Liput – 06 April 2026 | São Paulo mencatat kemenangan telak 4-1 atas Cruzeiro pada laga ke-10 Campeonato Brasileiro yang digelar di Estádio Morumbi. Gol-gol utama dicetak oleh Ferreira yang mencetak tiga kali, sementara satu gol tambahan datang dari joget serangan balik tim tricolor. Kemenangan tersebut tidak hanya memperkuat posisi São Paulo di klasemen, tetapi juga memicu gejolak di dalam ruangan ganti Cruzeiro.
Suasana di locker room Cruzeiro setelah peluit akhir terdengar sangat tegang. Para pemain terlihat marah dan saling menuduh, menandai apa yang disebut sebagai “ventilasi” intens. Menurut laporan internal, kritik mengalir deras, menuntut perubahan cepat untuk menghentikan serangkaian hasil buruk yang mengancam harapan tim di kompetisi domestik.
Di antara para pemain yang menonjol, bek asal Argentina, Villalba, secara terbuka mengakui kesalahan pribadi atas kekalahan tersebut. Dalam konferensi pers zona hitam, ia menyatakan, “Saya tidak mencari alasan, saya adalah salah satu yang paling bertanggung jawab. Kami harus bangkit bersama.” Pernyataan tersebut menegaskan tekadnya untuk memimpin reaksi tim, meski ia juga menegaskan bahwa keputusan VAR mengenai penalti yang diberikan kepada São Paulo sudah tepat dan tidak memerlukan peninjauan ulang.
Sementara itu, bek kiri Cruzeiro, Arboleda, mengekspresikan rasa frustrasinya secara publik. Ia menolak menjadi pemain cadangan dan mengklaim telah bepergian ke Ekuador untuk menghadiri persiapan tim di fase grup Libertadores, menuntut diperdagangkan bila tidak mendapat waktu bermain yang layak. Pernyataan Arboleda menambah tekanan pada manajemen klub yang tengah berusaha menstabilkan suasana tim.
Pelatih São Paulo, Roger Machado, menghadapi sorakan tidak bersahabat dari sebagian suporter Tricolor sebelum pertandingan. Namun, setelah kemenangan, Machado menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras demi klub, mengungkapkan, “Saya ingin terus bekerja, meski ada tantangan. Kita harus mengubah energi negatif menjadi motivasi positif.”
Di sisi lain, Cruzeiro menatap kompetisi internasional sebagai peluang utama untuk memulihkan kepercayaan diri. Tim dijadwalkan membuka debutnya di Copa Libertadores melawan Barcelona de Guayaquil pada 7 April 2026. Pelatih Artur Jorge menekankan pentingnya hasil positif pada laga pembuka tersebut untuk mengembalikan semangat tim dan memperbaiki posisi mereka di Brasileirão.
Berikut ringkasan poin penting pasca pertandingan:
- São Paulo unggul 4-1 berkat tiga gol dari Ferreira dan satu gol tambahan.
- Locker room Cruzeiro dipenuhi ketegangan, dengan kritik internal meningkat.
- Villalba mengakui kesalahan pribadi dan berjanji memimpin perbaikan.
- Arboleda menuntut transfer setelah menolak peran sebagai pemain cadangan.
- Roger Machado menerima kritik suporter namun menegaskan tekadnya untuk bekerja.
- Cruzeiro menargetkan debut kuat di Libertadores melawan Barcelona (Ekuador) sebagai titik balik.
Kombinasi faktor-faktor tersebut menandai fase krusial bagi kedua tim. São Paulo kini berada di jalur positif, sementara Cruzeiro harus segera menata mental dan taktik sebelum menghadapi tantangan di level internasional. Jika tim Celeste dapat mengubah tekanan menjadi motivasi, mereka berpotensi mengubah nasib mereka dalam beberapa pekan ke depan, terutama di kompetisi Copa Libertadores yang menjadi panggung utama bagi kebangkitan mereka.


