Liput – 15 April 2026 | Direktur kepelatihan ganda nasional Malaysia, Rexy Mainaky, menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi pasangan ganda putra Aaron Chia dan Soh Wooi Yik menjelang turnamen All England Open 2023 yang digelar 14-19 Maret. Dalam konferensi pers yang disiarkan oleh BolaSport.com, Rexy menyoroti kebanggaan Indonesia atas prestasi All England, sekaligus memperingatkan bahwa lawan-lawan Indonesia berada dalam kondisi “on fire” dan siap memberikan tantangan berat.

All England Open 2023 menjadi sorotan utama karena duo Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang selama dua tahun berturut-turut memegang gelar juara, tidak dapat berpartisipasi. Kevin Sanjaya sedang dalam proses pemulihan dari demam berdarah yang baru-baru ini dideritanya, sehingga pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, memutuskan agar ia beristirahat hingga pulih sepenuhnya. Ketidakhadiran Marcus/Kevin membuka peluang bagi pasangan lain untuk menembus babak-babak akhir.

Pasangan Malaysia, Aaron Chia / Soh Wooi Yik, diharapkan dapat melaju ke perempat final dan bertemu dengan Marcus/Kevin jika keduanya hadir. Namun, mengingat kondisi Marcus/Kevin yang absen, tantangan utama mereka beralih kepada wakil Indonesia lainnya, yakni Leo Rolly / Daniel Marthin. Leo/Daniel memasuki kalender kompetisi 2023 dengan momentum tinggi setelah berhasil merebut dua gelar berturut‑turut di Indonesia Masters dan Thailand Masters.

Baca juga:

Rexy Mainaky, mantan pemain bulu tangkis legendaris dan kini pelatih senior, menekankan bahwa All England memiliki nilai prestisius setara dengan Olimpiade bagi Indonesia. “Selain Olimpiade, All England sangat prestisius bagi Indonesia dan pasangan mereka akan sulit dikalahkan. Semuanya akan berbahaya,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa lawan‑lawannya, baik dari dalam maupun luar negeri, berada dalam performa puncak.

Baca juga:

Rexy juga menambahkan harapannya agar Aaron dan Wooi Yik dapat menunjukkan komitmen tinggi serta bermain sebaik mungkin. “Saya berharap Aaron/Wooi Yik bisa bermain sebaik mungkin dan menunjukkan komitmen yang tinggi karena pasangan Indonesia sedang on fire,” katanya. Pernyataan ini sekaligus menjadi motivasi bagi tim Malaysia untuk mengoptimalkan strategi dan persiapan mental menjelang pertemuan penting.

Baca juga:
  • Leo Rolly / Daniel Marthin: Juara Indonesia Masters 2023 dan Thailand Masters 2023.
  • Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo: Dua kali juara All England sebelumnya, absen karena kondisi kesehatan Kevin.
  • Aaron Chia / Soh Wooi Yik: Wakil Malaysia yang diharapkan mengincar babak delapan besar.

Dengan absennya duo Marcus/Kevin, peluang Indonesia untuk mendominasi podium semakin terbuka lebar. Namun, keberadaan pasangan-pasangan lain yang sedang berada dalam performa puncak menambah ketegangan kompetisi. Rexy Mainaky menegaskan bahwa meski Indonesia menjadi favorit, setiap pertandingan harus dihadapi dengan keseriusan dan persiapan matang.

Baca juga:

Turnamen All England 2023 diprediksi akan menjadi panggung pertarungan sengit antara tim Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam kategori ganda putra. Penampilan Leo/Daniel yang sedang ‘on fire’ serta kesiapan mental Aaron/Wooi Yik akan menjadi faktor penentu. Bagi para penggemar bulu tangkis, pertarungan ini menjanjikan aksi dramatis dan kualitas permainan tinggi yang akan menghidupkan kembali semangat kompetisi klasik.

Baca juga:

Kesimpulannya, kehadiran Rexy Mainaky sebagai figur otoritatif memberikan perspektif strategis bagi tim Malaysia sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi kekuatan utama di All England 2023. Dengan persaingan yang semakin ketat, semua mata tertuju pada bagaimana pasangan-pasangan ganda putra akan menyesuaikan taktik dan mengatasi tekanan di panggung bulu tangkis tertua ini.