Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Gencarkan Kebijakan Besar: Stok Beras Tertinggi, Solar Dihentikan, Traktor Listrik Dipesan

Liput – 20 April 2026 | Jakarta – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, tengah menggerakkan serangkaian kebijakan strategis yang menegaskan peran vital kementeriannya dalam menjaga ketahanan pangan, memperkuat kemandirian energi, dan memajukan inovasi teknologi pertanian.

Pada 19 April 2026, Mentan mengunjungi gudang Perum BULOG di Surabaya, Jawa Timur, untuk meninjau Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Kunjungan ini menyoroti capaian historis: stok beras nasional mencapai 4,9 juta ton, angka tertinggi sejak program cadangan pangan pertama kali dibentuk. Dalam rapat bersama Direktur Utama BULOG, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, Mentan menekankan pentingnya transparansi, membuka akses bagi mahasiswa, akademisi, dan organisasi masyarakat untuk memverifikasi kondisi stok secara langsung.

Komoditas Stok (juta ton) Target 2027
Beras 4,9 5,0
Gandum 2,3 2,5

Data tersebut memperkuat keyakinan pemerintah bahwa Indonesia berada pada posisi aman menghadapi potensi gangguan pasokan, termasuk ancaman El Nino yang dapat memperpanjang musim kemarau. Mentan menambahkan, selain memperkuat gudang, kementerian juga meningkatkan program irigasi dan distribusi benih unggul untuk petani di daerah rawan kekeringan.

Tak hanya di bidang pangan, Mentan Andi Amran Sulaiman juga mengumumkan perubahan signifikan dalam kebijakan energi. Dalam sebuah acara di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, ia menyatakan bahwa Indonesia akan menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026 dan beralih pada biodiesel B50 berbasis kelapa sawit. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat kemandirian energi nasional serta memanfaatkan komoditas unggulan Indonesia.

“Solar tidak lagi diimpor, B50 akan menggantikan mulai 1 Juli. Sawit tidak hanya menjadi bahan bakar, tetapi juga dapat diolah menjadi bensin dan etanol,” ujar Mentan. Ia menambahkan, kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) sedang dipersiapkan untuk mengembangkan bensin berbasis sawit dalam skala pilot sebelum diperluas menjadi industri berskala besar.

Selain kebijakan energi, Mentan juga menyoroti inovasi teknologi pertanian yang ramah lingkungan. Di ITS, tim peneliti memperkenalkan traktor listrik yang diklaim lebih hemat dan setengah harga traktor konvensional. Menanggapi, Mentan memerintahkan pembelian 10 unit traktor listrik untuk uji coba di beberapa daerah produksi utama, menegaskan komitmen pemerintah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Beberapa kepala daerah, termasuk Bupati Klaten dan Bupati Bengkulu Tengah, turut hadir dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) yang diselenggarakan Kementerian Pertanian di Jakarta. Mereka membahas langkah antisipatif menghadapi kemarau panjang serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program-program pertanian berkelanjutan.

Keseluruhan rangkaian kebijakan ini mencerminkan strategi terpadu Mentan Andi Amran Sulaiman: mengamankan pasokan pangan, mengurangi ketergantungan pada energi impor, dan memperkenalkan teknologi bersih. Dengan stok beras yang mencapai rekor tertinggi, penghentian impor solar, dan adopsi traktor listrik, kementerian berupaya memastikan ketahanan nasional sekaligus menyiapkan Indonesia untuk tantangan perubahan iklim dan pasar global.

Ke depan, pemerintah berkomitmen terus memonitor kondisi stok pangan, memperluas penggunaan biodiesel B50, dan menggandeng lebih banyak institusi riset serta sektor swasta untuk mengoptimalkan inovasi pertanian. Semua langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menurunkan jejak karbon nasional.