Liput – 19 April 2026 | Spekulasi tentang kepulangan Jose Mourinho ke Real Madrid kembali mengemuka setelah sejumlah laporan mengindikasikan minat kuat dari manajemen klub. Presiden Real Madrid, Floriano Perez, dikabarkan tengah menimbang opsi strategis untuk mengakhiri masa-masa sulit tim yang belum mengangkat trofi utama selama dua musim berturut‑turut.
Fabrizio Romano, jurnalis sepak bola terkemuka, menyebut bahwa Mourinho terbuka untuk kembali melatih Real Madrid. Pernyataan tersebut didukung oleh sejumlah sumber internal yang menegaskan bahwa mantan “Special One” masih mempertimbangkan pilihan kariernya meski masih terikat kontrak dengan Benfica hingga 2027.
Dalam konferensi pers terakhir, Mourinho menegaskan bahwa tidak ada jaminan ia akan tetap berada di Benfica untuk musim depan. Ia menyamakan profesi pelatih dengan profesi lainnya yang bersifat dinamis, menekankan bahwa keputusan dapat berubah kapan saja tergantung pada peluang yang muncul. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa pintu bagi Real Madrid mungkin terbuka lebar.
Floriano Perez, yang dikenal berani mengambil keputusan drastis demi mengembalikan kejayaan Los Blancos, diyakini telah menyiapkan rencana kontinjensi. Menurut laporan internal klub, Perez menilai pengalaman Mourinho pada periode 2010‑2013—di mana sang manajer berhasil memecah dominasi rival dan membawa Real Madrid meraih gelar La Liga serta Copa del Rey—sebagai aset berharga untuk mengembalikan performa tim.
Namun, proses kepulangan tidak sesederhana menukar nama pada kontrak. Benfica masih memegang hak kepemilikan kontrak Mourinho, dan klub Portugal tersebut belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kemungkinan pelepasan. Di sisi lain, rumor juga mengaitkan Mourinho dengan tawaran dari Newcastle United di Liga Inggris serta beberapa klub Serie A yang tengah mencari pelatih berpengalaman.
Di antara faktor yang menjadi pertimbangan Real Madrid, terdapat episode kontroversial yang melibatkan Vinicius Junior. Mourinho pernah mengkritik perilaku dan selebrasi sang bintang, menimbulkan ketegangan dengan manajemen dan pemain. Meski demikian, kepiawaian taktik Mourinho dan kemampuan mengelola tekanan besar tetap menjadi nilai jual utama.
Alvaro Arbeloa, yang mengambil alih kursi pelatih pada Januari setelah pemecatan Xabi Alonso, kini berada di bawah sorotan. Hasil yang kurang memuaskan menambah urgensi bagi Perez untuk melakukan perubahan sebelum akhir musim. Jika Mourinho resmi kembali, ia akan menggantikan Arbeloa yang belum berhasil membawa Real Madrid kembali ke podium.
Analisis para pakar sepak bola menilai bahwa kehadiran Mourinho dapat memperkuat struktur pertahanan dan memberi motivasi baru bagi pemain senior. Namun, tantangan adaptasi dengan generasi pemain muda yang kini mendominasi tim, seperti Rodrygo dan Marco Asensio, menjadi pertanyaan terbuka.
Di sisi lain, para penggemar Real Madrid menyambut baik kemungkinan tersebut. Forum online dipenuhi komentar optimis yang mengingat kembali momen-momen gemilang Mourinho di Bernabeu, termasuk kemenangan dramatis melawan Barcelona dan Barcelona pada tahun 2012.
Jika semua faktor bersinergi, Real Madrid berpotensi menandatangani Mourinho dalam beberapa minggu ke depan. Keputusan akhir akan diumumkan dalam pertemuan internal yang dijadwalkan pada akhir bulan ini, dengan harapan dapat mengakhiri krisis performa dan mengembalikan Real Madrid ke puncak kompetisi domestik dan Eropa.