Mauricio Souza dan Rizky Ridho Yakin Persija Bisa Hentikan Rekor Panas Bhayangkara FC

Liput – 04 April 2026 | Persija Jakarta akan menantang Bhayangkara FC pada pekan ke-26 Liga Super 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Minggu 5 April 2026. Pertemuan ini menjadi sorotan utama karena Bhayangkara FC tengah mengusung rekor lima kemenangan beruntun dan belum terkalahkan dalam lima laga terakhir. Pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, serta kapten tim, Rizky Ridho, menegaskan keyakinan mereka bahwa Macan Kemayoran dapat mematahkan tren positif lawan.

Dalam konferensi pers pra‑pertandingan, Souza menekankan bahwa Persija tetap akan bermain menyerang meski melawan tim yang dikenal dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. “Kami memiliki DNA Persija yang ofensif, kami akan menekan sejak menit pertama dan memaksimalkan setiap peluang,” ujar Souza. Ia menambahkan bahwa timnya telah menyiapkan taktik yang menitikberatkan pada kecepatan transisi dan ketajaman di sepertiga akhir lapangan, sambil tetap menjaga keseimbangan defensif.

Rizky Ridho, yang kembali dari tugas bersama Tim Nasional Indonesia, juga mengungkapkan kesiapan mental dan fisik seluruh skuad. “Semua pemain dalam kondisi prima, kecuali Dony yang masih dalam proses pemulihan dan Mauro yang cedera,” kata Ridho. Ia menegaskan bahwa kehadiran empat pemain timnas—Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, dan Mauro Zijlstra (meski absen)—menambah kedalaman dan pengalaman pada lini tengah serta pertahanan Persija.

Statistik Bhayangkara FC menunjukkan performa impresif: lima kemenangan beruntun melawan Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Semen Padang, Dewa United, dan Arema FC, serta mengumpulkan 32 poin dan menempati posisi keenam klasemen sementara. Sementara itu, Persija berada di posisi ketiga dengan 52 poin, enam poin di belakang pemuncak klasemen Persib Bandung.

  • Rekor Bhayangkara FC: 5 kemenangan beruntun, tak terkalahkan dalam 5 laga terakhir.
  • Klasemen Persija: 3rd place, 52 poin.
  • Klasemen Bhayangkara: 6th place, 32 poin.

Souza mengakui bahwa Bhayangkara kini menjadi salah satu tim paling solid di putaran kedua kompetisi, terutama dalam hal organisasi pertahanan. Namun, ia yakin Persija sudah terbiasa menghadapi tim yang bermain rapat. “Kami sudah banyak melawan tim bertahan di liga ini, sehingga kami tahu cara memecah pertahanan mereka,” jelas Souza.

Selain aspek taktik, kondisi pemain menjadi faktor penting. Souza memastikan semua pemain yang kembali dari timnas tiba dalam kondisi fisik dan mental yang baik. Hanya Dony yang memerlukan waktu pemulihan singkat, sementara Mauro mengalami cedera serius dan akan absen lebih lama. Dengan empat pemain internasional kembali, Persija dapat mengoptimalkan kreativitas di lini serang.

Para analis memperkirakan pertandingan ini akan menjadi ujian bagi strategi ofensif Persija. Jika Persija dapat menerjemahkan peluang menjadi gol, mereka berpotensi menambah tiga poin penting untuk memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen. Di sisi lain, Bhayangkara FC akan berusaha mempertahankan catatan tak terkalahkannya dengan mengandalkan pertahanan disiplin dan serangan balik cepat.

Dengan atmosfer stadion yang dipenuhi suporter Persija di Lampung, tekanan akan terasa tinggi bagi kedua tim. Namun, kata Rizky Ridho, “Kami siap memberikan yang terbaik, karena kami tahu tiga poin ini sangat penting untuk kembali ke jalur kemenangan setelah dua laga terakhir yang belum memuaskan.”

Jika Persija berhasil mematahkan rekor Bhayangkara FC, tidak hanya akan memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen, tetapi juga meningkatkan moral tim menjelang sisa musim. Sebaliknya, kegagalan dapat memperlebar jarak dengan pemimpin klasemen. Kedua pelatih tampak optimis, namun tetap realistis mengenai tantangan yang ada.

Dalam kesimpulannya, Mauricio Souza menegaskan kembali tekad Persija untuk tetap bermain dengan gaya menyerang yang menjadi ciri khas mereka, sambil menyesuaikan taktik sesuai situasi pertandingan. “Kami optimis, kami percaya liga ini masih terbuka untuk kami,” tuturnya. Dengan dukungan suporter dan kondisi pemain yang hampir lengkap, Persija berambisi mengakhiri rekor panas Bhayangkara FC dan mengamankan tiga poin penting di Stadion Sumpah Pemuda.