Liput – 19 April 2026 | Jelang pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan peringatan tegas kepada para pemainnya. Laga melawan Dewa United yang akan digelar di Banten International Stadium pada Senin, 20 April 2026, menjadi ujian penting bagi Maung Bandung yang kini memimpin klasemen dengan 64 poin.
Menurut Bojan Hodak, Dewa United bukan lawan biasa. Tim asuhan Jan Olde Riekerink menunjukkan performa yang mengesankan, menempati posisi tengah klasemen dengan 40 poin dari 27 pertandingan. “Mereka memiliki banyak pemain berkualitas, dan saya heran mengapa mereka masih berada di papan tengah,” ungkapnya. Pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa Dewa United memiliki potensi untuk mengancam posisi puncak Persib bila tidak dihadapi dengan kesiapan maksimal.
Persiapan tim Persib, menurut Bojan Hodak, sudah mencapai level tertinggi. Seluruh skuad dinyatakan fit kecuali Patricio Matricardi yang harus menepi karena kartu merah pada laga sebelumnya melawan Bali United. “Kami memiliki waktu satu pekan untuk persiapan, dan semua pemain dalam kondisi baik. Hanya Pato yang absen,” jelasnya dalam konferensi pers di Serang, Banten.
Kapten Tim Persib, Marc Klok, menambahkan bahwa setiap pertandingan kini terasa seperti final. Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa, tekanan untuk mempertahankan keunggulan atas Borneo FC yang berada di posisi kedua sangat besar. “Kami tahu posisi kami membuat kami menjadi target utama. Setiap 90 menit harus kami jalani dengan intensitas penuh,” kata Klok.
Berikut poin-poin kunci yang disampaikan Bojan Hodak menjelang pertandingan:
- Fokus penuh selama 90 menit tanpa mengandalkan satu pemain lawan secara khusus.
- Menjaga kedisiplinan defensif, terutama mengingat absen Matricardi di lini belakang.
- Mengoptimalkan serangan balik melalui kecepatan sayap dan ketajaman striker.
- Memanfaatkan keunggulan pengalaman pemain senior seperti Beckham Putra.
Selain itu, Bojan Hodak menekankan pentingnya mentalitas juara. “Kami tidak akan terpengaruh oleh atmosfer tanpa penonton atau tekanan dari suporter tuan rumah. Fokus kami adalah tiga poin untuk mengamankan gelar,” tegasnya.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Dewa United cenderung mengandalkan formasi 4-3-3 dengan penekanan pada penguasaan bola di lini tengah. Pemain-pemain kunci seperti pemain sayap cepat dan penyerang tengah yang produktif menjadi ancaman utama bagi Persib. Oleh karena itu, Bojan Hodak menginstruksikan gelandang tengah Persib untuk menutup ruang-ruang kreatif lawan, sekaligus memanfaatkan peluang lewat set-piece.
Jika Persib berhasil meraih kemenangan, jarak poin dengan Borneo FC akan meluas menjadi tujuh poin, memberi margin yang lebih aman menjelang sisa kompetisi. Namun, kegagalan mengamankan tiga poin dapat membuka peluang bagi rival lain untuk mengejar posisi terdepan.
Para pemain Persib pun tampak antusias. Beckham Putra mengaku siap memberikan kontribusi penting, sementara pemain muda seperti Erwin Snaz menunggu kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya di lapangan. Semua ini menambah warna pada persiapan mental tim.
Secara keseluruhan, Bojan Hodak menutup konferensi pers dengan harapan besar. “Kami berharap pulang dengan hasil positif. Kami percaya pada kemampuan tim, namun kami juga sadar bahwa Dewa United adalah lawan yang sangat kuat,” tutupnya.
Dengan semua faktor di atas, laga antara Persib Bandung dan Dewa United diprediksi akan menjadi duel sengit yang menuntut konsistensi taktik, disiplin fisik, dan mentalitas juara. Bagi Bojan Hodak dan skuadnya, fokus penuh selama 90 menit menjadi kunci utama untuk mengamankan tiga poin berharga dan melangkah lebih dekat ke puncak klasemen.