Drama 1-1 di Deepdale: Brad Potts Cetak Gol di Penampilan ke-250, QPR Dapat Poin Berkat Own Goal Thierry Small

Liput – 07 April 2026 | Pertandingan lanjutan EFL Championship antara Preston North End dan Queens Park Rangers (QPR) pada Senin, 6 April 2026, berakhir dengan skor imbang 1-1 di kandang Preston, Deepdale. Kedua tim menempati posisi menengah klasemen, masing‑masing berada di urutan ke‑14 dan ke‑12, dan masing‑masing masih berjuang menembus zona play‑off dalam lima laga tersisa.

Gol pembuka tercipta tepat satu menit setelah jeda babak pertama. Brad Potts, yang merayakan penampilan ke‑250 bersama Preston, menerima umpan tipis dari gelandang muda Alfie Devine di sisi kanan kotak penalti. Potts mengeksekusi tembakan rendah yang meluncur ke sudut kiri bawah gawang, memastikan keunggulan tuan rumah pada menit ke‑46. Momen ini tidak hanya menambah catatan pribadi Potts, tetapi juga memberi harapan bagi pelatih Julien Stephan untuk memulai serangkaian tiga kemenangan beruntun.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke‑82, QPR menemukan titik balik yang tidak terduga melalui own goal Thierry Small, pengganti Preston. Upaya Small untuk menghalau bola dari dalam area pertahanan berakhir dengan tendangan kaki kanan yang melenceng, meluncur melewati kiper Daniel Iversen dan masuk ke gawang sendiri. Gol tersebut mengembalikan poin bagi QPR dan menambah tekanan pada Preston yang kini harus mengejar selisih poin dengan tim‑tim di papan atas.

Statistik pertandingan menunjukkan kedua tim memiliki peluang yang hampir seimbang. Alfie Devine berperan penting dalam menciptakan dua peluang utama, termasuk assist untuk Potts. Di sisi lain, QPR menampilkan tekanan lewat serangan sayap, namun belum mampu memecah pertahanan Preston secara konsisten. Daniel Iversen, kiper Preston, tampil solid dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis sundulan kepala Daniel Bennie pada menit tambahan pertama.

Berikut rangkaian kunci pertandingan:

  • 46′: Brad Potts (Preston) – gol, assist Alfie Devine.
  • 82′: Thierry Small (Preston) – own goal, memberi QPR poin.
  • 90+1′: Daniel Iversen (Preston) – penyelamatan kepala Bennie.

Dari segi klasemen, hasil imbang ini menahan Preston pada poin ke‑54, selisih empat poin dari zona play‑off. Sementara QPR tetap berada di poin ke‑57, hanya tujuh poin dari posisi keenam, namun mereka masih memiliki selisih pertandingan yang dapat dimanfaatkan. Kedua tim kini harus mengoptimalkan sisa lima laga untuk mengamankan posisi masing‑masing.

Penilaian pemain mengungkapkan performa bintang bagi kedua belah pihak. Brad Potts mendapat pujian atas ketenangannya mencetak gol di momen penting, sementara Alfie Devine dianggap sebagai motor penggerak serangan Preston. Di pihak QPR, penampilan Thierry Small menjadi sorotan negatif setelah own goal, namun beberapa pemain tengah QPR menunjukkan ketahanan mental dengan tetap menekan hingga menit akhir.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan betapa tipisnya margin antara kemenangan dan imbang di Championship. Preston harus memperbaiki koordinasi di lini pertahanan untuk menghindari kesalahan serupa, sedangkan QPR dapat memanfaatkan kebijakan mereka dalam memanfaatkan peluang lawan. Kedua tim masih memiliki peluang untuk mengubah nasib mereka menjelang akhir musim.

Dengan lima pertandingan tersisa, setiap poin menjadi krusial. Preston harus menambah konsistensi di lini serang dan menutup celah pertahanan, sementara QPR perlu memaksimalkan serangan balik untuk menyalip pesaing di papan atas. Pertarungan selanjutnya akan menentukan apakah kedua klub dapat menggapai ambisi play‑off atau harus menelan kekecewaan di akhir musim.