikut rangkuman jam keberangkatan utama dari Stasiun Tugu dan Stasiun Palur pada hari Selasa 14 April 2026. Jadwal ini mencakup semua kereta yang beroperasi, termasuk kereta dengan akhiran “F” yang tidak beroperasi pada akhir pekan atau hari libur nasional.
| Stasiun Asal | Jam Keberangkatan (WIB) |
|---|---|
| Stasiun Tugu (Yogyakarta) | 05:05, 06:00, 07:05, 07:54, 08:49, 10:56, 12:07, 13:57, 15:01, 16:10, 17:35, 18:08, 20:15, 21:20, 22:35 |
| Stasiun Palur (Solo) | 05:10, 06:06, 07:10, 07:59, 08:54, 11:01, 12:12, 14:02, 15:06, 16:15, 17:40, 18:13, 20:20, 21:25, 22:40 |
Selain dua stasiun utama tersebut, semua pemberhentian antara Yogyakarta dan Solo – termasuk Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, dan Solo Jebres – melayani kedatangan kereta dengan interval yang sama. Total ada 15 perjalanan KRL Jogja‑Solo setiap hari, namun kereta berakhiran “F” (misalnya KA 730 F) tidak beroperasi pada Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional.
Keunggulan layanan KRL Jogja‑Solo terletak pada kombinasi kecepatan, kenyamanan, dan biaya yang terjangkau. Dengan waktu tempuh sekitar 60‑90 menit antara ujung rute, penumpang dapat menghemat waktu dibandingkan moda transportasi darat konvensional. Fasilitas dalam gerbong meliputi pendingin udara, kursi berlapis kain, dan ruang khusus untuk penumpang penyandang disabilitas.
Pemerintah Daerah DIY dan Pemerintah Kota Solo bersama PT KAI Commuter terus memantau kepadatan penumpang serta melakukan penyesuaian operasional bila diperlukan. Upaya peningkatan layanan meliputi perbaikan infrastruktur sinyal, penambahan kereta baru, serta peningkatan sistem pembayaran digital.
Dengan jadwal yang padat dan tarif tetap terjangkau, KRL Jogja‑Solo tetap menjadi tulang punggung mobilitas harian bagi ribuan warga. Bagi yang merencanakan perjalanan pada 14 April 2026, pastikan memiliki kartu atau QR code yang aktif, serta tiba di stasiun minimal 10 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari keterlambatan.
Secara keseluruhan, layanan KRL pada Selasa 14 April 2026 menunjukkan komitmen KAI Commuter dalam menyediakan transportasi publik yang handal, aman, dan ekonomis antara Yogyakarta dan Solo.