Drama Piala FA 2026: Chelsea Badai Port Vale, Man City Gigit Liverpool, dan Kejutan Besar di Babak Perempat Final

Liput – 04 April 2026 | Sabtu, 4 April 2026, menandai salah satu hari paling menegangkan dalam sejarah Piala FA musim ini. Empat laga perempat final digelar secara bersamaan, menampilkan kontras tajam antara tim raksasa Premier League dan tim-tim yang berjuang melampaui ekspektasi mereka. Di Stamford Bridge, Chelsea menantang Port Vale, sementara di Etihad Stadium, Manchester City menyambut Liverpool. Di hari yang sama, Southampton menghadapi Arsenal, dan West Ham United beradu dengan Leeds United. Semua pertandingan ini menjadi sorotan utama, namun artikel ini menitikberatkan pada dua pertemuan yang paling menarik: Chelsea vs Port Vale serta Manchester City vs Liverpool.

Chelsea bertekad bangkit

Setelah mengalami empat kekalahan beruntun di liga dan Liga Champions, The Blues memasuki perempat final dengan tekad memperbaiki citra. Meskipun berada di posisi keenam klasemen Premier League, performa mereka menurun drastis: hanya mencetak dua gol dan kebobolan 12 dalam lima laga terakhir. Namun, catatan historis mereka di Piala FA tetap mengesankan, dengan 37 kemenangan beruntun melawan tim divisi lebih rendah sejak 2015. Prediksi menempatkan Chelsea sebagai favorit kuat, terutama mengingat kedalaman skuad di bawah manajer baru Liam Rosenior.

Susunan pemain yang diprediksi menampilkan formasi 4-2-3-1, dimulai dari kiper Robert Sanchez, barisan pertahanan yang mencakup Josh Acheampong, Wesley Fofana, Benoit Badiashile, dan Jorrel Hato. Di lini tengah, Romeo Lavia dan Dario Essugo akan mengatur permainan, sementara serangan akan dipimpin oleh Pedro Neto, Estevao, dan Alejandro Garnacho, dengan Liam Delap sebagai penyerang utama. Port Vale, yang berada di dasar klasemen League One, akan memasang formasi 5-4-1, mengandalkan semangat juara dan sejarah mengalahkan tim Premier League pada 1929. Prediksi skor akhir menempatkan Chelsea 4-1 Port Vale, namun kejutan tetap mungkin terjadi mengingat semangat tim Valiants yang tak terbendung.

Manchester City menatap Liverpool dengan ambisi ganda

Di Etihad Stadium, Manchester City menjadi tuan rumah Liverpool dalam duel yang dijamin akan menjadi pertarungan taktis. Kedua tim sedang berada dalam persaingan ketat untuk menambah koleksi trofi musim ini. City, dipimpin oleh Pep Guardiola, menampilkan skuad yang dalam dan berpengalaman, sementara Liverpool di bawah Arne Slot bertekad membalas kekalahan mereka di final Carabao Cup melawan City beberapa bulan lalu.

Menurut pemain tengah asal Portugal, Bernardo Silva, semangat juara masih menyala kuat. “Kami semua tahu standar yang harus dipenuhi, dan kami siap memberikan yang terbaik,” ujar Silva dalam konferensi pers pra-pertandingan. Liverpool, meski tengah menyiapkan diri untuk Liga Champions, tidak akan mengurangi fokus pada Piala FA. Kedalaman skuad mereka, termasuk kehadiran pemain seperti Ryan Gravenberch, memberi mereka peluang untuk menimbulkan kejutan.

Prediksi umum menilai City sebagai tim yang lebih unggul, namun sejarah Piala FA seringkali memperlihatkan hasil tak terduga. Kualitas individu dan strategi permainan menjadi kunci utama. Kedua tim diperkirakan akan menurunkan formasi 4-3-3, dengan City menitikberatkan pada penguasaan bola dan Liverpool mengandalkan serangan cepat melalui sayap.

Perspektif keseluruhan babak perempat final

Jadwal lengkap perempat final Piala FA menampilkan enam laga pada tanggal 4 dan 5 April 2026. Selain dua laga utama di atas, Southampton menghadapi Arsenal pada Minggu, 5 April, pukul 02.00 WIB, sementara West Ham United melawan Leeds United pada pukul 22.30 WIB. Southampton, yang berjuang keras di Championship, berharap dapat menyingkirkan Gunners yang sedang berada di puncak klasemen Premier League. Sementara West Ham dan Leeds United akan bersaing ketat, mengingat kedekatan performa mereka dalam kompetisi domestik.

Statistik menunjukkan bahwa tim Premier League secara historis menguasai perempat final Piala FA, namun kejutan tidak pernah absen. Port Vale menjadi contoh terbaru, berhasil menembus babak ini dengan serangkaian kemenangan melawan tim-tim lebih tinggi. Jika mereka dapat mempertahankan momentum, mereka berpotensi menjadi tim pertama dari divisi tiga yang mencapai semifinal sejak era Wigan pada 2017-2018.

Prediksi dan harapan

Para pakar memprediksi Chelsea akan melaju ke semifinal setelah mengalahkan Port Vale dengan skor 4-1, sementara Manchester City diperkirakan menang tipis atas Liverpool, 2-1. Namun, dalam semangat Piala FA, hasil akhir tetap terbuka lebar. Penonton di seluruh Inggris diprediksi akan menyaksikan lebih dari 2,5 gol per pertandingan, mengingat agresivitas kedua tim dalam mencari gol.

Dengan segala dinamika, Piala FA 2026 menjanjikan aksi dramatis, kejutan, dan peluang bagi tim-tim yang berani bermimpi. Bagi para pendukung, terutama suporter Chelsea, Manchester City, dan Liverpool, harapan akan trofi masih hidup. Bagi tim-tim kelas menengah seperti Port Vale, Southampton, dan West Ham, pertandingan ini menjadi panggung untuk menulis sejarah baru.

Semua mata kini tertuju pada lapangan, menantikan momen-momen menegangkan yang dapat mengubah nasib klub di musim ini. Apapun hasilnya, Piala FA kembali menegaskan dirinya sebagai turnamen yang paling tidak dapat diprediksi, sekaligus memperkuat tradisi panjang sepak bola Inggris.