Liput – 13 April 2026 | Setelah absen selama hampir dua bulan karena cedera, Estêvão Willian kembali muncul di skuad Chelsea menjelang laga penting melawan Manchester City di Stamford Bridge. Pelatih kepala Liam Rosenior mengungkapkan keyakinannya bahwa pemain asal Brasil ini siap memberikan dampak signifikan bagi tim, terutama di tengah persaingan ketat Premier League.
Willian pertama kali absen pada 10 Februari lalu setelah mengalami cedera otot pada kaki kiri. Selama masa pemulihan, ia menjalani program rehabilitasi intensif dan kini dinyatakan fit secara fisik. Rosenior menekankan bahwa kebugaran mental dan fisik pemain tersebut sudah kembali sepenuhnya. “Para pendukung sangat mencintai Estêvão karena dia pemain yang luar biasa. Kami telah kehilangan dia selama dua bulan dan saya yakin kehadirannya akan mengubah momen-momen krusial bagi kami,” ujar Rosenior dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Keputusan untuk menurunkan Willian dalam susunan pemain melawan City menjadi sorotan utama karena Chelsea berada di posisi keenam klasemen, tertinggal enam poin dari empat besar. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ujian bagi strategi Rosenior, tetapi juga kesempatan bagi Willian untuk menegaskan kualitasnya setelah masa absen panjang.
Sementara itu, pertandingan antara Manchester City dan Chelsea berakhir dengan kemenangan telak City 3-0. Gol-gol tercipta pada menit ke-51, 57, dan 68 melalui Nico O’Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku. Rayan Cherki memberikan dua assist penting, sementara Estêvão Willian tidak terlibat langsung dalam gol, namun penampilannya menunjukkan kebugaran dan kesiapan untuk kembali berkontribusi pada laga-laga berikutnya.
Statistik pertandingan menegaskan dominasi City. Mereka menguasai lebih dari 60% penguasaan bola, menciptakan 18 tembakan dengan 9 di antaranya tepat sasaran. Chelsea, di sisi lain, gagal mencetak gol untuk ketiga kalinya beruntun, menandai periode 345 menit tanpa mencetak gol di liga.
- Skor akhir: Chelsea 0 – 3 Manchester City
- Gol City: Nico O’Reilly (51′), Marc Guehi (57′), Jeremy Doku (68′)
- Assist: Rayan Cherki (2 assist)
- Statistik penguasaan bola: City 62%, Chelsea 38%
Penampilan Estêvão dalam pertandingan ini masih dalam proses evaluasi. Meskipun tidak mencetak gol atau memberikan assist, kehadirannya di lini tengah membantu menstabilkan transisi serangan Chelsea. Ia berhasil menahan tekanan City dan mengatur aliran bola ke depan, menunjukkan bahwa ia kembali berada pada kondisi optimal.
Rosenior menambahkan, “Kami sangat beruntung memiliki Estêvão kembali di lapangan. Dia tidak hanya menambah kualitas teknis, tetapi juga memberikan semangat kepada rekan-rekannya. Kami berharap dia akan terus bermain secara konsisten hingga akhir musim,” kata Rosenior.
Kembalinya Estêvão juga memberikan dorongan moral bagi para pendukung Chelsea yang merasa frustrasi dengan penurunan performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir. Sebagai pemain yang dikenal dengan kecepatan, dribbling, dan kreativitas, Willian diharapkan menjadi faktor kunci dalam memperbaiki serangan tim yang selama ini terhambat.
Dengan jadwal pertandingan yang padat, Chelsea akan menghadapi tantangan berat dalam beberapa pekan mendatang, termasuk pertempuran melawan Arsenal di Etihad Stadium. Namun, kehadiran Willian dapat menjadi katalisator perubahan, terutama bila ia mampu menjaga konsistensi kebugarannya dan memberikan kontribusi lebih besar dalam serangan tim.
Secara keseluruhan, meskipun Chelsea harus menelan kekalahan berat melawan Manchester City, kembalinya Estêvão Willian menjadi sorotan positif yang memberikan harapan baru bagi skuad dan pendukung. Jika ia dapat mempertahankan performa dan kebugarannya, Chelsea memiliki peluang lebih besar untuk mengejar posisi empat besar dan menutup jarak dengan pemuncak klasemen.